2,1 Juta Warga Brasil Terinfeksi Virus Corona, 2 Menteri Positif

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Selasa, 21 Juli 2020 | 13:39 WIB
2,1 Juta Warga Brasil Terinfeksi Virus Corona, 2 Menteri Positif
Mobil alat berat menggali kubur bagi korban meninggal akibat virus corona di kota Manaus, Brasil, yang mencapai 100 kematian per hari. [AFP]

Suara.com - Dua menteri Brasil menyatakan positif virus corona pada Senin (20/7), menambah deretan pejabat pemerintahan negara ini yang terinfeksi.

Menteri Kewarganegaraan Brasil Onyx Lorenzoni dan Menteri Pendidikan Brasil Milton Riberio, mengumumkan mereka positif terinfeksi Covid-19 melalui media sosial.

Menyadur Channel News Asia, Selasa (21/7), keduanya kini tengah menjalani tindakan karantina mandiri.

Lorenzoni yang merupakan sekutu Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan ia menggunakan obat anti malaria, hydroxychloroquine, dan cukup merasakan khasiatnya.

"Saya sudah merasakan efek positifnya," cuit Lorenzoni di twitter.

Ia juga menyebut mengonsumsi chloroquine bersamaan dengan azithromycin dan ivermectin sebagai pengobatan terhadap virus.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro membuka masker selama konferensi pers mengenai pandemi virus COVID-19, pandemi di Istana Planalto, Brasil. File foto ini diambil pada 23 Juni 2020. [Sergio LIMA / AFP]
Presiden Brasil Jair Bolsonaro membuka masker selama konferensi pers mengenai pandemi virus COVID-19, pandemi di Istana Planalto, Brasil. File foto ini diambil pada 23 Juni 2020. [Sergio LIMA / AFP]

Senada, Bolsonaro yang juga tengah menjalani karantina akibat terinfeksi virus corona juga memuji penggunaan chloroquine dalam perawatan Covid-19.

"Penting untuk diingat bahwa penggunaan obat 'tanpa label' bagus dalam pengobatan, selama pasien setuju," tweet Bolsonaro pada Senin (20/7), membela penggunaan hydroxychloroquine meski efeknya belum terbukti.

Sebelumnya, penasihat keamanan nasional Bolsonaro, Augusto Heleno, serta Menteri Pertambangan dan Energi Bento Albuquerque juga dinyatakan terinfeksi virus corona.

Data Kementerian Kesehatan Brasil mengumumkan jumlah kasus infeksi virus corona telah mencapai lebih dari 2,1 kasus dengan kematian lebih dari 80 ribu.

Para ahli menyebut kasus Covid-19 di Brasil kemungkinan jauh lebih tingi lantaran kurangnya pengujian di negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Ini Sediakan Rp 64 Juta Bagi Turis yang Terinfeksi Virus Corona

Negara Ini Sediakan Rp 64 Juta Bagi Turis yang Terinfeksi Virus Corona

News | Sabtu, 18 Juli 2020 | 15:15 WIB

Tes Swab Lagi, Presiden Brasil Jair Bolsonaro Masih Positif Virus Corona

Tes Swab Lagi, Presiden Brasil Jair Bolsonaro Masih Positif Virus Corona

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 13:11 WIB

Pria Brasil Disebut Sembuh dari HIV, Ilmuwan Malah Skeptis dengan Hasilnya

Pria Brasil Disebut Sembuh dari HIV, Ilmuwan Malah Skeptis dengan Hasilnya

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 13:56 WIB

Terkini

Warga Israel: Netanyahu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal

Warga Israel: Netanyahu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:56 WIB

Bantargebang Sudah Kritis, Pramono Anung Bakal Sanksi Warga Jakarta yang Tak Pilah Sampah

Bantargebang Sudah Kritis, Pramono Anung Bakal Sanksi Warga Jakarta yang Tak Pilah Sampah

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:56 WIB

Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu

Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:55 WIB

Pemulihan Pascabanjir Aceh Jelang Idul Fitri Disorot Media Asing

Pemulihan Pascabanjir Aceh Jelang Idul Fitri Disorot Media Asing

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:53 WIB

Anggaran Jebol! Ambisi Netanyahu Lawan Iran Seret Israel ke Krisis Ekonomi

Anggaran Jebol! Ambisi Netanyahu Lawan Iran Seret Israel ke Krisis Ekonomi

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47 WIB

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis dengan 230 Armada Bus bagi 12.690 Pekerja dan Ojol

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:44 WIB

Manjakan Pemudik dan Wisatawan, Transjakarta Aktifkan Rute Pelabuhan Serta Siagakan Bus Wisata

Manjakan Pemudik dan Wisatawan, Transjakarta Aktifkan Rute Pelabuhan Serta Siagakan Bus Wisata

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38 WIB

Respons Wacana Pemotongan Gaji Menteri, Purbaya: Gak Apa-apa, Sudah Kegedean Juga

Respons Wacana Pemotongan Gaji Menteri, Purbaya: Gak Apa-apa, Sudah Kegedean Juga

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:34 WIB

Eropa Kompak Tolak Ajakan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz: Ini Bukan Perang Kami

Eropa Kompak Tolak Ajakan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz: Ini Bukan Perang Kami

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:19 WIB

WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines

WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:16 WIB