Masuk Zona Hijau Covid-19, Sumbar Bawa Polisi Untuk Disiplinkan Warga

Bimo Aria Fundrika, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 16:47 WIB
Masuk Zona Hijau Covid-19, Sumbar Bawa Polisi Untuk Disiplinkan Warga
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. [Klik Positif/Istimewa].

Suara.com - Sejumlah daerah di Indonesia dinyatakan telah bebas dari penularan virus corona atau Covid-19. Salah satunya ialah Provinsi Sumatera Barat.

Sebagian besar dari daerah di provinsi tersebut dinyatakan telah masuk dalam zona hijau. telah bebas dari penularan virus Corona (Covid-19). Untuk tetap menjaga kondisi tersebut, pemerintah setempat melakukan segala cara termasuk menggandeng polisi untuk mendisiplinkan masyarakat.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. (Dok: Youtube BNPB)
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. (Dok: Youtube BNPB)

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan penyebaran Covid-19 mengalami dinamika sebab adanya pergerakan warga. Sehingga meski mayoritas daerah sudah masuk ke dalam kategori zona hijau, masih terdapat pula yang berubah kembali ke zona kuning.

"Kenapa demikian? Karena pas Idul adha ini budaya orang kita ini pasti pulang kampung dan banyak yang pulang dari daerah merah atau hitam yang membawa (kasus) positif (Covid-19)," kata Irwan dalam diskusi yang disiarkan langsung melalui akun YouTube BNPB, Sabtu (1/8/2020).

Irwan pun harus memikirkan cara untuk jumlah daerah yang sudah bebas Covid-19 kian bertambah. Cara pertama ialah dengan mempercepat pemeriksaan kesehatan.

Terlebih, pihaknya juga memberikan tes swab secara cuma-cuma kepada para pendatang yang menggunakan tranportasi udara.

"Untuk (transportasi) udara ini untuk setiap yang masuk kita swab gratis di airport itu kita lakukan sebagai antisipasi walaupun ada satu, dua yang tidak mau. Inilah yang menjadi ancaman positif di daerah yang dikunjungi," ujarnya.

Ia menyebut tidak semua orang mau menjalani tes swab meskipun ada yang diberikan secara gratis. Kalau kondisinya seperti itu, maka pihaknya akan mencoba pendekatan persuasif.

Kalau tidak bisa juga, maka polisi lah yang turun tangan. Bagi siapapun yang enggan diperiksa maka akan digiring kepada pihak berwajib. Irwan menyebut cara seperti itu masih dilakukan hingga saat ini.

baca juga

"Kalau enggak bisa ya kita bawa polisi untuk bawa dia untuk ditangkap. Itu kita lakukan daripada dia kemudian menyebarkan virus ke yang lain kan kacau itu," ungkapnya.

"Tetap masih kita lakukan karena itu kita nilai membahayakan orang lain. Tapi di samping itu pendekatan persuasif masih kita lakukan khususnya untuk kita ambil swab terkait usaha kita melakukan tracking," tuturnya.

Cara lain yang ia terapkan juga pendekatan untuk protokol kesehatan. Pihaknya kini tengah menyiapkan peraturan daerah untuk menyusun sanksi bagi warga yang tidak patuh akan protokol kesehatan.

Sanksi yang sedang digodok tersebut diantaranya ialah pidana hukuman, denda uang dan denda kurungan.

"Sekarang peraturan bupati peraturan wali kota, peraturan gubernur kan ada, tapi kan sanksi administratif dan itu tidak cukup kuat untuk memastikan mereka tetap disiplin melakukan protokol kesehatan," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Zona Hijau Kota Singkawang Saat Idul Adha, Tokoh Agama Ikut Dilibatkan

Jaga Zona Hijau Kota Singkawang Saat Idul Adha, Tokoh Agama Ikut Dilibatkan

News | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 16:30 WIB

Masuk Zona Hijau, Sekolah di 257 Kecamatan di Jabar Akan Dibuka

Masuk Zona Hijau, Sekolah di 257 Kecamatan di Jabar Akan Dibuka

Jabar | Kamis, 30 Juli 2020 | 10:14 WIB

Satgas Covid-19 Umumkan Zona Merah Meningkat , Zona Hijau Justru Berkurang

Satgas Covid-19 Umumkan Zona Merah Meningkat , Zona Hijau Justru Berkurang

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 16:48 WIB

Terkini

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 14:34 WIB

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:32 WIB

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:30 WIB

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

×