Anies Sebut Corona Bertambah karena Tes Diperbanyak, Dedek Uki: Sesat Pikir

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Kamis, 23 Juli 2020 | 13:24 WIB
Anies Sebut Corona Bertambah karena Tes Diperbanyak, Dedek Uki: Sesat Pikir
Dedek Prayudi - (Instagram/@uki_dedek)

Suara.com - Eks politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi berkomentar soal kenaikan kasus virus corona di DKI Jakarta. Dedek menyentil pernyataan Anies yang menyebut bahwa kenaikan kasus disebabkan karena meningkatnya tes virus corona adalah sebuah klaim yang keliru.

Pria yang akrab disapa Uki itu lantas mengungkapkan bahwa bukan hanya Gubernur Anies saja, namun seluruh level pemerintahan baik pusat maupun daerah akan keliru jika menganggap bahwa kenaikan kasus virus corona disebabkan oleh semakin tinginya tingkat tes.

"Siapapun, pusat maupun daerah, kalau memakai alasan "tes yang diperbanyak" untuk membenarkan tingginya kenaikan kasus baru adalah sesat pikir," kata Dedek Prayudi seperti yang dikutip Suara.com, Kamis (23/7/2020).

Kendati demikian, Dedek mengapresiasi kinerja pemerintah DKI Jakarta yang mulai memperbanyak tes di wilayah Ibu Kota.

"Tes cuma alat untuk mendeteksi jumlah yang terinfeksi. Apresiasi naiknya jumlah tes, tapi masalahnya ada pada jumlah yang terinfeksi," sambung Dedek.

Cuitan Dedek Uki mengomentari rekor tambahan kasus corona di DKI Jakarta. (Twitter/@uki23)
Cuitan Dedek Uki mengomentari rekor tambahan kasus corona di DKI Jakarta. (Twitter/@uki23)

Gubernur DKI Anies Baswedan mengklaim bahwa rekor tambahan kasus baru virus corona disebabkan karena pihaknya memperbanyak tes kepada masyarakat.

Pada Selasa (21/7/2020) kemarin, angka penularan Covid-19 di DKI bahkan memecahkan rekor penambahan terbanyak dalam satu hari dengan 441 orang. Belakangan juga diketahui adanya klaster baru di Jakarta Barat karena acara tahlilan.

Anies mengaku bersyukur karena dengan angka kasus yang semakin banyak, berarti pihaknya sudah berhasil mengidentifikasi para pasien. Terlebih lagi orang-orang yang terpapar tapi tak memiliki gejala.

"Kami justru merasa bersyukur sekali bisa menemukan warga yang positif di saat mereka tidak menyadari," ujar Anies di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (22/7/2020).

baca juga

Dengan demikian, para pasien langsung bisa diisolasi mandiri dengan cepat. Penyebaran virus corona yang dialami pasien itu, kata Anies, langsung bisa diputus.

"Daripada mereka tidak tahu, pulang ke rumah, menularkan kepada orang tuanya dan menularkan ke lingkungannya," jelasnya.

Ia menyebut akhir-akhir angka presentase positif dibandingkan dengan jumlah tes atau positivity rate mengalami peningkatan. Namun ia menganggap kenaikan presentase ini sebagai bentuk upaya memutus mata rantai penularan corona.

"Jadi angka positivity rate ini kita lihat sebagai usaha menyelamatkan warga. Mudah-mudahan dengan kita lebih banyak, maka lebih cepat memutus mata rantai," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didesak Hentikan Masa PSBB Transisi, Anies: Kita Pantau Tiap Pekan

Didesak Hentikan Masa PSBB Transisi, Anies: Kita Pantau Tiap Pekan

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 22:36 WIB

Angka Kasus Corona DKI Pecah Rekor, Anies: Kami Justru Bersyukur

Angka Kasus Corona DKI Pecah Rekor, Anies: Kami Justru Bersyukur

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 16:38 WIB

29 Warga Positif Terjangkit, 2 RT di Grogol jadi Klaster Baru Corona

29 Warga Positif Terjangkit, 2 RT di Grogol jadi Klaster Baru Corona

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 15:34 WIB

Corona Harian Jakarta Pecah Rekor, Klaster Tahlilan Penyumbang Terbanyak

Corona Harian Jakarta Pecah Rekor, Klaster Tahlilan Penyumbang Terbanyak

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 12:48 WIB

Pria Tewas Mendadak di Halte TransJakarta Slipi, Sempat Pingsan saat Jalan

Pria Tewas Mendadak di Halte TransJakarta Slipi, Sempat Pingsan saat Jalan

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 17:58 WIB

Tes Corona Gratis, Ibu Hamil Surabaya Dapat Fasilitas Jemputan

Tes Corona Gratis, Ibu Hamil Surabaya Dapat Fasilitas Jemputan

Jatim | Selasa, 21 Juli 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×