Survei Sebut 40,9 Persen Warga Tak Percaya Data Corona, Ini Kata Moeldoko

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 23 Juli 2020 | 22:44 WIB
Survei Sebut 40,9 Persen Warga Tak Percaya Data Corona, Ini Kata Moeldoko
Kepala KSP Moeldoko. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menanggapi survei Charta Politika Indonesia yang menyatakan sebanyak 40,9 persen masyarakat Indonesia tidak percaya dengan data Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah.

Moeldoko menuturkan bahwa kenyatannya, banyak korban yang meningggal karena Covid-19.

"Saya pikir begini ya, kita itu kan melihat realita. Realitanya seperti korban yang meninggal itu kan tidak bisa dibohongi. Semua proses pemakaman bisa diikuti dan dimonitor," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Mantan Panglima TNI itu pun meminta masyarakat tidak membahas hal yang tidak penting. Menurutnya, yang harus diramaikan saat ini yakni meningkatkan kewaspadaan dan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan.
"Menurut saya, kita jangan hanya meramaikan dengan hal-hal seperti itu. Tapi yang perlu diramaikan adalah bagaimana meningkatkan kewaspadaan masyarakat, kesiapsiagaan masyarakat dalam merespon protokol itu agar tidak kendor. Jangan lagi diskusikan hal-hal yang seperti itu," ucap dia.

Karena itu, Moeldoko mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan tidak menganggap Covid-19 sudah selesai.

"Tetapi yang perlu kita angkat ke publik adalah bagaimana masyarakat tetap waspada agar tidak menganggap bahwa Covid-19 sudah selesai," katanya. 

Untuk diketahui, hasil Survei Charta Politika Indonesia menyatakan sebanyak 40,9 persen responden menyatakan tak percaya dengan data covid-19 yang dimiliki pemerintah. 

Kemudian sebanyak 56,1 persen responden mempercayai data tersebut. Ketidakpercayaan ini dinilai menjadi tantangan besar bagi pemerintah untuk melakukan penanganan Covid-19 dengan masyarakat.

Adapun survei dilakukan pada 6 Juli sampai 12 Juli 2020 melalui telepon terhadap 2.000 orang responden. 

baca juga

Margin of error dari survei ini kurang lebih 2,19 persen dengan pengecekan ulang terhadap 20 persen dari total responden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Menteri Berkinerja Terbaik Versi Survei, Gerindra Bersyukur

Prabowo Menteri Berkinerja Terbaik Versi Survei, Gerindra Bersyukur

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 14:09 WIB

Survei: Ridwan Kamil Jadi Kepala Daerah Terbaik di Masa Pandemi Covid-19

Survei: Ridwan Kamil Jadi Kepala Daerah Terbaik di Masa Pandemi Covid-19

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 19:39 WIB

Survei Charta Politika: Prabowo Menteri Kinerja Terbaik di Kabinet Jokowi

Survei Charta Politika: Prabowo Menteri Kinerja Terbaik di Kabinet Jokowi

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 17:28 WIB

Terkini

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke Level 5.439, Ini Saham-saham Big Banks Penopang

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke Level 5.439, Ini Saham-saham Big Banks Penopang

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Era Zero Click Mengancam Media, Audiens Dapat Informasi Tanpa Buka Situs Berita

Era Zero Click Mengancam Media, Audiens Dapat Informasi Tanpa Buka Situs Berita

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Komnas HAM Terima 2.700 Aduan Konflik Agraria, Bisakah BRAN yang Dipimpin Polisi Jadi Solusi?

Komnas HAM Terima 2.700 Aduan Konflik Agraria, Bisakah BRAN yang Dipimpin Polisi Jadi Solusi?

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Prabowo Tegaskan Tak Akan Buka Hutan Primer demi Kejar Target Pangan

Prabowo Tegaskan Tak Akan Buka Hutan Primer demi Kejar Target Pangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional

Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Kisah Teresa, Eks Pramugari Maskapai Raksasa Divonis Kanker Otak Ganas di Usia 31

Kisah Teresa, Eks Pramugari Maskapai Raksasa Divonis Kanker Otak Ganas di Usia 31

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Sinopsis Clayface, Soroti Sejarah Kelam dari Musuh Klasik Batman

Sinopsis Clayface, Soroti Sejarah Kelam dari Musuh Klasik Batman

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Lenovo Tingkatkan Komputasi Ducati, Simulasi Motor Balap Lebih Cepat hingga 50 Persen

Lenovo Tingkatkan Komputasi Ducati, Simulasi Motor Balap Lebih Cepat hingga 50 Persen

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:17 WIB

Kabur Usai Senggol Pemotor, Mobil Perwira TNI Dikejar dan Dirusak Massa di Lamongan

Kabur Usai Senggol Pemotor, Mobil Perwira TNI Dikejar dan Dirusak Massa di Lamongan

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis

Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:08 WIB

×