Ibu Hendak Melahirkan Seberangi Sungai Naik Panci, Bayinya Meninggal

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 25 Juli 2020 | 17:25 WIB
Ibu Hendak Melahirkan Seberangi Sungai Naik Panci, Bayinya Meninggal
Ilustrasi. [ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin]

Suara.com - Lantaran tak ada akses jalan dan jembatan, seorang ibu hamil di India terpaksa mengarungi sungai menaiki panci besar, untuk bisa mencapai rumah sakit yang jauhnya 15 km dari rumahnya.

Menyadur The Indian Express, Sabtu (25/7/2020), meski Lakshmi Yalam berhasil sampai ke rumah sakit, namun nyawa bayinya tak terselamatkan.

Suami Lakshmi, Harish Yalam, menyebut insiden yang terjadi ada 13 Juli ini merupakan sebuah kesalahan yang dilakukan oleh pihak tenaga medis.

"Kami harus membawa Lakshmi dengan panci berukuran besar, dengan tiang kayu di atasnya. Ambulans menemui kami di Gorla. Kami tiba di rumah sakit Bholpatnam jam 3 sore pada 13 Juli," ujar Harish menjelaskan insiden hari itu.

Menurutnya, bayinya akhirnya meninggal dunia adalah akibat dari petugas medis yang memilih untuk menunggu dokter memeriksa kondisi istrinya, alih-alih langsung mengambil tindakan.

Usai sampai di rumah sakit, Lakshmi disebutkan harus menunggu lagi untuk mendapatkan perawatan lantaran dokter jaga belum datang.

Ilustrasi bayi yang baru dilahirkan (Shutterstock).
Ilustrasi bayi yang baru dilahirkan (Shutterstock).

"Perawat shift sore terus mengunjungi ruangan, tetapi setiap kali kami meminta pembaruan, kami disuruh sabar. Pergantian shift sekitar jam 8 malam," katanya.

Ketika istrinya mulai menangis kesakitan, pria berusia 33 tahun ini lalu meminta petugas untuk memindahkan Lakshmi ke rumah sakit lain. Tapi mereka tak bisa membantu.

Sekitar pukul 21.00 malam, katanya, ketika tekanan darah Lakshmi mulai turun, perawat masuk. "Dia dalam kesulitan, tetapi mereka (perawat) mulai mendorong perutnya untuk menginduksi persalinan."

baca juga

Tetapi, mereka kemudian berhenti dan memutuskan untuk menunggu dokter jaga, yang baru datang dan membantu persalinan pada pukul 22.30 malam.

Akhirnya, Lakshmi melahirkan bayi yang telah meninggal dunia dalam kandungan.

"Dia (dokter Kishan) mengatakan seandainya ada penundaan setengah jam kita bisa kehilangan Lakshmi juga," kata Harish. Dia menambahkan warga setempat membutuhkan akses ke dokter yang lebih baik, "yang tidak lalai".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelewat Nakal, Ayah Sewa Preman untuk Bunuh Anak Kandungnya

Kelewat Nakal, Ayah Sewa Preman untuk Bunuh Anak Kandungnya

News | Sabtu, 25 Juli 2020 | 16:06 WIB

Keji! Balita Diperkosa dan Dibunuh, Mayatnya Dibuang ke Danau

Keji! Balita Diperkosa dan Dibunuh, Mayatnya Dibuang ke Danau

News | Sabtu, 25 Juli 2020 | 13:24 WIB

Kangen Istri, Pria Gambar Hati Pakai Daun Kering Mendadak Viral

Kangen Istri, Pria Gambar Hati Pakai Daun Kering Mendadak Viral

News | Sabtu, 25 Juli 2020 | 11:22 WIB

Terkini

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:00 WIB

×