Minta Percepat Belanja Daerah, Jokowi: Uang Pemda di Bank Masih Rp 170 T

Bimo Aria Fundrika, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 16 Juli 2020 | 07:05 WIB
Minta Percepat Belanja Daerah, Jokowi: Uang Pemda di Bank Masih Rp 170 T
Presiden Joko Widodo (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para gubernur untuk mempercepat belanja daerah di APBD.
Pasalnya, kata Jokowi, belanja daerah yang dilakukan pemerintah daerah bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat di masa pandemi Covid-19. 

"Saya berharap, belanja-belanja yang ada ini, harus dipercepat. Karena itu akan menaikkan konsumsi domestik kita, konsumsi rumah tangga kita yang di kuartal kedua ini turun, anjlok," ujar Jokowi saat memberikan arahan kepada gubernur di Istana Kepresidenan Bogor yang dikutip dari Setkab.go.id, Rabu (15/7/2020).

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan uang Pemda yang ada di bank masih mencapai Rp 170 triliun.

Bahkan dirinya selalu mengecek realisasi serapan anggaran pemda ataupun kementerian, namun hingga kini tak ada kepastian.

"Saya ingatkan, uang Pemda yang ada di bank itu masih Rp 170 triliun, gede sekali ini. Saya sekarang cek harian. Kementerian saya cek harian, berapa realisasi, ketahuan semuanya," kata dia.

"Kemarin saya ulang lagi, ini nggak ada peningkatan, saya baca semuanya sekarang. Kementerian ini berapa persen, belanja modalnya baru berapa persen. Harian pun sekarang ini saya pegang, provinsi, kabupaten, dan kota," sambungnya. 

Ia pun merinci serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di 34 Provinsi yang masih dibawah 50 persen.

Data tersebut  yakni DKI Jakarta 45 persen, Nusa Tenggara Barat  44 persen,  Sumatera Barat 44 persen, Gorontalo 43 persen, Kalimantan Selatan 43 persen, Bali 39 persen, Kalimantan Tengah 38 persen, Banten 37 persen, Kepulauan Riau, 35 persen, Sulawesi Selatan 34 persen,  Lampung 32 persen, Papua Barat, 32 persen.

Kemudian Kalimantan Utara 31 persen, Bangka Belitung 31 persen, Kalimantan Timur 31 persen, Jawa Timur 30 persen, Sulawesi Utara 29 persen, Jambi 28 persen,  Bengkulu, 27 persen, Sulawesi Tengah 27 persen, DI. Yogyakarta 27 persen, Jawa Tengah 27 persen. Selanjutnya Riau 27 persen, Sumatera Utara 25 persen, Jawa Barat 24 persen, Sulawesi Barat 24 persen, Aceh 23 persen, Kalimantan Barat, 22 persen, Maluku 21 persen, Nusa Tenggara Timur 21 persen, Maluku Utara, 17 persen, Papua 17 persen, Sulawesi Tenggara 16 persen dan Sumatera Selatan, 16 persen.

baca juga

"Ini Secara total. Itu belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal. Tetapi kalau kita lihat, ini yang menggerakkan, yang paling menggerakkan dari belanja-belanja itu adalah belanja modal. Karena yang pegawai itu rutin,"  kata dia.

Sementara kata Jokowi serapan belanja modalnya masih rendah yakni di Provinsi Sulawesi Tenggara 5,6 persen, Papua sebesar 4,8 persen, Maluku 10,3 persen, Nusa Tenggara Timur 19,6 persen, Kalimantan Barat 5,5 persen dan Aceh 8,9 persen.

Karena itu ia meminta kepala daerah untuk berhati-hati dalam melakukan belanja modal.

"Masih rendah-rendah sekali, hati-hati. Birokrasi kita harus kita ajak, agar ada speed di sini. Hati-hati, ini kalau tidak kita ingatkan, belanja modalnya masih rendah-rendah semuanya. Ini yang juga kemarin saya ingatkan kepada menteri. Nanti LKPP juga biar menyampaikan, bagaimana kecepatan itu, terutama belanja barang dan jasa ini bisa dilakukan dengan cepat termasuk belanja modal," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Bekerja Extraordinary Tangani Covid-19

Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Bekerja Extraordinary Tangani Covid-19

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 23:55 WIB

Bersiaplah! Inpres untuk Pelanggar Protokol Kesehatan Bakal Diteken Jokowi

Bersiaplah! Inpres untuk Pelanggar Protokol Kesehatan Bakal Diteken Jokowi

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 23:38 WIB

Presiden Jokowi Diminta Jangan Bikin Program yang Cuma Enak di Mimpi

Presiden Jokowi Diminta Jangan Bikin Program yang Cuma Enak di Mimpi

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2020 | 21:57 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB