Bentrok Antarwarga, Satu Pelajar SMK Kedapatan Gunakan Senjata Api Rakitan

Chandra Iswinarno

Minggu, 26 Juli 2020 | 16:40 WIB
Bentrok Antarwarga, Satu Pelajar SMK Kedapatan Gunakan Senjata Api Rakitan
Ilustrasi bentrokan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pelajar Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) berinisial AB (17) terpaksa berurusan dengan polisi, lantaran kedapatan menggunakan senjata api rakitan khas Kota Palopo, Sulawesi Selatan bernama papporo yang memicu terjadi bentrok antar warga.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar Komisaris Polisi Agus Heru mengemukakan, bentrokan tersebut terjadi di Jalan Kandea, Kota Makassar pada Minggu (26/7/2020) pukul 04.40 WITA pagi.

"Sehubungan dengan riak-riak pemicu terjadinya gesekan antar warga," kata Agus kepada Suara, Minggu (26/7/2020).

Agus menjelaskan, permasalahan tersebut berawal dari pria bernama Zulkarnain, pemilik papporo, yang menyuruh AB untuk meledakkan senjata api rakitan tersebut di pinggir kanal samping Pos Yandu, Jalan Kandea, Makassar pada pukul 00.30 WITA.

AB menyanggupi permintaan Zulkarnain. Dia kemudian meledakkan senjata api rakitan itu sebanyak tiga kali dengan cara menuangkan spiritus.

Alhasil, suara ledakan keras pun terdengar hingga kemana-mana. Sehingga, membuat warga sekitar yang tengah beristirahat terbangun.

"Seorang ibu menegur Zulkarnain dan AB. Dia bilang jangan bunyikan papporo tengah malam karena ada anak kecilku," kata Agus.

Permasalahan rupanya tak sampai di situ, warga lainnya bernama Co'nang yang merasa terganggu dengan tingkah Zulkarnain dan AB, mendatangi lokasi kejadian.

"Menurut informasi warga, dirinya ikut menegur dan memukul Zul selaku pemilik papporo," kata dia.

baca juga

Situasi kemudian berubah memanas. Warga Baraya dan Warga Kandea bersitegang, hingga bentrokan pun tak dapat dielakkan.

Beruntung dari kejadian ini, polisi tiba tepat waktu. Sehingga, tidak ada warga yang mengalami luka-luka akibat bentrok.

Ada tiga orang yang ditangkap dari kejadian ini, dua di antaranya adalah TD dan II, Warga Kandea yang kedapatan membawa gerobak berisi batu.

"Untuk dipersiapkan melempar jika terjadi pecah antara Kandea dan Baraya. AB juga karena membunyikan papporo, sehingga menggangu Kamtibmas dan terjadinya pemukulan dapat memancing situasi," katanya.

Kontributor : Muhammad Aidil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentrok Ormas vs Debt Collector di Tigaraksa, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Bentrok Ormas vs Debt Collector di Tigaraksa, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Banten | Jum'at, 24 Juli 2020 | 17:56 WIB

Demonstrasi Mahasiswa Tolak RUU Omnibus Law di Gresik Berujung Bentrok

Demonstrasi Mahasiswa Tolak RUU Omnibus Law di Gresik Berujung Bentrok

Video | Jum'at, 17 Juli 2020 | 10:59 WIB

Kelompok XTC dan Brigez Bentrok Lagi di Bandung, 6 Orang Ditangkap Polisi

Kelompok XTC dan Brigez Bentrok Lagi di Bandung, 6 Orang Ditangkap Polisi

Jabar | Minggu, 28 Juni 2020 | 11:28 WIB

Terkini

Bikin Persib Bandung Frustrasi, Angga Saputro Cs Dapat Acungan Jempol Pelatih MU

Bikin Persib Bandung Frustrasi, Angga Saputro Cs Dapat Acungan Jempol Pelatih MU

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Karhutla Picu 333 Ribu Kasus ISPA! 75 Ribu di Antaranya Serang Anak di Bawah 5 Tahun

Karhutla Picu 333 Ribu Kasus ISPA! 75 Ribu di Antaranya Serang Anak di Bawah 5 Tahun

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Huawei Andalkan Sensor 200 MP dan AI untuk Fotografi di nova 16s Pro

Huawei Andalkan Sensor 200 MP dan AI untuk Fotografi di nova 16s Pro

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Terlalu Sempurna untuk Menjadi Nyata: Cerita AI yang Rusak Kepercayaan Warga Threads

Terlalu Sempurna untuk Menjadi Nyata: Cerita AI yang Rusak Kepercayaan Warga Threads

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Adik Mitchell Baker Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia U-20, Sebelumnya Bela Hong Kong

Adik Mitchell Baker Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia U-20, Sebelumnya Bela Hong Kong

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rilis Trailer, Film The Apothecary Diaries Gaet Kenshi Yonezu Isi Lagu Tema

Rilis Trailer, Film The Apothecary Diaries Gaet Kenshi Yonezu Isi Lagu Tema

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Kolaborasi Natasha Surya dan Byte Project Hadirkan Namoe Market di PIK Avenue

Kolaborasi Natasha Surya dan Byte Project Hadirkan Namoe Market di PIK Avenue

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Surat Panggilan Polisi Cacat Formil! Dandhy Tolak Penuhi Pemeriksaan Kasus Film Pesta Babi

Surat Panggilan Polisi Cacat Formil! Dandhy Tolak Penuhi Pemeriksaan Kasus Film Pesta Babi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Jadwal Super League Pekan ke-7 Menyajikan Laga Sengit Persib Hingga Derbi Suramadu

Jadwal Super League Pekan ke-7 Menyajikan Laga Sengit Persib Hingga Derbi Suramadu

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Rekam Jejak Wakil Bupati Indramayu, Pasangan Lucky Hakim Ditahan Kasus Korupsi Rp18,7 Miliar

Rekam Jejak Wakil Bupati Indramayu, Pasangan Lucky Hakim Ditahan Kasus Korupsi Rp18,7 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:02 WIB

×