Jawaban Sombong HRD Tolak Lamaran Kerja Bikin Warganet Geram

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 10 Juli 2020 | 12:55 WIB
Jawaban Sombong HRD Tolak Lamaran Kerja Bikin Warganet Geram
Unggahan HRD menolak beberapa pelamar. (Twitter/@hrdbacot)

Suara.com - Ditolak perusahaan saat melamar kerja sudah cukup menyakitkan, namun seorang pelamar mengalami kepedihan dua kali lipat. Pasalnya, ia ditolak dengan kalimat yang cukup pedas dari HRD kantor yang ia lamar.

Kisah sedih pelamar kerja ini diungkap oleh sebuah akun Twitter @hrdbacot (7/7/2020).

Mulanya, si pelamar berniat mendaftar di sebuah perusahaan Informatika dan Teknologi (IT). Ia sudah mempersiapkan diri dengan ijazah bidang pendidikan sesuai persyaratan.

Hanya saja, pelamar itu menyadari bahwa ada satu persyaratan yang belum sesuai yaitu pengalaman kerja minimal lima tahun.

Ia pun nekat melamar dan mengirim berkas ke perusahaan tersebut. Namun, balasan yang ia dapat dari HRD perusahaan IT itu membuatnya terkejut.

Dalam foto tangkapan layar email yang diterima oleh pelamar, si HRD menuliskan dua kalimat penolakan dengan cara yang tidak formal layaknya perwakilan dari sebuah perusahaan.

"Ini kamu enggak baca seksama ya minimal requirement yang diminta? Memang ignorance atau iseng saja coba-coba?" tulis HRD dalam email tersebut.

Kontan saja balasan itu membuat si pelamar tak habis pikir.

"Jujur sedih, kalau ditolak kenapa enggak pakai format penolakan saja gitu. Tapi aku tahu sih, aku salah karena belum memenuhi syarat, cuma kan kita usaha," curhat pelamar tersebut pada admin @hrdbacot.

Ia mengaku baru kali ini merasa nyesek saat ditolak sebuah perusahaan.

Curhatan pelamar kerja yang ditolak dengan pesan bernada pedas. (Twitter/@hrdbacot)
Curhatan pelamar kerja yang ditolak dengan pesan bernada pedas. (Twitter/@hrdbacot)

Beberapa waktu kemudian, akun Twitter @hrdbacot menemukan bahwa pesan penolakan bernada kasar itu tak hanya diterima oleh pelamar tersebut. Beberapa pelamar lain juga mengalami hal serupa dari oknum HRD yang diduga berasal dari perusahaan yang sama.

Beberapa pesan penolakan dari oknum HRD tersebut bahkan bernada merendahkan si pelamar.

"Wish you segera dapat kerjaan ya kid, supaya enggak jadi sampah masyarakat," bunyi salah satu pesan penolakan lain yang dikirim oknum HRD tersebut.

Yang lebih mengejutkan, oknum HRD tersebut mengunggah kekesalan para pelamar yang ditolaknya lewat Instagram-nya.

"Kandidat yang marah karena enggak gue panggil interview. This is why I love my job," tulis caption unggahannya dengan menyematkan emotikon tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Tips Mencari Pekerjaan yang Bisa Kamu Coba!

6 Tips Mencari Pekerjaan yang Bisa Kamu Coba!

Your Say | Rabu, 10 Juni 2020 | 13:25 WIB

6 Kegiatan Sebelum Melamar Kerja yang Bisa Kamu Lakukan Selama Pandemi

6 Kegiatan Sebelum Melamar Kerja yang Bisa Kamu Lakukan Selama Pandemi

Your Say | Kamis, 28 Mei 2020 | 11:28 WIB

Sidang Perdana Penolak Jasad Perawat RSUP Kariadi Semarang Digelar Daring

Sidang Perdana Penolak Jasad Perawat RSUP Kariadi Semarang Digelar Daring

Jawa Tengah | Senin, 18 Mei 2020 | 20:28 WIB

Ditolak Warga karena Takut Tertular, Pemakaman Jenazah PDP Corona Dipindah

Ditolak Warga karena Takut Tertular, Pemakaman Jenazah PDP Corona Dipindah

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 10:03 WIB

Paksa Hentikan Gali Kubur, Tersangka Penolakan Jenazah COVID-19 Bertambah

Paksa Hentikan Gali Kubur, Tersangka Penolakan Jenazah COVID-19 Bertambah

Jawa Tengah | Selasa, 12 Mei 2020 | 11:18 WIB

Dikubur Dini Hari, Jasad Gadis PDP Sempat Ditolak Warga karena Orang Bekasi

Dikubur Dini Hari, Jasad Gadis PDP Sempat Ditolak Warga karena Orang Bekasi

Jabar | Sabtu, 09 Mei 2020 | 21:10 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB