Hagia Sophia Diubah Jadi Masjid, Negara-negara Dunia Kecam Turki

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:37 WIB
Hagia Sophia Diubah Jadi Masjid, Negara-negara Dunia Kecam Turki
Museum Hagia Sophia di Istanbul, Turki (Shutterstock).

Suara.com - Keputusan Presiden Turki Recep Tayyip Endrogan menetapkan ikon Istanbul Hagia Sophie menjadi masjid pada Jumat (10/7/2020) berbuntut munculnya kecaman dari berbagai pihak.

Menyadur Al Jazeera, Endrogan mengumumkan alihfungsi Hagia Sophia usai pengadilan administrasi Turki menghapus kebijakan Mustafa Kemal Ataturk yang menjadikan bangunan berusia hampir 1.500 tahun ini sebagai museum.

Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan dan Kebudayaan (UNESCO) dan sejumlah negara seperti Rusia, Amerika Serikat, Yunani, hingga para pemimpin gereja adalah pihak-pihak yang melayangkan penolakan atas keputusan Endargo.

UNESCO menyatakan pihaknya sangat menyesalkan keputusan Turki yang dibuat tanpa adanya diskusi dan pemberitahuan sebelumnya.

"Keputusan ini diumumkan hari ini (10/9) memunculkan masalah dampak perubahan status ini pada nilai universal properti. Negara memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa modifikasi tidak memengaruhi Nilai Universal Luar Biasa dari situs-situs tertulis di wilayah mereka," ujar UNESCO dalam pernyataanya melalui instagram. 

Wakil ketua urusan luar negeri di majelis tinggi parlemen Rusia, Vladimir Dzhabarov mengatakan penetapan bangunan yang telah berdiri sejak abad ke-6 itu adalah suatu "kesalahan".

"Mengubahnya menjadi masjid tidak akan menguntungkan apa pun bagi umat Muslim. Itu tidak menyatukan negara, tetapi sebaliknya, membawa mereka dalam perpecahan."

Sementara, pihak Gereja Ortodoks Rusia menyatakan kecewa atas keputusan Turki mencabut status museum Hagia Sophia, menganggap hal ini sebagai langkah yang mengabaikan suara jutaan warga Kristen.

Sebelumnya, Patriarkh Ekumenikal Bartholomew, kepala spiritual Kristen Ortodoks yang dianut oleh 300 juta warga di seluruh dunia dan berkedudukan di Istanbul, mengatakan alih fungsi Hagia Sophia jadi masjid akan membuat umat Kristen kecewa dan akan menyebabkan "perpecahan" masyarakat di wilayah Timur dan Barat.

Kecaman juga datang dari Yunani yang menyebut langkah Turki sebagai "provokasi terbuka terhadap seluruh dunia beradab."

"Nasionalisme yang diperlihatkan oleh Endogan... membawa negaranya mundur enam abad," kata Menteri Kebudayaan Yunani, Lina Mendoni.

Hagia Sophia di Istanbul, Turki. (Murat Demirkan/Pixabay)
Hagia Sophia di Istanbul, Turki. (Murat Demirkan/Pixabay)

Lebih lanjut Mendoni mengatakan putusan pengadilan "benar-benar menegaskan tidak ada keadilan indenden" di Turki.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus mengatakan kecewa atas keputusan Turki.

"Kami memahami bahwa Pemerintah Turki tetap berkomitmen untuk mempertahankan akses ke Hagia Sophia untuk semua pengunjung, dan berharap untuk mendengar rencananya untuk melanjutkan pengelolaan Hagia Sophia untuk memastikannya tetap dapat diakses tanpa hambatan untuk semua."

Kemudian, Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell menyebut keputusan itu "disesalkan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Erdogan Tetapkan Hagia Sophia Jadi Masjid

Presiden Erdogan Tetapkan Hagia Sophia Jadi Masjid

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 08:10 WIB

Hakim Batalkan Kebijakan Ataturk Ubah Hagia Sophia Jadi Museum

Hakim Batalkan Kebijakan Ataturk Ubah Hagia Sophia Jadi Museum

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 07:14 WIB

Ekonomi Dihantam Covid-19, Keluarga di Turki Jual Anak Gadis Demi Uang

Ekonomi Dihantam Covid-19, Keluarga di Turki Jual Anak Gadis Demi Uang

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 11:11 WIB

Terkini

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:36 WIB

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:33 WIB

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:31 WIB

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:30 WIB

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam

Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:25 WIB

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:23 WIB

Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia

Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:11 WIB

Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026

Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:07 WIB

KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar

KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:01 WIB