Bocah 9 Tahun Diperkosa Kakek, Mau Lapor Malah Diminta Uang Pemulus

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 13 Juli 2020 | 20:48 WIB
Bocah 9 Tahun Diperkosa Kakek, Mau Lapor Malah Diminta Uang Pemulus
Ilustrasi pemerkosaan (Shutterstock).

Suara.com - Seorang bocah berusia 9 tahun menjadi korban pemerkosaan seorang kakek di Sulawesi Utara. Ironisnya, setelah pihak keluarga melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib, oknum polisi minta uang pelicin kasus pemerkosaan anak di bawah umur agar bisa cepat diselesaikan.

Ike Oke membagikan kisah seorang bocah berusia 9 tahun yang menjadi korban aksi bejat seorang kakek melalui akun media sosial miliknya. Suara.com telah mengonfirmasi langsung kepada Ike untuk mengangkat kisah tersebut.

Pihak keluarga bocah berinisial S itu baru mengetahui anak mereka diperkosa setelah aksi tersebut terjadi berulang kali. Setiap kali menyalurkan nafsu bejatnya di kebun dekat rumahnya, si kakek memberikan uang agar korban tidak memberitahu kepada orang lain.

Pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut pada 11 Mei 2020. Sesaat setelah melaporkan kejadian, oknum penyidik kepolisian mendatangi rumahnya dan meminta uang pelicin.

"Ada oknum yang datang ke rumah meminta biaya agar kasus cepat diproses. Kalau informasi dari orang tua korban, (yang datang) dari penyidik," kata Ike kepada Suara.com, Senin (13/7/2020).

Orang tua korban hanya bisa menangis. Ayah korban yang bekerja sebagai sopir angkot tidak mampu memenuhi permintaan si oknum polisi.

Setelah melalui proses pemeriksaan dan penyelidikan, pelaku mengakui kesalahannya. Namun, pelaku hingga kini tidak ditahan oleh polisi dan masih melenggang bebas.

"Sempat ditahan beberapa hari tapi dilepas dengan status tahanan kota. Kata pihak keluarga, polisi nggak punya hak untuk menahan," ungkapnya.

Selama proses pelaporan ke kepolisian, korban juga tidak mendapatkan pendampingan psikologis. Padahal, korban yang di bawah umur sangat membutuhkan pendampingan untuk memulihkan psikisnya.

baca juga

Ike sangat menyayangkan sikap kepolisian yang menganggap remeh kasus pemerkosaan tersebut. Ia menuntut keadilan atas kasus pemerkosaan yang merenggut masa depan bocah malang itu.

"Nggak habis pikir saya. Saya mohon bantuan teman-teman yang punya kenalan LBH bisa tergerak hatinya membantu anak ini agar si kakek tua bisa dijebloskan ke penjara," tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, Suara.com masih mencoba mengonfirmasi pihak kepolisian setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesta Seks, 37 Pasangan Diciduk, Ada yang Sekamar 1 Wanita Bersama 6 Pria

Pesta Seks, 37 Pasangan Diciduk, Ada yang Sekamar 1 Wanita Bersama 6 Pria

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 14:00 WIB

Pasang Muka Ganteng di FB, Lelaki 40 Tahun Perkosa Anak Gadis Berkali-kali

Pasang Muka Ganteng di FB, Lelaki 40 Tahun Perkosa Anak Gadis Berkali-kali

Jatim | Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:50 WIB

Usai Dibikin Pingsan, Gadis 16 Tahun Diperkosa Bergilir di Rumah Kosong

Usai Dibikin Pingsan, Gadis 16 Tahun Diperkosa Bergilir di Rumah Kosong

Jabar | Jum'at, 10 Juli 2020 | 15:34 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×