Lebih dari 900 Perempuan di Peru Hilang Selama Pandemi Virus Corona

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 29 Juli 2020 | 08:50 WIB
Lebih dari 900 Perempuan di Peru Hilang Selama Pandemi Virus Corona
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Otoritas berwenang di Peru melaporkan lebih dari 900 perempuan hilang, dikhawatirkan tewas, sejak wabah virus corona di negara ini dimulai.

Menyadur Channel News Asia, negara berpenduduk 33 juta orang ini telah lama memiliki tingkat kasus kekerasan dalam rumah tangga yang tinggi.

Tingkat permasalahan rumah tangga di Peru semakin diperburuk dengan pandemi virus corona yang membawa dampak krisis kesehatan dan ekonomi.

Kepala bidang hak-hak perempuan Ombudsman Peru, Eliana Revollar mengatakan wabah Covid-19 dan kuncian, semakin membahayakan posisi perempuan khususnya di lingkup rumah tangga.

"Selama penguncian, dari 16 Maret hingga 30 Juni, 915 perempuan di Peru dilaporkan hilang, dan dikhawatirkan meninggal dunia," ujar Revollar.

Sebelum pandemi Covid-19, lima perempuan dilaporkan hilang di negara ini setiap harinya. Sedangkan sejak lockdown, jumlahnya melonjak menjadi delapan per hari.

Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)

Revollar menyebut situasi di Peru suram karena kurangnya daftar orang hilang, membuat pihak berwenang sulit untuk melakukan pelacakan.

Dari sini, ia akan mendesak oembautan daftar orang hilang secara nasional.

Sementara, sejumlah kelompok hak asasi manusia dan LSM di Peru mengatakan polisi seringkali kurang kooperatif terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga.

baca juga

Disebutkan, polisi terkadang menolak untuk menyelidiki kasus kekerasan menyalahkan korban, hingga menyebut orang hilang telah meninggalkan rumah secara sukarela.

Kementerian Perempuan Peru mencatatkan ada 166 pembunuhan terhadap perempuan di negara ini tahun lalu, dan kurang dari 30 ribu laporan terkait kekerasan dalam rumah tangga.

Hingga kini, ada lebih dari 384.000 kasus virus corona di Peru, dengan 18.229 kematian. Negara ini menjadi negara yang paling terpukul pandemi di Amerika Latin, menyusul Brasil dan Meksiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Ternyata Berpengaruh Terhadap Risiko Bunuh Diri di AS

Pandemi Covid-19 Ternyata Berpengaruh Terhadap Risiko Bunuh Diri di AS

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 17:04 WIB

Satgas Covid-19: Media Kerap Bandingkan Data Indonesia dan Negara Lain

Satgas Covid-19: Media Kerap Bandingkan Data Indonesia dan Negara Lain

News | Senin, 27 Juli 2020 | 17:49 WIB

Kasus Covid-19 Baru di Kanada Didominiasi Orang Dewasa Muda

Kasus Covid-19 Baru di Kanada Didominiasi Orang Dewasa Muda

News | Senin, 27 Juli 2020 | 19:56 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×