Viral Dokter Berbikini Selamatkan Nyawa, Protes Seksisme di Kedokteran

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 15:24 WIB
Viral Dokter Berbikini Selamatkan Nyawa, Protes Seksisme di Kedokteran
Ilustrasi bikini. (Pexels/Wendy Hero)

Suara.com - Seorang dokter perempuan memprotes seksisme di ranah medis dengan mengunggah foto saat dirinya dalam balutan bikini, menyelamatkan nyawa seorang peselancar.

Menyadur News.com.au, Candice Myhre melalui postingannya yang menjadi viral ini berpartisipasi dalam gerakan #MedBikini untuk menyuarakan kebebasan berpakaian bagi dokter perempuan.

Gerakan ini merespon sebuah studi kontroversial terbitan Journal od Vascular Surgery edisi Agustus 2020 yang menyebut pakaian tidak pantas -termasuk bikini dan pakaian mewah- adalah konten tidak profesional yang tidak boleh dibagikan di media sosial oleh para pekerja di bidang kedokteran.

Klaim tersebut kemudian menginspirasi para petugas medis baik pria maupun perempuan di seluruh dini untuk mengunggah foto memakai pakaian renang sebagai bentuk protes, termasuk Myhre.

Dokter asal Hawaii ini kemudian membagikan momen dirinya dalam balutan pakaian renang, menyelamatkan seorang peselancar yang tertabrak perahu di tengah laut.

Dalam caption, Myhre menjelaskan dirinya telah menyeret pria tersebut ke darat menggunakan papan selancar. Kemudian, merawat luka-lukanya, membuatnya stabil selama satu jam, sebelum peselancar ini dibawa ke rumah sakit lokal dengan helikopter.

Candice Myhre menyelamatkan seorang peselancar. (Instagram/drcandysurfvival)
Candice Myhre menyelamatkan seorang peselancar. (Instagram/drcandysurfvival)

"Dokter perempuan, perawat, NP/PA, semua profesional kesehatan, kita bisa memakai bikini, gaun, atau scrub, Ini tidak mempengaruhi seberapa baik kita dalam menyediakan pelayanan kesehatan," ujarnya pada caption Instagram.

"Kita bisa mengenakan apa pun yang kita inginkan di waktu luang kita, dan masih menyelamatkan hidup orang lain," sambungnya.

Myhre lalu menyebut seksisme dalam kedokteran masih ada dan terus berkembang. Kendati demikian, ia menjamin para petugas medis perempuan tidak akan goyah hanya karena diskriminasi ini.

"Kita harus menghilangkan seksisme dalam dunia kedokteran dan terus bergerak. Sekarang sudah 2020. Seksisme adalah hal basi," imbuhnya.

Unggahan ini langsung dibanjiri respon positif dari pengguna Instagram lain. Pesan dukungan dan ucapan terima kasih telah menyoroti masalah seksisme ini mengalir di kolom komentar Myhre.

Hingga kini, postingan #MedBikini Myhre ini telah disukai oleh lebih dari 260 ribu pengguna instagram, dan follower dokter yang mulanya hanya ratusan ini naik menjadi 36 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Hasil Penelitian, Dokter Kompak Unggah Foto Berbikini di Media Sosial

Tolak Hasil Penelitian, Dokter Kompak Unggah Foto Berbikini di Media Sosial

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2020 | 08:10 WIB

Dokter Dianiaya Pengantar Pasien di Banyuwangi, Pelaku Diduga Anggota LSM

Dokter Dianiaya Pengantar Pasien di Banyuwangi, Pelaku Diduga Anggota LSM

Jatim | Rabu, 29 Juli 2020 | 09:22 WIB

Dokter dengan Tato Terbanyak Ini Protes Karena Tak Boleh Pakai Bikini

Dokter dengan Tato Terbanyak Ini Protes Karena Tak Boleh Pakai Bikini

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat

Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat

News | Senin, 25 Mei 2026 | 11:04 WIB

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung

News | Senin, 25 Mei 2026 | 10:49 WIB

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:49 WIB

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:46 WIB

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:28 WIB

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:25 WIB

Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah

Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:53 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini

Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:36 WIB

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:17 WIB

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB