Polisi Olah TKP Penemuan Jasad Editor Metro TV, Ini Cerita Pemilik Warung

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Senin, 13 Juli 2020 | 12:58 WIB
Polisi Olah TKP Penemuan Jasad Editor Metro TV, Ini Cerita Pemilik Warung
Polisi olah TKP lokasi penemuan jasad editor Metro TV Yodi Prabowo. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Editor Metro TV bernama Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020) lalu. Terkini, polisi menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Sabtu (11/7/2020) dengan mengerahkan anjing pelacak.

Anjing pelacak itu sempat mengitari beberapa tempat di sekitar lokasi kejadian. Misalnya saja sebuah warung kopi dekat Danau Kapalio dan Masjid Al- Ikhas yang berada di Jalan Ulujami Raya Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Saat olah TKP, polisi menggunakan sebilah pisau yang ditemukan di lokasi penemuan jasad Yodi. Pisau tersebut diendus oleh anjing pelacak dan berhenti di warung kopi milik Amir (41).

"Benar, kemarin pas hari Sabtu polisi gelar olah TKP pakai anjing pelacak satu ekor. Ya sampai sini, deket warung saya," ujar Amir saat dijumpai Suara.com di warung kopi miliknya, Senin (13/7/2020).

Amir mengakui, dirinya sempat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dua kali, yakni pada Sabtu (11/7/2020) dan Minggu (12/7/2020) malam. Dia mengatakan, polisi bertanya apakah Yodi maupun terduga pelaku sempat mampir ke warung miliknya atau tidak.

"Ketika polisi gelar olah TKP pas hari Sabtu, saya dimintai keterangan. Terakhir ya semalam, ada anggota datang lagi," sambungnya.

Pada saat polisi menggelar olah TKP, Amir mengaku sedang membersihkan ikan di warungnya. Pada saat bersamaan, anjing K-9 yang dibawa oleh pihak kepolisian mengarah ke warungnya dan beberapa lokasi di sekitar Danau Kapalio.

"Waktu olah TKP kemarin, saya lagi bersihin ikan di warung. Nah anjing pelacak mengarah ke sini sama lokasi lainnya (sekitar danau)," papar Amir.

Sementara itu, garis polisi masih membentang di sekitar lokasi kejadian. Garis polisi tersebut membentang di antara dua pohon yang berada di pinggir Tol JORR Pesanggrahan --tempat jasad Yodi ditemukan.

baca juga

Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa 20 orang saksi. Mereka yang diperiksa merupakan keluarga terdekat hingga orang yang terakhir melakukan pertemuan dengan korban.

"Saat ini sudah 20 saksi diperiksa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Minggu (12/7/2020).

Namun, Yusri nggan merinci nama-nama 20 orang saksi tersebut. Dia menegaskan, para saksi yang diperiksa adalah orang-orang yang terakhir ditemui oleh Yodi.

"Keluarga terdekat, sama terakhir dia ketemu. Kemudian, semuanya kami periksa," ungkapnya.

Polisi juga memastikan tidak ada barang milik Yodi yang hilang. Barang yang ditemukan bersamaan dengan jasad Yodi adalah sepeda motor, dompet, helm, jaket, dan sebagainya.

Dalam kasus ini, Yodi diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Polisi menemukan sebilah pisau dan beberapa luka pada bagian tubuh Yodi.

Berdasarkan keterangan saksi yang diperiksa, sempat melihat motor matik putih yang terparkir di warung penjual bensin pada Rabu (8/7/2020) dini hari. Mesin motor tersebut sudah dalam keadaan dingin namun tidak melihat pemiliknya.

Kemudian salah satu saksi memanggil saksi lainnya untuk menghubungi polisi setempat untuk membawa motor tersebut.

Kemudian saksi yang sempat melihat motor tersebut diberitahu oleh tiga anak kecil bahwa ada sosok mayat pria yang tergeletak di pinggi Tol JORR Pesanggrahan pada Jumat (10/7/2020). Saksi tersebut pun langsung menghubungi polisi untuk ditindak lanjut.

Korban ditemukan dengan barang bukti motor matik putih, dompet, KTP, NPWP, ATM, tiga STNK, serta uang tunai Rp 40 ribu. Selain itu korban pun ditemukan dengan kondisi masih mengenakan pakaian, tas dan helm.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anjing Pelacak Berkeliling dari Masjid hingga Lokasi Editor Metro TV Tewas

Anjing Pelacak Berkeliling dari Masjid hingga Lokasi Editor Metro TV Tewas

News | Senin, 13 Juli 2020 | 11:52 WIB

Misteri Kematian Editor MetroTV, Siapa Orang Terakhir Bertemu Yodi Prabowo?

Misteri Kematian Editor MetroTV, Siapa Orang Terakhir Bertemu Yodi Prabowo?

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 17:16 WIB

Misteri Kematian Editor MetroTV Yodi Prabowo, 20 Orang Diperiksa

Misteri Kematian Editor MetroTV Yodi Prabowo, 20 Orang Diperiksa

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 17:07 WIB

Cerita Pilu Ayah Sebelum Editor Metro TV Ditemukan Tewas

Cerita Pilu Ayah Sebelum Editor Metro TV Ditemukan Tewas

Video | Minggu, 12 Juli 2020 | 16:45 WIB

Kematian Editor MetroTV Yodi Prabowo Karena Percintaan? Ini Kata Ayah

Kematian Editor MetroTV Yodi Prabowo Karena Percintaan? Ini Kata Ayah

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 16:11 WIB

Perilaku Aneh Sebelum Editor Metro TV Ditemukan Tewas

Perilaku Aneh Sebelum Editor Metro TV Ditemukan Tewas

Video | Minggu, 12 Juli 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

×