Kesaksian Terumi Tanaka Selamat dari Peristiwa Bom Nagasaki

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 05 Agustus 2020 | 18:41 WIB
Kesaksian Terumi Tanaka Selamat dari Peristiwa Bom Nagasaki
Bom atom yang dijatuhkan pada 9 Agustus 1945 di atas langit Nagasaki [Shutterstock].

Suara.com - Seorang pria asal Jepang mencerikatan kesaksiannya ketika negaranya diserang bom atom, tepatnya di kota Nagasaki, oleh pasukan Amerika Serikat.

Menyadur Asia One, Kamis (5/8/2020), Terumi Tanaka, yang saat itu berusia 13 tahun mencerikatan pengalamannya ketika sebuah pesawat perang AS menjatuhkan bom atom di kota Nagasaki, Jepang pada 9 Agustus 1945.

Duduk di rumah dengan sebuah buku pada pagi itu, Tanaka langsung tahu ketika sekelilingnya berubah menjadi putih terang yang menyilaukan bahwa ledakan besar itu bukanlah salah satu serangan udara yang biasa dia lakukan di saat perang dunia kedua.

"Saya merasa ini adalah sesuatu yang mengerikan, jadi saya berlari ke bawah dan merunduk, menutupi telinga saya dan menutup mata saya," kata Tanaka, yang kini berusia 88 tahun.

"Dan pada saat itu, saya kehilangan kesadaran." tambahnya.

Terumi Tanaka, pria yang selamat dari peristiwa bom Nagasaki.[Twitter/@derspiegel]
Terumi Tanaka, pria yang selamat dari peristiwa bom Nagasaki.[Twitter/@derspiegel]

Hanya 3,2 km dari pusat gempa, Tanaka secara ajaib tidak terluka, seperti halnya ibu dan dua saudara perempuannya. Ayah Tanaka meninggal karena sakit sebelumnya. Kakek, bibi, dan paman Tanaka tidak seberuntung dirinya.

Tiga hari setelah bom 4.536kg, dijuluki "Fat Man", meledak di atas kota, Tanaka pergi ke pusat kejadian untuk memeriksa kerabatnya.

Bangunan-bangunan di kota berubah menjadi tumpukan puing-puing dan logam yang hangus, mayat akibat terbakar bergeletakan dengan kondisi yang mengenaskan.

Kakek Tanaha adalah salah satu dari mereka. Ia menyeka saputangan basah ke mulut kakeknya, yang tampaknya secara diam-diam berteriak meminta air. Itu adalah pertemuan terakhir mereka.

Tiga hari setelah serangan bom di Hiroshima, ledakan Nagasaki menewaskan sekitar 27.000 orang secara langsung dan lebih dari 70.000 pada akhir tahun. Jepang menyerah enam hari kemudian.

Selama hampir 50 tahun, Tanaka berkampanye untuk mengakhiri penggunaan senjata nuklir berdasarkan pengalamannya sebagai salah saksi hidup dari peristiwa di Nagasaki.

Pada tahun ke-75 ini sejak perang berakhir, pandemi virus corona mengganggu beberapa acara kampanye penting yang Tanakan adakan, salah satunya pameran di New York.

Kini Tanaka, yang menjabat sebagai ketua kelompok korban "Hidankyo" selama lebih dari 20 tahun, beralih ke internet untuk menyebarkan pesannya, dengan harapan dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Tapi dia khawatir waktu hampir habis.

"Setelah semua yang selamat dari bom atom hilang, saya khawatir apakah orang akan dapat benar-benar memahami apa yang telah kami alami," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Melulu Urus Rakyat, Begini Gaya Liburan Anggota Kerajaan di Dunia

Tak Melulu Urus Rakyat, Begini Gaya Liburan Anggota Kerajaan di Dunia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2020 | 07:58 WIB

Rekomendasi Anime yang Karakter Utamanya Hebat tetapi Dianggap Lemah

Rekomendasi Anime yang Karakter Utamanya Hebat tetapi Dianggap Lemah

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:13 WIB

Setelah AS, Warga Jepang Juga Diteror Paket Misterius dari China

Setelah AS, Warga Jepang Juga Diteror Paket Misterius dari China

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:02 WIB

Terkini

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB