Temukan Bayi Kelalawar di Sup, Satu Keluarga di Wuhan Langsung Tes Covid-19

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 29 Juli 2020 | 08:49 WIB
Temukan Bayi Kelalawar di Sup, Satu Keluarga di Wuhan Langsung Tes Covid-19
Ilustrasi kelelawar (Shutterstock)

Suara.com - Satu keluarga langsung memeriksakan diri ke rumah sakit setelah menemukan bayi kelelawar di sepanci sup babi yang dibeli dari sebuah restoran.

Menyadur Gulf News, satu keluarga asal China dengan nama marga Chen, membeli sepanci sup babi beku dari sebuah restoran di dekat rumahnya di Wuhan, provinsi Hubei pada 10 Juli.

Ayahnya sudah memakan kaldu separuhnya tetapi tidak menemukan sesuatu yang tidak biasa, kata putranya, Tuan Chen, kepada Hubei Television.

Mereka terkejut menemukan kelelawar mati dalam makanannya saat mereka berencana untuk memakannya bersama pada hari ketiga setelah mereka membelinya.

"Saya akan memanaskan ulang sup dan saya mengambil sesuatu benda yang berwarna hitam. Ternyata itu adalah bayi kelelawar kecil." ujar Tuan Chen.

Ilustrasi kelelawar. [Kelelawar].
Ilustrasi kelelawar. [Kelelawar].

Ibu Tuan Chen mengatakan bahwa dia awalnya mengira benda asing itu adalah jenis rempah yang digunakan untuk memasak sup.

"Aku memeriksanya dengan sumpit dan aku melihat sayap dan telinganya. Bahkan masih memiliki bulu," kata wanita itu kepada wartawan.

Keluarga tersebut kemudian melaporkan temuannya ke pihak restoran untuk diperiksa. Keluarga Chen merasa jijik untuk pergi ke restoran tempat mereka memesan sup setelah menemukan bayi kelelawar tersebut.

Rumah makan menawarkan untuk mengembalikan biaya secara penuh kepada keluarga Chen. Ketika dimintai keterangan oleh media lokal, pemilik restoran tersebut menyangkal bahwa kelelawar masuk ke sup saat mereka membuatnya.

baca juga

"Kelelawar biasanya aktif pada malam hari, tetapi kami membuat sup pada siang hari. Kami segera menutup pot setelah selesai dan menaruhnya di lemari es. Kami tidak pernah meninggalkannya di luar." ujar pemilik restoran.

Pemilik bisnis mengklaim bahwa mamalia hitam tersebut terbang ke sup ketika keluarga Chen hendak memanaskan sup.

Menurut seorang pejabat setempat, pihak berwenang setempat melakukan penyelidikan terhadap masalah tersebut setelah menerima laporan dari pihak keluarga. Tetapi mereka tidak dapat mengidentifikasi kapan dan bagaimana bayi kelelawar tersebut masuk ke sup seperti yang ditemukan oleh keluarga Chen.

Setelah menemukan bayi kelelawar tersebut, keluarga Chen langsung melakukan tes asam nukleat. Untungnya, hasilnya semua menunjukkan negatif Covid-19.

Meskipun tidak ada yang tampaknya bertanggung jawab atas insiden itu, produsen sup mengatakan bahwa mereka bersedia membayar keluarga 2.000 yuan (Rp 4,1 juta) sebagai kompensasi.

Berita itu muncul ketika para ilmuwan masih mengungkap sumber pandemi virus corona, yang telah menewaskan sedikitnya 623.000 orang di seluruh dunia. Para ahli menyarankan bahwa virus itu telah menular ke manusia dari hewan liar, salah satunya kelelawar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Tiga Vaksin Dari Negara Berbeda Diuji Coba, RK: China Paling Progresif

Ada Tiga Vaksin Dari Negara Berbeda Diuji Coba, RK: China Paling Progresif

Jabar | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:36 WIB

Jokowi: Semua Harus Tahu, China-Amerika Semakin Memanas

Jokowi: Semua Harus Tahu, China-Amerika Semakin Memanas

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 14:55 WIB

Geger! Warga Singapura Mengaku Memata-matai AS Untuk China

Geger! Warga Singapura Mengaku Memata-matai AS Untuk China

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 10:50 WIB

Terkini

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf

Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!

Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!

Bri | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×