Jokowi Curhat Tiap Hari 'Sarapan' Angka-angka

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 23 Juli 2020 | 12:42 WIB
Jokowi Curhat Tiap Hari 'Sarapan' Angka-angka
Sebagai ilustrasi: Presiden Joko Widodo (tengah) berpidato di sela acara pemberian bantuan modal kerja kepada pedagang kecil yang terdampak COVID-19 di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/7/2020). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku selalu memantau pergerakan angka termasuk angka konsumsi dan ekspor di Indonesia. Bahkan ia mengaku hampir setiap hari dirinya dijejali dengan "sarapan" angka-angka.

"Saya senang, setiap pagi saya dapat angka-angka, setiap pagi sarapannya angka. Kalau bapak ibu sarapannya nasi goreng atau roti saya sarapannya angka-angka setiap hari," ujar Jokowi saat Penyaluran Dana Bergulir Untuk Koperasi Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bersyukur konsumsi masyarakat saat ini meningkat. Hal tersebut karena adanya realisasi bantuan langsung tunai (BLT), BLT Desa, bansos tunai, bansos sembako yang berpengaruh pada daya beli masyarakat.

"Saya senang sudah ada angka-angka yang baik, konsusmsi sudah mulai terungkit naik artinya mungkin peredaran uang di bawah karena ada BLT desa, bansos tunai, bansos sembako itu akan sangat mempengaruhi daya beli dan konsusmsi rumah tangga, konsumsi masyarakat," kata Jokowi.

Kemudian Jokowi melihat aktivitas ekspor juga meningkat dibandingkan bulan Mei dan Juni 2020.

"Saya lihat aktivitas ekspor trennya naik dibanding Mei dan Juni, ini juga baik," ucap dia.

Karena itu Jokowi meminta semua pihak baik pelaku usaha maupun pelaku UMKM agar memanfaatkan momentum perbaikan ekonomi.

"Momentum-momentum ini jangan kita lewatkan, koperasi juga sama. Saya ingin indikator yang saya sampaikan diikuti gerakan koperasi secepat-cepatnya memberikan dorongan pinjaman kepada para pelaku usaha utamanya kepada pelaku UMKM," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Bicara Ekonomi Global: Tak Semakin Mudah, Tapi Makin Sulit

Jokowi Bicara Ekonomi Global: Tak Semakin Mudah, Tapi Makin Sulit

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2020 | 12:35 WIB

Presiden Jokowi Setiap Pagi Sarapan Angka, Bukan Nasi Goreng Atau Roti

Presiden Jokowi Setiap Pagi Sarapan Angka, Bukan Nasi Goreng Atau Roti

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2020 | 11:22 WIB

Menpora: Presiden Jokowi Restui Penggunaan Hambalang

Menpora: Presiden Jokowi Restui Penggunaan Hambalang

Sport | Rabu, 22 Juli 2020 | 22:09 WIB

Gibran Maju Pilkada Solo, Ruhut: Yang Ribut Itu Barisan Sakit Hati

Gibran Maju Pilkada Solo, Ruhut: Yang Ribut Itu Barisan Sakit Hati

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 20:17 WIB

Tugas dan Fungsi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang Dibubarkan Jokowi

Tugas dan Fungsi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang Dibubarkan Jokowi

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 10:08 WIB

Survei Charta Politika: Prabowo Menteri Kinerja Terbaik di Kabinet Jokowi

Survei Charta Politika: Prabowo Menteri Kinerja Terbaik di Kabinet Jokowi

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 17:28 WIB

CEK FAKTA: 3 Bulan Nikah, Istri Ceraikan Suami Karena Dukung Jokowi, Benar?

CEK FAKTA: 3 Bulan Nikah, Istri Ceraikan Suami Karena Dukung Jokowi, Benar?

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 18:49 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

×