Ubah Perilaku Warga di Era New Normal, Pemerintah Ajak Ulama hingga Ormas

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 10 Agustus 2020 | 13:56 WIB
Ubah Perilaku Warga di Era New Normal, Pemerintah Ajak Ulama hingga Ormas
Ilustrasi-- Perubahan kebiasaan warga di era new normal. Penjual jamu keliling, Tidar (46) dengan menggunakan masker dan pelindung wajah melayani pembeli di kawasan Pasar Baru, Jakarta, Selasa (9/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pandemi virus Covid-19 yang tak berkesudahan di tanah Air --juga belahan dunia lainnya-- membuat manusia harus memutar otak agar bisa beraktivitas secara normal.

Wacana new normal atau normal baru diklaim sebagai salah satu 'jalan baru' agar bisa berdamai dengan virus mematikan tersebut.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan mengatakan, adaptasi kebiasaan baru pada intinya adalah mengubah kebiasaan. Untuk bisa merubah hal tersebut, sejumlah taktik dirancang agar pelaksanaannya dapat berjalan secara masif.

Lilik mengatakan, untuk bisa mengkampanyekan hidup sehat sesuai dengan protokol yang sudah ditetapkan, pihaknya akan menggandeng seluruh stake holder. Misalnya, merangkul para tokok masyarakat, ulama, maupun relawan-relawan yang suaranya dapat didengar oleh banyak orang.

"Kami harus mengajak para tokoh-tokoh, ulama, relawan yang kemudian bisa didengar masyarakat sebagai agen perubahan,yang kemudian menjadi bagian dari skenario besar untuk mengajak semua pihak," ungkap Lilik dalam keterangan yang disiarkan akun Youtube BNPB, Senin (10/8/2020).

"Paling tidak, kalau sekarang kampanyenya pakai masker, tokoh itu, agen perubahan itu akan mengajak semua masyarakat pakai masker," sambungnya. 

Berkenaan dengan hal itu, Lilik menyoroti ihwal perilaku masyarakat kekinian--khususnya selama masa pandemi berlangsung. kata dia, perubahan perilaku di masyarakat memerlukan waktu yang panjang --entah sampai kapan.

Lilik menilai, kunci dalam mengubah kebiasaan baru di tengah masyarakat adalah kebudayaan. Untuk itu, jalan lain dengan menggandeng berbagai macam pihak sangat diperlukan agar kampanye hidup sehat dapat diterima secara mudah oleh masyarakat.

"Perlu sebenarnya ada tokoh-tokoh panutan, orang-orang yang ada di sekeliling masyarakat, mereka yang selama ini tidak pernah pakai masker untuk kemudian saling mengingatkan. Karena intinya adalah pencegahan, dan ini selalu kita tidak boleh lelah, harus terus mengingatkan, harus cerewet lah kira-kira," kata dia.

baca juga

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Bidang Komunikasi, Tim Koordinator Relawan Satgas Penanganan Covid-19, Devi Purgativa mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan segenap pihak dalam hal ini. Misalnya, kantor Staf Presiden, NGO, hingga organisasi massa.

"Jadi, karena kami sadar, kami tidak bisa bekerja sendiri, maka kami mengundang beberapa stake holder untuk kemudian nanti kita semua bisa bekerjasama. Misalnya ada Kantor Staf Presiden, ormas-ormas, NGO, terus bisnis owner. Itu bisa UMKM, ada bisnis besarnya juga," ujar dia.

Devi bertutur, hal tersebut dilakukan semata-mata untuk memasifkan kampanye --yang dilakukan dengan berbagai macam cara. Contohnya, melalui media sosial atau terjun langsung ke lapangan dan memberikan edukasi secara langsung.

"Jadi kami semua mengajak mereka supaya semuanya mengambil andil dengan caranya masing-masing," lanjut Devi.

Kekinian, kata Devi, sudah banyak gerakan di media sosial dengan tagline memakai masker. Namun, dia berharap tagline tersebut bentuk bermacam-macam agar semua elemen masyarakat tertarik untuk patuh pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

"Kami berusaha agar semua orang dari elemen yang berbeda punya hastag masing-masing, tapi juga intinya satu, semuanya harus menerapkan protokol kesehatan: pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Tapi balik lagi, walaupun dengan cara yang berbeda-beda, tapi intinya satu. Banyak hastag tidak masalah, yang penting pesannya sama," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia

Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:26 WIB

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Health | Minggu, 27 Juli 2025 | 15:30 WIB

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 20:45 WIB

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:29 WIB

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 20:05 WIB

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 15:08 WIB

Rasakan Pengalaman Nonton Thriller yang Unik di Film Antologi Pembunuhan Bertajuk 'New Normal'

Rasakan Pengalaman Nonton Thriller yang Unik di Film Antologi Pembunuhan Bertajuk 'New Normal'

Your Say | Jum'at, 14 Juni 2024 | 15:59 WIB

Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19

Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19

Health | Selasa, 28 Mei 2024 | 11:59 WIB

Virus Corona Ngamuk Lagi, Kasus Covid-19 di Singapura Meroket Hingga Dua Kali Lipat

Virus Corona Ngamuk Lagi, Kasus Covid-19 di Singapura Meroket Hingga Dua Kali Lipat

Health | Senin, 20 Mei 2024 | 14:01 WIB

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

News | Senin, 11 Maret 2024 | 15:49 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×