Keutamaan Bulan Dzulhijjah, Ini Daftar Amalan untuk Menambah Pahala

Dany GarjitoHani Suara.Com
Rabu, 22 Juli 2020 | 12:39 WIB
Keutamaan Bulan Dzulhijjah, Ini Daftar Amalan untuk Menambah Pahala
Ilustrasi berdoa, shalat, ibadah. [Shutterstock]

Suara.com - Bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang memiliki banyak keutamaan dan makna yang istimewa. Terlebih sepuluh hari pertamanya. Keistimewaannya sudah tertulis dalam QS. Al-Fajr 89: 1-2, yang berbunyi.

Allah SWT berfirman, ”Demi waktu fajar (pagi hari) dan sepuluh malam (bulan Dzulhijjah)”. (QS. Al-Fajr 89: 1-2)

Menyadur dari Nu Online, keistimewaan dan kemuliaan bulan Dzulhijjah inilah yang membuat umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan.

Bagi umat muslim yang mampu, bulan Dzulhijjah merupakan kesempatan untuk beribadah haji dan juga berkurban. Sedangkan bagi yang belum mampu, bisa melaksanakan ibadah salat Idul Adha, puasa, sedekah, dan zikir. Siapapun dapat kesempatan beribadah meskipun dalam bentuknya yang berbeda-beda.

Keutamaannya tertuang dalam hadist riwayat Ahmad, yang berbunyi.

Artinya, “Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah), karenanya perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid di dalamnya,” (HR Ahmad).

Anjuran memperbanyak amal di bulan ini juga tertuang dalam hadist riwayat Ibnu ‘Abbas yang ada di dalam Sunan At-Tirmidzi, yang berbunyi.

“Rasulullah SAW berkata: Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini,” (HR At-Tirmidzi).

Amalan Bulan Dzulhijjah

Baca Juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Lengkap dengan Keutamaannya

Ilustrasi berpuasa (Shutterstock)
Ilustrasi berpuasa (Shutterstock)

1. Puasa Sembilan Hari

Puasa yang dianjurkan sebagai amalan saleh saat bulan Dzulhijjah dimulai dari tanggal 1 Dzulhijjah.

Ditulis sembilan hari, sebab tanggal 10 Dzulhijjah, umat muslim dilarang melaksanakan puasa karena bertepatan dengan Idul Adha.

Hal ini dijelaskan An-Nawawi sebagaimana dikutip dari Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi,

Artinya, “Yang dimaksud sepuluh hari di sini ialah sembilan hari, terhitung dari tanggal satu Dzulhijjah.”

Selain puasa yang dimulai dari tanggal 1 Dulhjjah, adapun puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada hari Tarwiyah tanggal 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah yang dilaksanakan pada hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI