Khotbah Hari Arafah Diterjemahkan ke 10 Bahasa, Termasuk Melayu dan China

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 26 Juli 2020 | 15:30 WIB
Khotbah Hari Arafah Diterjemahkan ke 10 Bahasa, Termasuk Melayu dan China
Jamaah haji dari berbagai penjuru dunia berkumpul di bukit Arafah, Arab Saudi, untuk melaksanakan puncak ibadah haji wukuf. (AFP)

Suara.com - Khotbah Hari Arafah saat pelakasaan ibadah haji tahun 2020 akan diterjemahkan ke dalam 10 bahasa sebagai salah satu upaya untuk lebih jelas menyampaikan pesan perdamaian islam ke seluruh dunia.

Menyadur Saudi Gazzete, Minggu (26/7/2020), Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, kepala Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai salah satu upaya untuk menyampaikan pesan perdamaian islam kepada ke seluruh dunia.

Sheikh Sudais mengatakan bahwa ia sudah menambah jumlah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan khotbah pada Hari Arafah dari lima menjadi 10 bahasa.

Khotbah di Hari Arafah tahun ini akan disampaikan dalam 10 bahasa, yaitu Inggris, Melayu, Urdu, Persia, Prancis, Cina, Turki, Rusia, Hausa dan Bengali.

Khotbah tersebut juga dapat didengarkan melalui aplikasi khotbah Arafat dan juga pada platform Manarat Al-Haramain.

Sehikh Sudais juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut adalah yang terbesar di dunia dan Kerajaan Arab Saudi siap untuk melakukannya selama tiga tahun ke depan.

Pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 ini sedikit berbeda karena dunia sedang dalam 'serangan' virus corona. Pemerintah Arab Saudi sangat membatasi jumlah jemaah haji yang diperbolehkan hadir.

Kerajaan Arab Saudi mengatakan bahwa 70 persen jemaah yang diizinkan untuk berpartisipasi tahun ini berasal dari warga asing di Arab Saudi sementara 30 persen sisanya akan menjadi jatah warga negara Saudi.

Ilustrasi haji. [shutterstock]
Ilustrasi ibadah haji di Arab Saudi. [shutterstock]

Jemaah dari warga negara Arab Saudi akan dipilih dari petugas kesehatan dan personel keamanan yang dinyatakan bebas dari virus corona.

baca juga

Warga asing di Arab Saudi yang ingin berpartisipasi harus berusia antara 20-50 tahun, dan yang belum pernah melaksanakan ibadah haji sebelumnya.

Arab Saudi juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari pengetesan Covid-19 sebelum berangkat dan selesai melaksanakan ibadah.

Para jemaah juga harus melaksanakan karantina selama 14 hari sebelum melaksanakan ibadah haji.

Dikutip dari Al Arabiya, jemaah haji hanya dapat minum air suci dari sumur Zamzam yang dikemas dalam botol plastik.

Selain itu, batu kerikil untuk lempar jumrah yang biasanya diambil sendiri oleh jemaah, sudah disediakan dalam bungkusan plastik dan sudah disterilkan sebelumnya. Para jemaah juga harus membawa alas ibadah atau sajadah sendiri.

Pihak berwenang mengatakan siapa pun yang berpartisipasi pada ibadah haji tidak akan diizinkan menyentuh Ka'bah. Jemaah juga harus mengenakan masker, menjaga jarak selama salat dan tidur di tenda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Polisi Naik Unta di Jalan Tol, Ternyata Ini Penyebabnya

Heboh Polisi Naik Unta di Jalan Tol, Ternyata Ini Penyebabnya

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 13:31 WIB

Arab Saudi Tutup Masjidil Haram Saat Idul Adha

Arab Saudi Tutup Masjidil Haram Saat Idul Adha

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 23:26 WIB

Pria Ini Ditemukan Meninggal dalam Posisi Salat di Padang Pasir yang Tandus

Pria Ini Ditemukan Meninggal dalam Posisi Salat di Padang Pasir yang Tandus

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 15:47 WIB

Terkini

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:44 WIB

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 22:39 WIB

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 22:37 WIB

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Sumbar | Kamis, 17 September 2026 | 22:30 WIB

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 22:26 WIB

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:25 WIB

×