Profil Soekarno Presiden Pertama Indonesia

Rendy Adrikni Sadikin, Vita

Senin, 03 Agustus 2020 | 21:45 WIB
Profil Soekarno Presiden Pertama Indonesia
Foto Bung Karno dengan Adi dan Ida Nasution. Mereka adalah anak Mualif Nasution, Sekertaris Pribadi sekaligus Panitia Penyusun Buku Sarinah dan Di bawah Bendera Revolusi. [Twitter/@SejarahRI]

Suara.com - Di balik kemerdekaan bangsa Indonesia terdapat banyak sosok pahlawan yang berhasil memperjuangkan segalanya. Salah satunya adalah adanya presiden sebagai sosok pemimpin setelah Indonesia meredeka.

Ir. Soekarno atau yang sering dipanggil dengan Bung Karno adalah sosok presiden pertama Indonesia yang menyiarkan proklamasi pada tanggal 17 Agustus tahun 1945.

1. Latar Belakang Ir. Soekarno dan Pendidikan

Lahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 6 Juni 1901 dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dengan Ida Ayu Nyoman Rai. Ayah Bung Karno adalah seorang guru, ayahnya bertemu ibundanya di salah satu Sekolah Dasar Pribumi Singaraja Bali.

Semasa kecil Bung Karno tinggal bersama sang kakek di Tulung Agung, Jawa Timur. Bung Karno sempat pindah ke Mojokerto untuk ikut kembali dengan orangtuanya, ia disekolahkan di Europeesche Large Achool (ELS) agar Bung Karno mudah diterima di Hoogere Burger School (HBS).

Setelah lulus pada tahun 1915, Soekarno melanjutkan pendidikannya di HBS, Surabaya, Jawa Timur. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para tokoh dari Sarekat Islam, organisasi yang kala itu dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto yang juga memberi tumpangan ketika Soekarno tinggal di Surabaya.

Sejak bersekolah di HBS rasa nasionalisme dari diri Soekarno mulai muncul dan menggelora, di tahun berikutnya Soekarno mulai aktif dalam kegiatan Tri Koro Darmo yang dibentk sebagai organisasi dari Budi Utomo. Kemudian Soekarno mengganti nama organisasi tersebut menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) pada tahun 1918.

Di tahun 1920 seusai tamat dari HBS, Soekarno melanjutkan studinya ke Technische Hoge School (sekarang berganti nama menjadi Institut Teknologi Bandung) di Bandung dan mengambil jurusan teknik sipil.

2. Perjuangan Soekarno hingga Kemerdekaan

baca juga

Pada tahun 1929, Soekarno ditangkap oleh Belanda dan dipenjarea di Penjara Banceuy karena aktivitasnya di PNI. Pada tahun 1930 ia dipindahkan di penjara Sukamiskin, didalam penjara ini Soekarno membuat pledoi yang fenomenal, Indonesia Menggugat. Soekarno dibebaskan pada tahun 1931. Sedangkan pada tahun 1931 Soekarno ikut bergabung dalam Partai Indonesia (Partindo) yang merupakan pecahan dari PNI.

Sayangnya pada tahun 1933, Soekarno kembali ditangkap dan diasingkan ke Flores. Semangat Soekarno tidak putus, . Pada tahun 1938 hingga tahun 1942 Soekarno diasingkan ke Provinsi Bengkulu. Soekarno baru benar-benar bebas setelah masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.

Di awal kependudukannya, Jepang tidak terlalu memperhatikan tokoh-tokoh pergerakan Indonesia hingga akhirnya sekitar tahun 1943 Jepang menyadari betapa pentingnya para tokoh ini. Jepang mulai memanfaatkan tokoh pergerak Indonesia di mana salah satunya adalah Soekarno untuk menarik perhatian penduduk Indonesia terhadap propaganda Jepang.

Soekarno sendiri mulai aktif mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, di antaranya adalah merumuskan Pancasila, UUD 1945 dan dasar-dasar pemerintahan Indonesia termasuk merumuskan naskah proklamasi Kemerdekaan.

Pada bulan Agustus 1945, Soekarno diundang oleh Marsekal Terauchi, pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara ke Dalat, Vietnam. Marsekal Terauchi menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia merdekan dan segala urusan proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah tanggung jawab rakyat Indonesia sendiri.

Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. Para tokoh pemuda dari PETA menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia, karena pada saat itu di Indonesia terjadi kevakuman kekuasaan.

Soekarno bersama tokoh-tokoh nasional lainnya mulai mempersiapkan diri menjelang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Berdasarkan sidang yang diadakan oleh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) panitia kecil untuk upacara proklamasi yang terdiri dari delapan orang resmi dibentuk.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memplokamirkan kemerdekaannya. Teks proklamasi secara langsung dibacakan oleh Soekarno yang semenjak pagi telah memenuhi halaman rumahnya di Jl Pegangsaan Timur 56, Jakarta.

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dikukuhkan oleh KNIP.

Itulah profil dari Soekarno, presiden pertama Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut HUT Ke-75 RI, Warga Dobangsan Kulon Progo PAsang 1.000 Bendera

Sambut HUT Ke-75 RI, Warga Dobangsan Kulon Progo PAsang 1.000 Bendera

Jogja | Senin, 03 Agustus 2020 | 20:20 WIB

Karena Covid-19, Awak Media Dilarang Hadiri Pencalonan Kembali Donald Trump

Karena Covid-19, Awak Media Dilarang Hadiri Pencalonan Kembali Donald Trump

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 17:35 WIB

Dilanda Pandemi, Gedung Putih Pastikan Pilpres AS Pada 3 November 2020

Dilanda Pandemi, Gedung Putih Pastikan Pilpres AS Pada 3 November 2020

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 14:12 WIB

Kasus Covid-19 Naik Drastis, Ibu Kota Filipina Kembali Lockdown

Kasus Covid-19 Naik Drastis, Ibu Kota Filipina Kembali Lockdown

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 16:27 WIB

Jokowi: Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Tinggi 0,8 Persen dari Global

Jokowi: Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Tinggi 0,8 Persen dari Global

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 11:08 WIB

Terkini

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

×