Bantu Seekor Burung, Satu Desa Rela Hidup dalam Kegelapan Selama 35 Hari

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Senin, 27 Juli 2020 | 21:47 WIB
Bantu Seekor Burung, Satu Desa Rela Hidup dalam Kegelapan Selama 35 Hari
Ilustrasi Burung Murai India. (Pixabay/sarangib)

Suara.com - Penduduk di sebuah desa di India kompak tidak menyalakan lampu-lampu jalan selama lebih dari 35 hari demi menyelamatkan seekor burung dan keluarganya.

Menyadur Gulf News, Senin (27/7/2020), warga desa Pothakudi di distrik Sivagangai, Tamil Nadu, memutuskan melalui satu bulan lebih tanpa cahaya saat malam hari untuk membantu burung murai India menetaskan telurnya.

Hal ini dilakukan karena burung ini terancam punah, karenanya penduduk desa berupaya sebaik mungkin untuk membuatnya bisa berkembang biak.

Ide penyelematan ini dicetuskan oleh salag seorang siswa di kampung tersebut yang bernama A Karuppuraja.

Awalnya, siswa berusia 20 tahun ini melihat burung murai meletakkan telurnya di sebuah tombol saklar yang menghubungkan listrik di desanya.

Ilustrasi telur burung. (Pixabay/dennisflarsen)
Ilustrasi telur burung. (Pixabay/dennisflarsen)

Dari situ, ia lantas menggerakkan warga desa untuk membantu menyelamatkan dengan tak menggunakan listrik yang terhubung ke kotak saklar agar telur-telur dapat menetas.

"Hampir 100 keluarga ada di wilayah ini, dan kami menggunakan sekitar tiga puluh lampu jalan di sini. Suatu hari, ketika kami melewati kotak saklar, kami melihat ada seekor burung meletakkan tiga telurnya," ujar Karuppuraja.

"Kami segera mengambil foto mereka dan memposting di grup WhatApp desa kami, meminta orang-orang utnuk bekerja sama dan tidak menggunakan listrik yang terhubung ke kotak saklar sehingga telur menetas dan burung itu hidup," sambungnya.

Karena semua lampu jalan terhubung ke saklar tersebut, warga desa memutus kabel listrik dan mematikan lampu jalan selama hampir 35 hari.

Murai India merupakan spesies yang terancam punah dan sering ditemukan di Bhutan, Bangladesh, Pakistan, India, dan Sri Lanka.

Mereka hidup dekat pemukiman warga dan seringkali bertengger di atap rumah. Adapun musim kawin burung ini adalah Desember hingga September, dan bervariasi sesuai dengan wilayah dan waktu musim hujan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seekor Kambing Ditangkap Polisi karena Tidak Pakai Masker

Seekor Kambing Ditangkap Polisi karena Tidak Pakai Masker

News | Senin, 27 Juli 2020 | 13:58 WIB

Umat Hindu di India Lakukan Pemujaan Kepada Dewa Ular

Umat Hindu di India Lakukan Pemujaan Kepada Dewa Ular

Foto | Sabtu, 25 Juli 2020 | 17:02 WIB

Unik, Burung Andean Condor Bisa Terbang Tanpa Kepakkan Sayap Sejauh 172 Km

Unik, Burung Andean Condor Bisa Terbang Tanpa Kepakkan Sayap Sejauh 172 Km

Tekno | Kamis, 23 Juli 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:34 WIB

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB