Bikin Video Buang Islam dari Indonesia, Pria Tua Dikeroyok Warga

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Minggu, 09 Agustus 2020 | 12:23 WIB
Bikin Video Buang Islam dari Indonesia, Pria Tua Dikeroyok Warga
Warga meluapkan emosi pada pria yang diduga menghina agama Islam. (Instagram/ndorobeii)

Suara.com - Seorang pria dihakimi dan ditelanjangi warga karena dianggap telah menghina agama. Ia diduga pemilik akun Twitter Apollinaris Darmawan yang menuliskan kebencian terhadap agama Islam.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii, Minggu (9/8/2020), pria berambut putih itu tampak diserbu oleh gerombolan warga.

Seorang petugas tampak berdiri di samping pria itu untuk menenangkan warga.

Namun, aksi massa yang dilakukan di malam hari itu sudah terlanjur memuncak. Para warga tampak meluapkan emosinya dengan melontarkan kata-kata kasar pada pria yang saat itu tak mengenakan baju.

"Apa maksud bapak ngehina Islam? Apa?" teriak warga sembari melontarkan umpatan.

Petugas pun membawa pria itu ke kantor polisi untuk diamankan.

Amarah warga itu memuncak diduga karena tersulut oleh cuitan-cuitan yang ditulis oleh pria itu dalam akun Apollinaris Darmawan.

Dalam akun Twitter @Darmawan220749, terdapat sejumlah cuitan yang membahas soal agama Islam. Tak hanya berupa cuitan, akun itu juga membagikan konten YouTube yang berisi pernyataan pemilik akun sendiri dalam sebuah video.

Salah satu video yang diunggah oleh akun itu berjudul "Buang Islam dari Indonesia".

baca juga

Ketika ditelusuri lebih lanjut, Apollinaris Darmawan ternyata juga pernah tersandung kasus penghinaan agama di tahun 2016 lalu.

Wakil Ketua DPR pada saat itu, Fadli Zon, bahkan mengambil tindakan dengan meminta polisi mengidentifikasi oknum penghina agama Islam itu.

“Masalah penistaan agama yang dilakukan oleh seseorang ini, harus diteliti identitasnya, karena sangat vulgar,” kata Fadli dikutip Suara.com dari laman resmi dpr.go.id.

Kala itu, Apollinaris Darmawan dilaporkan karena manulis buku berjudul "Muhammad Arab Buta Huruf Mengaku Nabi".

“Dalam buku itu, penulis sangat melecehkan dan mendzolimi Nabi Muhammad SAW, dan menghina serta menistakan agama Islam, yakni kepada Al-Qur’an, Allah SWT, dan Nabi Muhammad SAW,” jelas Benny Ahmad pelapor Apollinaris.

Atas tindakan penistaan agama itu, BP Silatnas Raja – Sultan Nusantara menggugat secara hukum Apollinaris Darmawan, yang selain ditulis dalam bukunya, dan akun Twitter @ApolDarmawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Driver Ojol Dimaki Customer, Warganet Salfok Wajahnya Mirip Pak Harto

Driver Ojol Dimaki Customer, Warganet Salfok Wajahnya Mirip Pak Harto

News | Senin, 13 Juli 2020 | 20:58 WIB

Warga Tebet Urunan Bantu Biayai Korban Pembacokan, Begini Reaksi Camat

Warga Tebet Urunan Bantu Biayai Korban Pembacokan, Begini Reaksi Camat

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 12:59 WIB

Tak Disentuh Lurah, Warga Galang Dana Bantu Korban Pembacokan di Tebet

Tak Disentuh Lurah, Warga Galang Dana Bantu Korban Pembacokan di Tebet

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:14 WIB

Tetangga Urunan Biayai Pengobatan Pemuda Tebet Korban Pembacokan

Tetangga Urunan Biayai Pengobatan Pemuda Tebet Korban Pembacokan

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 10:46 WIB

Ngutang Buat Bayar Operasi Anak Dibacok, Keluarga: Pelaku Harus Ditangkap!

Ngutang Buat Bayar Operasi Anak Dibacok, Keluarga: Pelaku Harus Ditangkap!

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 19:32 WIB

Lewat Rekaman CCTV, Polisi Buru Pelaku Pembacok Pemuda di Tebet

Lewat Rekaman CCTV, Polisi Buru Pelaku Pembacok Pemuda di Tebet

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 16:33 WIB

Terkini

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×