Lawan Obesitas, Inggris Akan Batasi Iklan Makanan Cepat Saji

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 26 Juli 2020 | 21:10 WIB
Lawan Obesitas, Inggris Akan Batasi Iklan Makanan Cepat Saji
Ilustrasi makanan cepat saji. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Guna menekan angka obesitas yang tinggi, pemerintah Inggris akan membatasi penayangan iklan makanan cepat saji.

Menyadur Independent, upaya tersebut termasuk dalam langkah pembatasan penjualan makanan tidak sehat di Inggris yang akan dilancarkan mulai pekan depan.

Dalam rencana yang dijelaskan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kepada Financial Times, langkah pembatasan mencakup larangan iklan makanan cepat saji sebelum pukul 21.00 malam di televisi.

Ditambah dengan pembatasan promosi supermarket dan adanya pengenalan jumlah kalori pada menu restoran dan takeaway.

Johnson menggambarkan makanan tidak sehat sebagai "pajak dosa" masa lalu, dan merilis ulasan tentang praktek mengurangi makanan cepat saji cukup manjur untuk mengurangi kelebihan berat badan.

Ilustrasi makanan cepat saji mengandung tinggi lemak. (Shutterstock)
Ilustrasi makanan cepat saji mengandung tinggi lemak. (Shutterstock)

Kendati demikian, ia mengatakan Inggris akan harus melewati upaya yang tak mudah untuk mengatasi masalah obesitas di negara ini.

Obesitas dianggap sebagai faktor kunci dalam parahnya wabah virus corona di Inggris.

Perdana menteri mengatakan dirinya memutuskan untuk melakukan diet setelah menyimpulkan berat badan cukup berpengaruh saat ia dirawat akibat terinfeksi Covid-19 pada April lalu.

Awal Juli ini, lebih dari 30 asosiasi kesehatan dsan medis telah menandatangani surat yang mendesak Johnson untuk melarang iklan makanan cepat saji tayang sebelum jam 9 malam.

baca juga

Namun, gagasan ini masih ditentang oleh para produsen makanan, biro iklan, dan penyiar.

"Buktinya cukup lemah yang menunjukkan adanya hubungan langsung antara tingkat iklan dan obesitas," ujar Stephen Woodford, kepala eksekutif Asosiasi Periklanan kepada Times Radio.

"Saya pikir itu cukup mudah dengan cara memastikan sesuatu yang paling terlihat untuk dikurangi dan dibatasi. (Iklan makanan cepat saji) sudah dibatasi dan pembatasan lebih lanjut tidak akan berhasil," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS dan Inggris Tuding Rusia Tembakkan Senjata dari Satelit Luar Angkasa

AS dan Inggris Tuding Rusia Tembakkan Senjata dari Satelit Luar Angkasa

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 13:18 WIB

Pasangan Ini Namai Anaknya 'Iblis', Dikecam Pemerintah Kabupaten

Pasangan Ini Namai Anaknya 'Iblis', Dikecam Pemerintah Kabupaten

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 12:23 WIB

Ini Cara Mengolah Makanan Cepat Saji Dengan Rumus ABCDE Selama di Rumah Aja

Ini Cara Mengolah Makanan Cepat Saji Dengan Rumus ABCDE Selama di Rumah Aja

Lifestyle | Rabu, 08 April 2020 | 10:54 WIB

Terkini

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:18 WIB

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:17 WIB

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:09 WIB

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×