Posting Foto Bersama Makanan Kaleng, Donald Trump Dinilai Langgar Kode Etik

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 16 Juli 2020 | 19:08 WIB
Posting Foto Bersama Makanan Kaleng, Donald Trump Dinilai Langgar Kode Etik
Postingan Donald Trump yang dinilai langgar kode etik.[Instagram]

Suara.com - Donald Trump kembali membuat kontroversi dengan meng-endorse makanan kaleng dari sebuah perusahaan yang sedang diboikot oleh masyarakat Amerika Serikat.

Menyadur ABC News, Kamis (14/7/2020), Ivanka Trump memposting sebuah foto saat ia tersenyum sambil memegang sekaleng kacang hitam Goya di akun Twitter dan Facebook-nya. "Jika itu Goya, itu baik," tulis Ivanka dalam bahasa Inggris dan Spanyol.

Tidak lama kemudian, Donald Trump juga ikut memposting foto dirinya di akun Instagram resminya dengan pose duduk di meja kerjanya di Oval Office, dengan lima produk makanan kaleng Goya di depannya.

Goya merupakan sebuah perusahaan makanan yang berbasis di New Jersey, yang produknya sangat dikenal di kalangan rumah tangga masyarakat Amerika Latin. Perusahaan tersebut tengah dilanda kecaman untuk diboikot karena mendukung pemerintahan Trump.

"Kami sangat diberkati memiliki Anda sebagai pemimpin kami," CEO, Robert Unanue, mengatakan kepada Presiden Donald Trump.

Postingan Ivanka Trump.[Twitter]
Postingan Ivanka Trump.[Twitter]

Sesuai kode etik, AS melarang karyawan pemerintah federal menggunakan kantor publik sebagai tempat mengiklankan sebuah produk, layanan, atau perusahaan apa pun.

Pakar etika mengatakan bahwa promosi Ivanka Trump atas produk Goya di akun media sosial pribadinya, jelas melanggar aturan, khususnya Judul 5, Bagian 2635.702 , dari Kode Peraturan Federal AS.

"Jelas merupakan pelanggaran terhadap peraturan pemerintah tentang penyalahgunaan posisi." tulis Walter Shaub, mantan Kepala Kantor Etika Pemerintah AS dari 2013 hingga 2017.

"Ada aspek yang sangat tidak pantas di pelanggaran ini: itu menciptakan kesan bahwa dukungan pemerintah akan dijual," kata Shaub. "Endorse presiden dan administrasi akan mendukung produk Anda." tambahnya.

baca juga

Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Trump telah menyatakan "dukungan pribadinya" untuk Goya.

"Ivanka bangga dengan bisnis kuat milik Hispanik ini dengan akar yang kuat di AS dan memiliki hak untuk mengekspresikan dukungan pribadinya ." ujar Carolina Hurley, salah satu juru bicara Gedung Putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Sebut Orang Kulit Putih Lebih Banyak Dibunuh Polisi AS

Donald Trump Sebut Orang Kulit Putih Lebih Banyak Dibunuh Polisi AS

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 15:58 WIB

Buntut Prank Fans K-Pop, Trump Depak Manajer Kampanye Brad Parscale

Buntut Prank Fans K-Pop, Trump Depak Manajer Kampanye Brad Parscale

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 16:04 WIB

Pengacara George Floyd Ajukan Gugatan Terhadap Kota Minneapolis

Pengacara George Floyd Ajukan Gugatan Terhadap Kota Minneapolis

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB