Cerita Keluarga Betapa Kejamnya Abdul Pukuli Anak Kandungnya Gegara Jemuran

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 24 Juli 2020 | 12:55 WIB
Cerita Keluarga Betapa Kejamnya Abdul Pukuli Anak Kandungnya Gegara Jemuran
Adik kandung pelaku ayah pukuli anak kandung di Pondok Kopi bercerita saat sang kakak memukuli anaknya gegara jemuran. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)

Suara.com - Seorang ayah, Abdul Mihrab (40) di Kawasan Pondok Kopi Ujung, Duren Sawit, Jakarta Timur, tega menganiaya anak kandungnya berinisial RRP (12) hingga berdarah-darah lantaran dipicu masalah jemuran. Adik kandung cerita detik-detik pelaku melakukan aksi kejinya tersebut.

Linda (29), adik kandung Abdul, menceritakan, peristiwa terjadi pada Rabu (22/7/2020) sekira pukul 15.15 WIB. Pada saat itu memang RRP disuruh untuk menjemur pakaian oleh ibu tirinya Ade Rohmah Widyaningsih (40).

"Karena jemur pakaian sudah penuh, saya sebagai tantenya menyuruh korban jemur pakai hanger. Nah setelah itu mungkin mamah tirinya dengar, langsung bilang ke korban 'kamu jangan suka ngejelekin mamah di depan tante'," kata Linda saat ditemui Suara.com di kediamannya, Jumat (24/7/2020).

Namun Linda menampik kalau korban menjelek-jelekan ibu tirinya. Ade justru malah tiba-tiba mengomeli si korban dan masuk ke dalam rumah kontrakannya.

"Tak lama sekitar 5 menit ayahnya keluar langsung panggil-panggil anaknya. Karena anaknya tahu mau dipukul dia enggak berani menghadap ayahnya. Dia masih di samping saya ketakutan. Ayahnya udah emosi akhirnya disamperin lah si korban langsung dijambak sambil diseret sekitar kurang lebih tujuh meter," ungkap Linda.

Sempat juga terjadi aksi saling tarik menarik antara Abdul dengan Linda yang berupaya menolong bocah malang berusia 12 tahun itu dari amukan ayahnya. Namun, Linda kalah tenaga, sang anak lari berlindung ke dalam rumah neneknya yang letaknya berdempetan dengan pelaku.

Namun, Abdul tetap mengejar lalu secara membabi buta memukuli korban dengan sendal jepit hingga mengakibatkan luka di bibir RRP. Aksi keji tersebut, kemudian direkam melalui video oleh Linda yang merasa kesal dengan perilaku kakak kandungnya tersebut.

"Udah saya rekam semua, HP saya kemudian mau diambil, saya juga kena pukulan. Malah diserang saya dengan dilempar bangku kayu hingga jidat saya luka," tuturnya.

Sementara di sisi lain, Linda mengungkapkan, Abdul memang kerap melakukan kekerasan terhadap anaknya. Aksi tersebut dilakukan semenjak pelaku menikah dengan istri sirinya.

baca juga

Kekinian Abdul sudah diamankan oleh aparat kepolisian Polres Metro Jakarta Timur. Sementara saat ini istri sirinya tak diketahui keberadaannya oleh keluarga.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian mengatakan, peristiwa tersebut bermula tatkala RRP disuruh ibu tirinya menjemur pakaian di sekitar rumah di kawasan Pondok Kopi Ujung, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (22/7).

Namun, RRP tidak menjemur pakaian di tempat seperti yang diminta oleh ibu tirinya.

"Tempat jemuran penuh disarankan oleh tantenya digantung di hanger," kata Arie di saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Timur, Kamis (23/7/2020).

Mengetahui RRP tidak menjemur pakaian seperti yang diperintahkan, sang ibu tiri lantas marah dan memaki-maki bocah perempuan berusia 12 tahun tersebut.

Sampai pada akhirnya, Abdul Mihrab mendengar dan tersulut emosi hingga tega menjambak dan memukul anak kandungnya itu dengan sandal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada di Gang Sempit, Ini Lokasi Bocah Dianiaya Ayah Kandung Gegara Jemuran

Ada di Gang Sempit, Ini Lokasi Bocah Dianiaya Ayah Kandung Gegara Jemuran

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 11:47 WIB

Anaknya Luka Parah Usai Dianiaya, Daniel Minta Pelaku Dihukum Berat

Anaknya Luka Parah Usai Dianiaya, Daniel Minta Pelaku Dihukum Berat

Jogja | Jum'at, 24 Juli 2020 | 09:47 WIB

Oknum DPRD Sumut Aniaya Polisi, Djarot: PDIP Tak Akan Beri Bantuan Hukum

Oknum DPRD Sumut Aniaya Polisi, Djarot: PDIP Tak Akan Beri Bantuan Hukum

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 00:18 WIB

Abdul Tega Aniaya Anak Kandung hingga Berdarah-darah Gegara Jemuran

Abdul Tega Aniaya Anak Kandung hingga Berdarah-darah Gegara Jemuran

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 19:21 WIB

Emosi Diolok-olok, Pria Sleman Hajar Bocah SD hingga Korban Pendarahan Otak

Emosi Diolok-olok, Pria Sleman Hajar Bocah SD hingga Korban Pendarahan Otak

Jogja | Kamis, 23 Juli 2020 | 18:50 WIB

Tak Becus Disuruh Ibu Tiri Jemur Pakaian, Anak Diseret lalu Digebuki Bapak

Tak Becus Disuruh Ibu Tiri Jemur Pakaian, Anak Diseret lalu Digebuki Bapak

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 17:37 WIB

Fitri Disiksa Suami karena Lauk Ikan Asin, Ketua RT: Ryan Sering Bertengkar

Fitri Disiksa Suami karena Lauk Ikan Asin, Ketua RT: Ryan Sering Bertengkar

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×