Bikin Bank Palsu, Remaja ini Justru Terciduk Pegawai yang Asli

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 13 Juli 2020 | 14:53 WIB
Bikin Bank Palsu, Remaja ini Justru Terciduk Pegawai yang Asli
Ilustrasi bank. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang remaja di India ditangkap polisi karena membuat bank palsu dengan mencatut nama State Bank of India (SBI). Menyadur Gulf News pada Senin (13/07/2020), bank bodong ini dikonsep sebagai Bank SBI cabang Panruti.

Kamal Babu, pemilik bank palsu ini baru berusia 19 tahun. Ia diciduk polisi bersama dua rekannya, Manickam (52) yang memiliki usaha pembuat stempel karet dan Kumar (42), pemilik mesin cetak.

Awalnya, seorang karyawan SBI merasa heran dengan kantor cabang Panruti bikinan Babu. Berdasarkan kecurigaan ini, aksi kriminal Babu akhirnya tercium polisi dan langsung ditindak tegas.

Berdasarkan informasi, Babu dibesarkan di lingkungan yang dekat dengan dunia perbankan. Ayahnya adalah seorang karyawan bank yang meninggal 10 tahun lalu dan ibunya juga pensiun dari bank dua tahun lalu.

Ilustrasi bank. (Shutterstock)

Babu diketahui menganggur sebelum nekat membuat bank palsu. Ia menyulap sebuah gedung di Panruti menjadi bank aba-abal, lengkap dengan semua ornamen yang menyerupai Bank SBI.

Sekilas, orang akan mengira bank bikinan Babu adalah cabang asli Bank SBI karena ia berhasil membuat duplikatnya dengan sempurna. Kejadian lantas heboh di media sosial India. Mirror Now turut memposting kasus ini di Twitter.

"Di #TamilNadu, cabang SBI (@TheOfficialSBI) palsu telah rusak, yang dilaporkan berjalan sejak 3 bulan terakhir. Cabang bank palsu itu terlihat oleh seorang karyawan SBI yang melewati daerah itu."

Remaja India bikin bank palsu. (Twitter/@MirrorNow)
Remaja India bikin bank palsu. (Twitter/@MirrorNow)

Warganet India lantas heboh membagikan postingan ini.

"Setelah #FakeEncounter mempresentasikan Anda #fakebank #SBI sepertinya bollywood mendapatkan skrip baru secara berturut-turut," tulis Ricky di akun @apurva0512
 
"Tingkat penipuan yang ekstrem! Set lengkap Cabang Duplikat #SBI," tulis Shashidhar Rajan dalam akun @srajan79.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Antar Hadiah, Sopir Dealer Mobil Mendadak Tewas di Toilet Bank BRI

Habis Antar Hadiah, Sopir Dealer Mobil Mendadak Tewas di Toilet Bank BRI

Jatim | Jum'at, 10 Juli 2020 | 11:26 WIB

Jet Lag, Maria Pauline Pembobol Bank BNI Tak Langsung Diperiksa Bareskrim

Jet Lag, Maria Pauline Pembobol Bank BNI Tak Langsung Diperiksa Bareskrim

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 18:32 WIB

Tiba di Indonesia, Wanita Pembobol Bank BNI Rp 1,7 T Langsung Tes Corona

Tiba di Indonesia, Wanita Pembobol Bank BNI Rp 1,7 T Langsung Tes Corona

Banten | Kamis, 09 Juli 2020 | 11:15 WIB

Terkini

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:35 WIB

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01 WIB

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49 WIB

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:39 WIB

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:19 WIB

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:13 WIB

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:11 WIB