Memperingati 75 Tahun, Simak 7 Fakta Bom Hiroshima dan Nagasaki

Dany Garjito, Hani

Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:14 WIB
Memperingati 75 Tahun, Simak 7 Fakta Bom Hiroshima dan Nagasaki
Kota Hiroshima setelah diterjang bom atom. (upi.com)

Suara.com - Bom Hiroshima dan Nagasaki yang terjadi 75 tahun silam menjadi catatan sejarah bagi negara Jepang. Pada 6 Agustus 1945, Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom atom terkuat di Hiroshima. Dari hal ini, AS menjadi negara pertama dan satu-satunya yang menggunakan senjata bom atom selama masa perang.

Menyadur dari History, bom yang meledakkan lima mil persegi kota Hiroshima menyebabkan sekitar 80.000 orang tewas dan puluhan ribu lainnya tewas karena paparan radiasi.

Tiga hari setelahnya, 9 Agustus 1945, AS menjatuhkan bom keduanya di Nagasaki dan menewaskan sekitar 40.000 orang. Akhirnya pada 15 Agustus 1945, Kaisar Jepang, Hirohito mengumumkan penyerahan diri negaranya tanpa syarat di Perang Dunia II dalam pidatonya.

Pesawat jet pengebom B-29 menjatuhkan bom di Hiroshima dan dikenal dengan sebutan “Little Boy” yang meledak dengan kekuatan setara 12-15.000 ton TNT. Sedangkan bom yang dijatuhkan di Nagasaki disebut “Fat Man” dan lebih besar kekuatannya dari yang ada di Hiroshima. Bom dengan ukuran 10.000 pounds ini menghasilkan kekuatan ledakan hingga 20 kiloton.

Berikut 7 fakta tentang bom Hiroshima dan Nagasaki menyadur dari History Hit.

7 Fakta Bom Hiroshima dan Nagasaki

1. Nagasaki tidak termasuk daftar negara yang diserang Amerika Serikat (AS). Daftar negara yang dibuat AS hanya berisikan Kokura, Hiroshima, Yokohama, Niigata, dan Kyoto. Nagasaki dijadikan target bom setelah Sekretaris Perang AS Henry Stimson mengatakan bahwa ia menyukai Kyoto sejak dirinya menghabiskan bulan madu di sana.

2. Bom Hiroshima dan Nagasaki bukan serangan bom Perang Dunia II yang paling merusak Jepang. Disebutkan Operation Meetinghouse di Tokyo yang justru dianggap sebagai serangan bom mematikan dalam sejarah. Serangan bom pada 9 Maret 1945 ini menewaskan lebih dari 100.000 jiwa dan banyak yang luka-luka.

3. Bom Hiroshima dan Nagasaki memiliki desain yang berbeda. Bom Hiroshima terbuat dari uranium-235 sedangkan bom Nagasaki terbuat dari plutonium yang didesain dengan lebih kompleks.

4. Terbentuk bayangan Hiroshima. Akibat ledakan bom yang sangat kuat, dipercaya bayangan manusia dan benda-benda sampai terbakar permanen di tanah dan membentuk “Hiroshima shadow” atau bayangan Hiroshima.

5. Oleander jadi bunga kota Hiroshima. Setelah ledakan bom, tanaman oleander lah yang pertama kali mekar.

6. Api terus dinyalakan sejak 1964 di Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima. Api kedamaian atau “Peace Flame” akan terus menyala sampai semua negara bebas dari ancaman kehancuran nuklir dan semua bom nuklir dihancurkan.

7. Sebelum serangan bom, Angakatan Udara AS menjatuhkan pamflet di Jepang. Pamflet dijadikan sebagai bentuk pemberitahuan bagi warga sipil Jepang untuk melarikan diri karena janji akan kehancuran akan datang segera secara besar.

Itulah 7 fakta bom Hiroshima dan Nagasaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang Peringati 75 tahun Bom Atom Pertama Dunia yang Minta 140.000 Jiwa

Jepang Peringati 75 tahun Bom Atom Pertama Dunia yang Minta 140.000 Jiwa

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2020 | 11:26 WIB

5 Fakta Menarik Tentang Lebanon

5 Fakta Menarik Tentang Lebanon

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:54 WIB

Kesaksian Terumi Tanaka Selamat dari Peristiwa Bom Nagasaki

Kesaksian Terumi Tanaka Selamat dari Peristiwa Bom Nagasaki

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:41 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB