Soal 'Mendadak' Pancasilais, Ketua PA 212 Balas Sentilan Mahfud MD

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:14 WIB
Soal 'Mendadak' Pancasilais, Ketua PA 212 Balas Sentilan Mahfud MD
Refly Harun dan Slamet Maarif. (YouTube/Refly Harun)

Suara.com - Ketua Persatuan Alumni 212 Slamet Maarif membalas sentilan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD soal pihak yang paling Pancasilais di negara ini.

Slamet Maarif yang tengah giat menuntut pemerintah untuk membatalkan RUU HIP ditanya oleh pakar hukum dan tata negara Refly Harun soal tanggapan Menkopolhukam tentang menjadi Pancasilais.

"Ustaz, tadi Menkopolhukam mengatakan bersyukur karena dengan adanya RUU HIP ini, kelompok yang tadinya dianggap anti Pancasila, kan yang dituduh anti-Pancasila kan kelompok Ustaz dan kawan-kawan, sekarang jadi pro Pancasila, menurut ustaz ini pujian atau ejekan?" kata Refly Harun kepada Slamet Maarif dilansir dari Youtube Refly, Jumat (17/7/2020).

Slamet Maarif pun membalasnya dengan membalik pernyataan dari Menteri Mahfud tersebut. "Justru yang jadi pertanyaannya, kenapa yang ngaku Pancasilais, kenapa ketika Pancasila mau diganti tidak bersuara?" tanya Slamet Maarif.

Ia melanjutkan mengapa Menteri Mahfud tidak menyoroti pihak-pihak tersebut. "Di mana-mana teriak Pancasialis tapi ketika Pancasila mau diganti jadi Ekasila bungkam semua, kan aneh. Jadi yang aneh mereka. Jadi Pak Mahfud mestinya lebih aneh kepada mereka," kata Slamet.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah cukup memahami dan mengamalkan Pancasila meski sering dituduh anti-Pancasila. "Lebih baik tidak mengaku Pancasilais, tapi dalam perilakunya dia mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila," ungkap Slamet.

Lebih lanjut, Slamet kemudian menyinggung pihak-pihak yang dianggapnya mengaku Pancasilais namun bersikap terbalik dengan nilai Pancasila.

"Daripada teriak-teriak Pancasilais tapi perilakunya idenya bahkan perbuatannya ingin mengganti pancasila. Bahkan akhlaknya bertentangan dengan pancasila apakah orang yang korupsi pancasilais? Apakah partai yang paing banyak koruptornya pancasilais?" ujar Slamet.

Mendengar pernyataan itu, Refly Harun lalu menanyakan partai mana yang dimaksud oleh Slamet Maarif itu. "Partai apa? PAB? Pantai Antah Berantah?" tanya Refly.

"Ini hasil survei memang PDIP paling banyak kadernya yang menjadi koruptor. Ini fakta berdasarkan survei yang ada," jawab Slamet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangkap 20 Orang di Sekitar DPR, Polisi: Bukan Pendemo, Mereka Perusuh

Tangkap 20 Orang di Sekitar DPR, Polisi: Bukan Pendemo, Mereka Perusuh

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 16:21 WIB

20 Orang Diciduk Usai Demo DPR, Polisi: Rata-rata Pelajar dan Pengangguran

20 Orang Diciduk Usai Demo DPR, Polisi: Rata-rata Pelajar dan Pengangguran

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 15:54 WIB

Viral Polantas Diserang Pakai Batu saat Demo DPR, Polisi Buru Pelakunya

Viral Polantas Diserang Pakai Batu saat Demo DPR, Polisi Buru Pelakunya

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 13:42 WIB

20 Orang Ditangkap di Lokasi Demo Menolak RUU HIP Depan Gedung DPR

20 Orang Ditangkap di Lokasi Demo Menolak RUU HIP Depan Gedung DPR

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 12:44 WIB

DPR Pastikan akan Ganti RUU HIP Jadi RUU BPIP

DPR Pastikan akan Ganti RUU HIP Jadi RUU BPIP

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 12:17 WIB

Demonstrasi Mahasiswa Tolak RUU Omnibus Law di Gresik Berujung Bentrok

Demonstrasi Mahasiswa Tolak RUU Omnibus Law di Gresik Berujung Bentrok

Video | Jum'at, 17 Juli 2020 | 10:59 WIB

Terkini

Isi Lengkap15Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini

Isi Lengkap15Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:39 WIB

Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus

Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:20 WIB

7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV

7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:56 WIB

Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng

Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:48 WIB

Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!

Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:41 WIB

Penumpang Whoosh Naik 11 Persen saat Lebaran 2026, Tembus 224 Ribu hingga H+3

Penumpang Whoosh Naik 11 Persen saat Lebaran 2026, Tembus 224 Ribu hingga H+3

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:26 WIB

2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?

2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:00 WIB

Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal

Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:54 WIB

3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan

3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:53 WIB

Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026

Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:43 WIB