Harimau Muncul Pertama Kalinya Selama 4 Tahun, Konservasi Thailand Gembira

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 29 Juli 2020 | 22:38 WIB
Harimau Muncul Pertama Kalinya Selama 4 Tahun, Konservasi Thailand Gembira
Ilustrasi harimau. (Shutterstock)

Suara.com - Untuk pertama kalinya dalam empat tahun, rombongan harimau tertangkap kamera tengah berjalan di sebuah hutan di Thailand barat. Hal ini menjadi kabar baik bagi pihak konservasi di negeri gajah putih.

Menyadur Channel News Asia, kemunculan tiga harimau tersebut meningkatkan harapan atas upaya pelestarian hewan loreng ini di Thailand.

Video dan foto-foto menunjukkan tiga harimau jantan berkeliaran di hutan tersebut pada malam hari. Salah satu diantaranya, mengintip ke lensa kamera.

"Kami sangat gembira dengan penemuan ini," ujar Kritsana Kaewplang, direktur negara untuk kelompok konservasi Panthera di Thailand.

Diperkirakan, sekitar 160 harimau Indochina yang tersisa di seantero Thailand. Jenis ini juga ditemukan di Myanmar, Laoos, Vietnam, Kamboja, China barat daya.

Kritsana menyebut kemunculan itu berarti Thailand berada di jalur yang benar dalam upaya melestarikan harimau dan mangsanya.

Ilustrasi harimau Sumatera. [Shutterstock/Vladimir Wrangel]
Ilustrasi harimau Sumatera. [Shutterstock/Vladimir Wrangel]

"Langkah penting berikutnya bagi kami adalah kami harus mencoba dan membuat rute penghubung dari setiap kawasan hutan yang mengakomodasi mereka, agar harimau dapat berkeliaran dengan aman," sambungnya.

Database populasi harimau Thailand menunjukkan dua harimau tersebut telah melakukan perjalanan dari bagian utara hutan menuju selatan.

Sedangkan harimau yang ketiga, jelas Kritsana, belum didokumentasikan sebelumnya.

baca juga

Menurut data dari World Wildlife Fund total populasi harimau dengan nama ilmiah Panthera Tigris Corbetti ini hanya tersisa 350 saja.

Secara global, jumlah populasi harimau termasuk jenis Bengal dan Siberia, yang tersisa di alam liar, hanya ada sekitar 3.900.

Thailand merupakan pusat perdagangan produk satwa luar ilegal. Aktivitas ini menempatkan harimau menghadapi ancaman perburuan liar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Sushi Menyala di Thailand, Diklaim Mengandung Plankton

Misteri Sushi Menyala di Thailand, Diklaim Mengandung Plankton

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 13:38 WIB

Mengenal Harimau Sumatera yang Hampir Punah

Mengenal Harimau Sumatera yang Hampir Punah

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 10:32 WIB

Harimau Nongkrong di Jalan Layang, Pengguna Jalan Panik

Harimau Nongkrong di Jalan Layang, Pengguna Jalan Panik

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 14:20 WIB

Terkini

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45 WIB

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:44 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:32 WIB

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:11 WIB