RPJMD DKI Akan Diubah Imbas Corona, Formula E Diminta Tak Dimasukan

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 10 Juli 2020 | 13:30 WIB
RPJMD DKI Akan Diubah Imbas Corona, Formula E Diminta Tak Dimasukan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja biru) memantau balapan mobil listrik Formula E di Brooklyn Street Circuit, New York. (Facebook/Anies Baswedan)

Suara.com - Merebaknya virus corona Covid-19 memberikan dampak besar terhadap pembangunan di DKI Jakarta. Setelah APBD merosot, kali ini Pemprov DKI Jakarta mengajukan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2022.

Perubahan RPJMD itu tertuang dalam Surat Gubernur DKI Nomor 238/-1.172.5 tanggal 29 Juni 2020 tentang rencana perubahan atas RPMJD Provinsi DKI Jakarta tahun 2017-2020.

Ketua Komisi A DPRD Jakarta Mujiyono mengatakan perubahan diajukan karena terjadi perubahan mendasar pada kinerja keuangan daerah. Ia sendiri menganggap hal ini wajar mengingat situasi ibu kota sekarang ini.

Namun ia meminta agar perubahan dilakukan secara efektif menyesuaikan kemampuan DKI. Salah satunya tidak memasukan penyelenggaraan ajang balap mobil listrik internasional Formula E dalam RPJMD itu.

"Mengingatkan agar perubahan RPJMD 2017-2022 tidak diarahkan untuk mengakomodasi program-program baru yang tidak tercantum dalam RPJMD sebelumnya, seperti ajang penyelenggaraan ajang balap mobil listrik internasional (Jakarta E-Prix)," ujar Mujiyono dalam keterangan tertulisnya yang dikutip suara.com, Jumat (10/7/2020).

Untuk itu ia meminta agar Pemprov meniadakan Formula E karena tidak memiliki kajian yang memadai dan terlalu dipaksakan. Dengan keuangan DKI yang sudah merosot tajam, acara ini dinilai tak lagi memiliki urgensi untuk diadakan segera.

"Kegiatan Formula E menggunakan dana APBD yang cukup besar di tengah terjadinya tekanan pada sisi penerimaan daerah dan potensi terjadinya defisit," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Diminta Jangan Dagang Isu Agama untuk Muluskan Reklamasi Ancol

Anies Diminta Jangan Dagang Isu Agama untuk Muluskan Reklamasi Ancol

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 21:11 WIB

KPK Datangi Kantor Anies, Periksa Data Penerima Bansos Corona

KPK Datangi Kantor Anies, Periksa Data Penerima Bansos Corona

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 14:01 WIB

Main Kata-kata Pakai Istilah Perluasan Daratan, Anies Dianggap Salahi KBBI

Main Kata-kata Pakai Istilah Perluasan Daratan, Anies Dianggap Salahi KBBI

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 11:57 WIB

Tak Lagi Kontra, PDIP Kini Dukung Anies soal Reklamasi Ancol

Tak Lagi Kontra, PDIP Kini Dukung Anies soal Reklamasi Ancol

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 11:20 WIB

PDIP: Dulu Anies Sempat Janji Hentikan Reklamasi karena Mau Jadi Gubernur

PDIP: Dulu Anies Sempat Janji Hentikan Reklamasi karena Mau Jadi Gubernur

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 10:21 WIB

Terkini

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB