Jokowi Tunjuk Prabowo Urus Pangan, Rocky: Presiden Tidak Percaya Mentan?

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 14 Juli 2020 | 14:15 WIB
Jokowi Tunjuk Prabowo Urus Pangan, Rocky: Presiden Tidak Percaya Mentan?
Rocky Gerung. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pengamat politik, Rocky Gerung merasa tidak masuk akal lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai leading sektor program Lumbung Pangan Nasional.

Ia menduga Jokowi tidak percaya jika program itu diserahkan kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Hal ini diungkapkannya dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Senin (13/7/2020)

"Kalau misalnya Presiden mengalihkan penugasan soal pangan, kan pesan di balik itu artinya Presiden tidak percaya kalau urusan pangan dijalankan oleh kementerian yang memang tupoksinya seperti itu yaitu departemen pertanian," kata Rocky kepada Hersubeno Arief.

Ia lantas melontarkan spekulasi alasan Jokowi lebih menunjuk Prabowo untuk mengurus sektor ketahanan pangan daripada Menteri Pertanian.

"Kenapa dia (Menteri Pertanian) tidak dianggap? Apa karena memang Presiden sedang menugaskan Menteri Pertanian khusus untuk jangan tanam padi tapi tanam pohon minyak kayu putih, begitu?" ujar Rocky.

Sambil tertawa, Hersubeno Arief pun menyahut, "Karena produksi kalung anti corona itu tadi?"

Rocky melanjutkan, "Atau Presiden menganggap bahaya kalau tugas itu dikasih ke Menteri Pertanian, mungkin akan dikorupsi segala macam, mungkin Presiden dapat bocoran, korupsinya tinggi di departemen pertanian."

Satu-satunya keterangan Presiden mengatakan bahwa pemindahan program Lumbung Pangan Nasional kepada Kementerian Pertahanan adalah karena alasan strategi, kata Rocky.

Mantan dosen Universitas Indonesia ini menjelaskan bahwa soal strategi pertahanan berkaitan dengan rumus kimia atau DNA sebuah produk pangan.

baca juga

Ia memberikan contoh, "Misalnya agar orang enggak curi DNA kayu manis, jadi DNA-nya dikunci tiga kali, jadi orang cuma sekali tanam, tanam kedua pasti mati. Atau beras kita dikunci DNA-nya biar engak dicuri orang lain."

Menurut Rocky, tidak ada urgensi yang jelas dengan dipindahkannya program Lumbung Pangan Nasional kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Ia merasa kalaupun diprediksi akan terjadi krisis pangan, Indonesia tetap akan kekurangan sama seperti negara-negara lainnya.

Lebih masuk akal, bagi Rocky, jika program tersebut tetap berada di bawah Kementerian Pertanian tapi strateginya disusun oleh Kementerian Pertahanan.

"Kalau mau konsisten mustinya ada Peraturan Presiden atau Perpres baru bahwa Kementerian Pertanian oleh Presiden diubah menjadi sekedar Dirjen di bawah Kementerian Pertahanan. Itu baru masuk akal," ucap Rocky.

Video penjelasan Rocky Gerung selengkapnya dapat disaksikan di sini.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan alasan menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai leading sektor program Lumbung Pangan Nasional. Jokowi menyebut penunjukan Prabowo menyusul peringatan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) yang menyebut akan ada krisis pangan dunia.

Jokowi dan Prabowo berbalas status di media sosial (Instagram/prabowo)
Jokowi dan Prabowo berbalas status di media sosial (Instagram/prabowo)

Jokowi menuturkan pemerintah Indonesia harus melakukan antisipasi cepat dengan membuat cadangan pangan strategis, yang dipimpin Kementerian Pertahanan.

"Sudah saya sampaikan bahwa food estate itu berangkat dari peringatan FAO bahwa akan ada krisis pangan dunia. Sehingga perlu kita antisipasi cepat dengan membuat cadangan pangan strategis," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020).

Kepala Negara menegaskan, Kementerian Pertahanan bukan hanya mengurusi alutsista, namun juga mengurusi persoalan ketahanan bidang pangan.

"Ini sudah disampaikan Menhan dengan hitung-hitungan cost berapa, anggaran berapa, dalam membangun food estate yang ada di Kapuas dan Pulang Pisau," ucap dia.

Kendati Demikian, Jokowi menegaskan bahwa urusan pertanian tetap menjadi tanggungjawab Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Jokowi Tunjuk Prabowo Jadi Leading Sector Lumbung Pangan

Ini Alasan Jokowi Tunjuk Prabowo Jadi Leading Sector Lumbung Pangan

News | Senin, 13 Juli 2020 | 22:08 WIB

Refly Harun: Masuk Akal, Prabowo Bisa Jadi Menteri Ketahanan Pangan

Refly Harun: Masuk Akal, Prabowo Bisa Jadi Menteri Ketahanan Pangan

News | Senin, 13 Juli 2020 | 14:15 WIB

Menhan Prabowo Ikut Urus Lumbung Pangan, Gerindra: Sah, Tak Langgar UU

Menhan Prabowo Ikut Urus Lumbung Pangan, Gerindra: Sah, Tak Langgar UU

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 16:02 WIB

Terkini

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:10 WIB

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:03 WIB

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:01 WIB

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:00 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:55 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

×