Soal Klepon Tak Islami, Hidayat Nur Wahid Duga Ada Skenario Pengalihan Isu

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 23 Juli 2020 | 10:22 WIB
Soal Klepon Tak Islami, Hidayat Nur Wahid Duga Ada Skenario Pengalihan Isu
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid angkat bicara mengenai viralnya klaim yang menyebut klepon bukan jajanan islami. Pria yang kerap disapa HNW itu menduga ada skenario pengalihan isu dibalik merebaknya isu klepon.

Hal itu disampaikan oleh HNW melalui akun Twitter miliknya @hnurwahid. Ia tampak terkejut dengan kemunculan isu klepon secara tiba-tiba.

"Tiba-tiba 'klepon' dan tidak Islami?! Jadi, lagi ada skenario pengalihan isu? Atau adu domba?" kata HNW seperti dikutip Suara.com, Rabu (22/7/2020).

Hidayat Nur Wahid mengaku, klepon merupakan salah satu jajanan kesukaan para kader PKS. Bahkan, makanan tradisional tersebut hampir selalu ada dalam rapat mingguan pimpinan PKS.

"Klepon kesukaan kami, makanan tradisional saat rapat mingguan pimpinan PKS," tutur HNW.

HNW juga menyebut klepon yang memiliki cita rasa manis dan gurih bisa menjadi penggambaran agama Islam yang juga 'manis dan gurih'.

Wakil Ketua Majlis Syura PKS itu mengajak publik untuk kembali mendalami ilmu agama dan memperbanyak mengaji. Selain itu, ia juga mengajak publik memperbanyak wisata kuliner.

"Ngaji lagi yuk, juga wisata kulinernya diperbanyak," ungkapnya.

tanggapan Hidayat Nur Wahid soal klepon jajanan tak islami (Twitter/hnurwahid)
Tanggapan Hidayat Nur Wahid soal klepon jajanan tak islami (Twitter/hnurwahid)

Sebelumnya, kue klepon tengah menjadi trending topik Indonesia di Twitter, Selasa (21/7/2020). Ini terlihat dari gambar yang diunggah oleh akun @memefess, di mana menyebutkan jika jajanan tradisional bertabur kelapa itu bukanlah jajanan Islami.

Gambar yang tersebar di sosial media tersebut tertulis "Kue klepon tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara membeli jajanan Islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami."

Masih belum jelas darimana dan siapa pembuat gambar tersebut. Namun, di bagian bawah tertulis nama 'Abu Ikhwan Azis'.

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Asrorun Niam Sholeh menilai foto tersebut berpotensi melecehkan agama. Asrorun melihat unggahan foto klepon itu malah memancing keributan.

Ia meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan dalam menyelidiki merebaknya klaim klepon jajanan tak islami agar tidak menjadi masalah.

"Aparat penegak hukum perlu mengusut tuntas pengunggah dan penyebar unggahan di media sosial terebut karena secara nyata telah menyebabkan kegaduhan," kata Asrorun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Foto Kue Klepon Tidak Islami, MUI: Berpotensi Lecehkan Agama

Viral Foto Kue Klepon Tidak Islami, MUI: Berpotensi Lecehkan Agama

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 18:26 WIB

Viral Isu Klepon Bukan Jajanan Islami, Ini Kata Pakar Media Sosial

Viral Isu Klepon Bukan Jajanan Islami, Ini Kata Pakar Media Sosial

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 20:03 WIB

Heboh Klepon Tak Islami, Gus Ma'ruf: Masukkan Biji Kurma, Langsung Islami

Heboh Klepon Tak Islami, Gus Ma'ruf: Masukkan Biji Kurma, Langsung Islami

Banten | Rabu, 22 Juli 2020 | 12:46 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB