Heboh Kue Klepon Tak Islami, Tifatul Sembiring: Mirip Modus PKI

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 22 Juli 2020 | 10:37 WIB
Heboh Kue Klepon Tak Islami, Tifatul Sembiring: Mirip Modus PKI
Tifatul Sembiring [Dok. PKS]

Suara.com - Jajanan tradisional klepon menjadi perbincangan warganet baru-baru ini. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring ikut buka suara.

Tifatul menduga ada upaya pengalihan isu dengan hebohnya isu klepon bukan jajanan Islami tersebut. Hal ini disampaikannya dalam cuitan yang diunggah ke Twitter, Rabu (22/7/2020).

"Apakah 'kelepon' ini semacam pengalihan isu pihak-pihak tertentu yang sedang marak akhir-akhir ini?" tanya Tifatul, dikutip Suara.com.

Ia melanjutkan, "Kira-kira apa ya isu yang mau 'ditutupi' dan 'dialihkan' dengan isu 'kelepon' ini? Ada yang bisa jawab? Koq saya jadi kepo."

Dalam cuitan sebelumnya, Tifatul juga merasa munculnya isu klepon bukan jajanan Islami mirip propaganda PKI memojokkan Islam dan ulama.

"Dilihat modusnya, isu "Kelepon Islami" itu persis cara propaganda pki memojokkan Islam & Ulama dari zaman baheula," ujarnya.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini mengatakan bahwa seolah konten tersebut dibuat kalangan Islam, padahal pihak komunis yang memproduksinya.

Tujuannya, kata Tifatul, agar bisa mengolok dan membully Islam dan ulama.

Setelah pernyataan itu diunggah ke Twitter, Tifatul mengaku banyak warganet yang justru marah-marah kepada dirinya. Ia heran dan meminta publik untuk membaca kembali sejarah pembantaian ulama tahun 1948.

baca juga

"Heran dengan yang marah-marah di posting ini. Apa mereka mau sembunyikan sejarah NKRI?" kata Tifatul.

"Coba baca sejarah, bagaimana PKI saat itu memfitnah agar ada alasan membantai Ulama & Santri. Ini mirip dengan modus 'Isu Kelepon' kan? Walau dulu lebih sadis & kejam," imbuhnya.

Menurut Tifatul, dulu PKI memfitnah santri dan ulama kemudian disebar masif oleh kadernya. Pada akhirnya, ulama dan Santri dibantai.

"Sekarang: Bikin konten Isu Kelepon --> Dibuzzer masif pertama oleh kalangan 'yg kita tahu siapa' --> Islam diolok-olok & dibully oleh 'mereka-mereka juga'. Bisa lihat pola yang sama kan?" tulis Tifatul.

Tifatul Sembiring buka suara soal isu klepon bukan jajanan Islami (Twitter)
Tifatul Sembiring buka suara soal isu klepon bukan jajanan Islami (Twitter)

Untuk diketahui, munculnya isu klepon bukan jajanan Islami mulai ramai diperbincangkan warganet dan menjadi trending topik Indonesia di Twitter, Selasa (21/7/2020).

Gambar klepon yang tersebar di sosial media memiliki narasi seperti berikut.

"Kue klepon tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara membeli jajanan Islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami."

Masih belum jelas darimana dan siapa pembuat gambar tersebut. Namun, di bagian bawah tertulis nama "Abu Ikhwan Azis".

Kemudian banyak tokoh politik dan publik figur yang mengomentari isu tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Klepon, Muncul Penampakan Mi Instan Rasa Klepon Langsung Crot

Viral Klepon, Muncul Penampakan Mi Instan Rasa Klepon Langsung Crot

Jogja | Rabu, 22 Juli 2020 | 08:50 WIB

Klepon Disebut Jajanan Tidak Islami, Ferdinand Hutahaean: Lambang Kesabaran

Klepon Disebut Jajanan Tidak Islami, Ferdinand Hutahaean: Lambang Kesabaran

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 08:26 WIB

Soal Thermo Gun Merusak Otak, Gus Mus: Ahli Ekonomi, Bicara Ekonomi Saja

Soal Thermo Gun Merusak Otak, Gus Mus: Ahli Ekonomi, Bicara Ekonomi Saja

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 08:28 WIB

Terkini

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

×