Amerika Akhirnya Beberkan Bukti Virus Corona Bocor dari Lab Wuhan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Minggu, 19 Juli 2020 | 21:43 WIB
Amerika Akhirnya Beberkan Bukti Virus Corona Bocor dari Lab Wuhan
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat merilis kabel diplomatik tahun 2018 yang mereka sebut sebagai bukti virus corona bocor dari laboratorium Wuhan.

Menyadur Washington Post pada Minggu (19/07/2020), kabel diplomatik ini mencatat bahwa Institut Virologi Wuhan (WIV) yang terletak di Wuhan, China memiliki kekurangan tenaga yang serius.

Tak tanggung-tanggung, informasi bersifat rahasia itu mengungkap jika laboratorium memiliki kekurangan yang sangat serius di bagian teknisi dan penyelidik terlatih, sehingga tidak bisa mengoperasikan laboratorium dengan kandungan tinggi ini dengan aman.

Itu juga mengatakan bahwa para ilmuwan di lab diizinkan untuk mempelajari coronavirus mirip SARS yang diisolasi dari kelelawar tetapi dilarang mempelajari coronavirus SARS yang menyebabkan penyakit manusia di lab mereka kecuali diberi izin khusus dari komisi yang ditunjuk.

Ilustrasi laboratorium. (Pixabay)
Ilustrasi laboratorium. (Pixabay)

"Saya tidak melihat bukti untuk mendukung gagasan bahwa ini dirilis secara sengaja atau tidak sengaja," kata Ian Lipkin, direktur Pusat Infeksi dan Kekebalan di Universitas Columbia, setelah The Post menyampaikan isi kabel.

"Kamu tidak bisa mengatakan seseorang bersalah karena secara tidak sengaja melepaskan virus. Kamu harus membuktikannya."

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump selalu menuding China tak transparan dalam menyampaikan informasi tentang virus corona. Meski bersuara lantang, tapi Trump selalu berkelit ketika diminta menunjukkan bukti.

Tom Inglesby, direktur Pusat Keamanan Kesehatan di Universitas Johns Hopkins, mengatakan isi kabel diplomatik itu tak bisa mengonfirmasi secara penuh atau menyangkal teori laboratorium.

Foto orang meninggal akibat Virus Corona. [SEBASTIEN BOZON / AFP]
Foto orang meninggal akibat Virus Corona. [SEBASTIEN BOZON / AFP]

Ia juga menekankan bahwa orang-orang tidak boleh mengambil kesimpulan dari hal ini.

baca juga

"Itu ditulis pada Januari 2018, dua tahun sebelum pandemi dimulai dan banyak perubahan dapat terjadi di laboratorium dalam dua tahun setelahnya," katanya.

"Secara keseluruhan, saya secara konsisten menilai sumber virus tersebar secara alami," tambahnya.

"Saya sangat berharap bahwa pejabat kesehatan masyarakat China akan segera berbagi hasil penyelidikan ilmiah dan epidemiologis mereka tentang asal usul Covid-19," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Lagu Linkin Park, Video Kampanye Donald Trump Dihapus Twitter

Pakai Lagu Linkin Park, Video Kampanye Donald Trump Dihapus Twitter

News | Minggu, 19 Juli 2020 | 18:59 WIB

Peneliti: Pria dengan Gula Darah Tinggi Berisiko Meninggal akibat Covid-19!

Peneliti: Pria dengan Gula Darah Tinggi Berisiko Meninggal akibat Covid-19!

Health | Minggu, 19 Juli 2020 | 17:28 WIB

Kepatuhan Memakai Masker Mencegah Penularan Virus Corona di Salon

Kepatuhan Memakai Masker Mencegah Penularan Virus Corona di Salon

Health | Minggu, 19 Juli 2020 | 17:03 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×