Dikarantina karena Corona, Jair Bolsonaro: Saya Tak Tahan, Mengerikan

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 15 Juli 2020 | 12:40 WIB
Dikarantina karena Corona, Jair Bolsonaro: Saya Tak Tahan, Mengerikan
Presiden Brasil Jair Bolsonaro (Instagram/@jairmessiasbolsonaro)

Suara.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro terinfeksi virus corona dan harus menjalani masa karantina selama 2 minggu. Namun baru seminggu mengurung diri, ia mengaku sangat bosan dan tak sabar kembali bekerja.

Pada CNN Brasil, ia mengaku akan dites Covid-19 lagi dan menunggu hasilnya agar bisa secepatnya keluar dari karantina.

"Saya akan menunggu hasilnya dengan cemas karena saya tidak tahan dengan rutinitas tinggal di rumah, ini mengerikan," katanya seperti yang dirangkum dari Euro News pada Rabu (15/07/2020).

Bolsonaro dinyatakan positif corona setelah menjalani empat kali tes. Tiga tes dinyatakan negatif dan tes keempat, ia dinyatakan positif dengan gejala ringan.

Ilustrasi Isolasi Mandiri (Shutterstock)
Ilustrasi karantina.(Shutterstock)

Sesuai protokoler kesehatan global, presiden yang sempat menyemakan virus corona dengan flu ringan itu langsung menjalani masa karantina selama 14 hari. Ia juga mendapat pengobatan medis meski gejalanya sangat ringan.

Pada hari Senin, Bolsonaro mengaku tak mengalami gejala klasik virus corona seperti demam, kehilangan sensasi rasa atau masalah pernapasan. Sebaliknya, ia justru merasa bugar.

Keesokan harinya, Bolsonaro berkata masa karantinanya berjalan baik dan ia siap kembali bekerja setelah hasil tes Covid-19 keluar. "Tentu saja jika sebaliknya (hasil tes positif), saya akan menunggu beberapa hari lagi."

Selama dikarantina di kediaman resminya, di Istana Alvorada, Bolsonaro menyelesaikan pekerjaannya secara daring. Ia terlibat dalam pertemuan virtual sepanjang waktu.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro. (Foto: AFP)
Presiden Brasil Jair Bolsonaro. (Foto: AFP)

"Kami melakukan segala yang mungkin dilakukan untuk memastikan segalanya tidak menumpuk saat saya di Alvorada," kata Bolsonaro.

Dalam Facebook live hari Kamis, Bolsonaro mengatakan ia semakin membaik setelah mengkonsumsi tablet hidroksiklorokuin, yaitu obat kontroversial yang diklaim bisa menyembuhkan virus corona tapi belum terbukti secara resmi.

Hingga saat ini, Brasil menduduki peringkat kedua terparah di dunia setelah Amerika. Angka penularan virusnya kini mencapai 1,8 juta dengan angka kematian hingga 72 ribu jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Pedagang Positif Corona, Pasar Wage Purwokerto Resmi Ditutup!

Banyak Pedagang Positif Corona, Pasar Wage Purwokerto Resmi Ditutup!

Jawa Tengah | Selasa, 14 Juli 2020 | 16:48 WIB

Satu Pegawai Positif Corona, Enam Pamdal Gedung DPRD Jakarta Reaktif

Satu Pegawai Positif Corona, Enam Pamdal Gedung DPRD Jakarta Reaktif

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 16:31 WIB

Baru 35 Hari Melaut, Kapal Kembali Merapat karena Kru Kena Virus Corona

Baru 35 Hari Melaut, Kapal Kembali Merapat karena Kru Kena Virus Corona

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 16:48 WIB

Terkini

Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!

Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!

News | Senin, 06 April 2026 | 08:00 WIB

Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel

Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 07:51 WIB

Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI

Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI

News | Senin, 06 April 2026 | 07:42 WIB

Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas

Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas

News | Senin, 06 April 2026 | 07:38 WIB

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

News | Senin, 06 April 2026 | 07:35 WIB

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

News | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

News | Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

News | Senin, 06 April 2026 | 07:03 WIB

Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel

Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 06:35 WIB

Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara

Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara

News | Senin, 06 April 2026 | 06:26 WIB