Anak Kucing Diperkosa Sekelompok Remaja hingga Tewas, Publik Geram

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 29 Juli 2020 | 18:55 WIB
Anak Kucing Diperkosa Sekelompok Remaja hingga Tewas, Publik Geram
Ilustrasi anak kucing. (Shutterstock)

Suara.com - Bernasib malang, seekor anak kucing di Pakistan mati seusai disebetubuhi oleh sekelompok remaja.

Menyadur Gulf News, Rabu (29/7/2020), insiden yang terjadi di kota Lahore ini memicu kemarahan pengguna media sosial di Pakistan.

Kondisi si kucing kecil ini pertama kali disebarkan ke publik oleh Kelompok Penyelamatan dan Penampungan Hewan JFK Pakistan (@jfkanimalrescueandshelter) pada Minggu (26/7) lalu.

Dalam postingan Facebook tersebut, disebutkan anak kucing itu merupakan peliharaan sebuah keluarga di Lahore.

Suatu hari, anak laki-laki dari keluarga tersebut dengan mengajak teman-temannya, menyetubuhi si kucing secara bergilir.

Apa yang dilakukan oleh remaja berusia 15 tahun dan teman-temannya itu membuat sang kucing terluka parah hingga mati.

Ilustrasi kucing [suara.com/Meg Phillips]
Ilustrasi anak kucing [suara.com/Meg Phillips]

Sekelompok remaja itu disebutkan membuang bangkai kucing malang tersebut di tempat sampah terdekat.

Kelompok JFK juga membagikan pernyataan dokter hewan yang mengonfirmasi bahwa kucing tersebut memang dilecehkan secara seksual.

Kasus pelecehan ini, menurut kelompok perlindungan hewan JFK, merupakan kasus pelecehan terhadap hewan yang kelima dalam beberapa waktu terakhir.

Unggahan ini juga menyertakan seorang komentar dari orang tua terduga pelaku. Ia mengatakan, "Anak saya tidak melakukan ini. Seseorang dari jalan pasti yang melakukannya."

Penampungan hewan mengutuk tindakan keji ini dan menuntut agar semua pelaku diadili.

Postingan nasib anak kucing ini pun langsung jadi perbincangan di media sosial. Para netizen yang geram menuntut tindakan terhadap pelaku.

Anak laki-laki ini harus ditangani, karena Anda punya pemerkosa di masa depan. Saya menderita migrain parah dan saya tidak bisa tidur karena ini. #LahoreKitten," cuit pengguna twitter @Madam_Mosale.

Sementara netizen lain. sambil menandai petinggi polisi di Punjab dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, menulis, "di Lahore, seekor anak kucing berulang kali diperkosa oleh beberapa bocah laki-laki berusia 15 tahun hingga organ-organnya rusak."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Masih Hidup, Anak Kucing Menyisakan Makanan untuk Saudaranya

Dikira Masih Hidup, Anak Kucing Menyisakan Makanan untuk Saudaranya

News | Senin, 27 Juli 2020 | 15:03 WIB

Kocak, Anak Kucing Tertangkap Basah Curi Uang Segepok

Kocak, Anak Kucing Tertangkap Basah Curi Uang Segepok

Video | Sabtu, 25 Juli 2020 | 07:00 WIB

Viral Video Anak Kucing dibakar Hidup-hidup, Netizen: Cari Pelakunya!

Viral Video Anak Kucing dibakar Hidup-hidup, Netizen: Cari Pelakunya!

Jogja | Senin, 20 Juli 2020 | 13:02 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB