Sopir Bus Dihantam Tongkat Bisbol Karena Ingatkan Penumpang Pakai Masker

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 29 Juli 2020 | 22:37 WIB
Sopir Bus Dihantam Tongkat Bisbol Karena Ingatkan Penumpang Pakai Masker
Ilustrasi sopir bus. (Pixabay)

Suara.com - Seorang sopir bus di San Fransisco dihantam dengan tongkat bisbol oleh tiga pemuda saat bekerja karena berusaha mengingatkan penumpang untuk memakai masker.

Menyadur The Guardian pada Rabu (29/07/2020), pria yang identitasnya dirahasiakan ini tak hanya mengalami kekerasan fisik tapi juga menerima pelecehan rasis.

Sopir itu berulang kali mengingatkan para penumpang untuk mengenakan maseker, tetapi setiap kali dia mulai mengemudi lagi, mereka kembali melepas masker.

"Sulit menjadi sopir bus saat ini, terutama menjadi pengemudi Asia," katanya sembari meminta namanya tidak dipublikasikan untuk alasan privasi.

Ilustrasi Bus. (Pixabay/Free-photos)
Ilustrasi Bus. (Pixabay/Free-photos)

Sopir itu lantas menghentikan bus dan mengatakan akan membawanya keluar. Pemuda ini turun dari bus, tapi sopir melihat salah satu dari mereka membuka panel di luar bus.

Ketika dia keluar dari bus untuk menghadapi situasi, remaja yang diperkirakan berusia sekitar 17 tahun itu meludahi wajahnya dan memukulnya dua kali dengan miniatur tongkat bisbol yang dibawa di ranselnya.

Sopir bus lantas merebut tongkat bisbol dan menampar wajah pemuda itu dua kali dan sebelum melarikan diri. "Ini pelecehan verbal konstan dari penumpang sepanjang hari," kata pria yang bekerja untuk kota selama dua tahun ini.

Serangan ini membuat tulang jari sang sopir patah dan ia mengalami tekanan mental yang lebih besar. "Aku terus berpikir pada diriku sendiri, tongkat bisbol yang dia tarik dari ranselnya dengan mudah bisa menjadi pistol."

Ilustrasi bus wisata di Paris. (Pixabay/Tom Wieden)
Ilustrasi bus di Paris. (Pixabay/Tom Wieden)

"Kita harus menegakkan aturan masker ini tapi penumpang tak suka diberi tahu apa yang harus dilakukan. Hal ini menambah banyak tekanan pada pekerjaanku setiap hari," lanjut sopir tersebut.

baca juga

Seorang juru bicara untuk departemen kepolisian San Francisco sedang menyelidiki insiden itu, tapi belum ada penangkapan yang dikonfirmasi.

Sekitar dua bulan lalu, katanya, pasangan Asia yang lebih tua di busnya dengan sopan meminta beberapa penumpang lain untuk mengenakan topeng mereka, kata pengemudi itu.

Penumpang muda memanggil pasangan 'Chinamen' dan mengatakan pada mereka untuk tutup mulut dan kembali ke tempat asalnya. "Kaulah alasan kami menderita penyakit ini", kenang sopir itu.

Sejak awal pandemi, sopir bus di Amerika kerap jadi bahan amukan penumpang karena menyarankan aturan kesehatan masyarakat tentang jarak sosial dan memakai masker.

Ilustrasi bus. (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
Ilustrasi bus. (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Dalam sebulan terakhir, sopir bus di San Francisco, New York City dan di Lubbock, Texas jadi korban serangan karena menyuruh penumpangnya memakai masker. Ada sopir bus yang dipukul dengan papan kayu dan dibiarkan berdarah.

Seorang sopir bus New York City mengalami luka di dekat matanya karena serangan penumpang di bulan Juli. Di Perancis, seorang sopir tewas setelah pemukulan brutal pada awal Juli.

Pengemudi bus dan pekerja transit lainnya di seluruh AS juga mengalami pelecehan lain seperti diludahi dan diancam ketika menegakkan pedoman keselamatan.

Di Detroit, Michigan, sopir bus Jason Hargrove meninggal karena virus corona kurang dari dua minggu setelah dia memposting video Facebook emosional tentang penumpang yang batuk di bus tanpa menutup mulutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih dari 900 Perempuan di Peru Hilang Selama Pandemi Virus Corona

Lebih dari 900 Perempuan di Peru Hilang Selama Pandemi Virus Corona

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 08:50 WIB

Viral! Ogah Diberi Sanksi, Sopir Ojol Tak Bermasker Marahi Satpol PP Wanita

Viral! Ogah Diberi Sanksi, Sopir Ojol Tak Bermasker Marahi Satpol PP Wanita

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 14:46 WIB

Perkosa Anjing, Pria Ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Perkosa Anjing, Pria Ini Akhirnya Ditangkap Polisi

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 09:11 WIB

Terkini

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

×