PKS Soroti Peluang Habib Rizieq dan UAS Maju di Pilpres 2024

Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:58 WIB
PKS Soroti Peluang Habib Rizieq dan UAS Maju di Pilpres 2024
Habib Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Somad [dok. tokoh GNPF Kapitra Ampera]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memunculkan nama pemimpin besar FPI Rizieq Shihab dan Ustaz Abdul Somad (UAS) untuk berpeluang maju di Pilpres 2024.

Pernyataan tersebut meluncur dari  Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut keduanya memang punya peluang maju di Pemilihan Presiden 2024.

Menurut Mardani Ali Sera, Rizieq Shihab dan UAS memiliki peluang yang sama dengan para ketua partai politik, menteri dan kepala daerah.

“Para tokoh, baik yang di parpol ataupun ormas punya peluang maju di Pilpres 2024. Habib Rizieq dan Ustaz Abdul Somad seperti juga para ketua parpol, para menteri dan utamanya para kepala daerah yang sukses punya peluang maju Pilpres 2024,” kata Mardani dikutip Hops.id--jaringan Suara.com--, Senin (10/8/2020).

Kata Mardani, PKS sejauh ini siap menjajaki sejumlah tokoh untuk Pilpres 2024. “PKS siap berkomunikasi dengan para tokoh yang tokoh yang sama satu visi. Dan akan berusaha untuk memajukan kader PKS,” ujarnya.

Namun, Mardani berpendapat yang terpenting saat ini bukanlah soal tokoh, tapi bagaimana memperjuangkan agar ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) untuk Pilpres 2024 diturunkan atau dihapus.

“Jika kita berhasil menurunkan threshold jadi 5-10 persen atau menghapusnya, maka kita punya peluang menghadirkan kompetisi yang sehat antar para calon. Dan dipastikan lebih dari dua pasang calon yang ini sehat bagi demokrasi,” kata Mardani.

Sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212, Slamet Ma’arif sempat menyebut Rizieq Shihab dan UAS, dua dari sekian nama yang bakal didukungnya ketika Pilpres 2024 mendatang.

Mulanya, Slamet Ma'arif mengisyaratkan sudah tidak akan mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang. Mereka mengalihkan jagoan ke kandidat lain yang lebih muda. Rizieq dan UAS, dua di antaranya.

baca juga

“Bagi kami, Prabowo sudah selesai. Masih banyak kader muda yang layak pimpin negara ini ke depan. 2024 saatnya yang muda yang berkarya,” kata Slamet.

“Masih banyak tokoh muda, ada Sandiaga Uno, Riza Patria, Anies Baswedan, Aa Gym, UAS, Habib Rizieq Shihab, dan lain-lain,” tutur dia.

Nasdem soroti kekuatan Rizieq dan UAS

Pemilihan Presiden 2024 alias Pilpres 2024 memang masih lama. Namun, sejumlah nama sudah disebut-sebut masuk dalam bursa, di antaranya Rizieq Shihab dan Ustaz Abdul Somad.

Seperti diketahui, Rizieq Shihab merupakan pemimpin besar Front Pembela Islam (FPI). Sementara, Ustaz Abdul Somad alias UAS dikenal sebagai ulama kondang asal Riau yang malang melintang di dunia syiar Islam.

Terkait peluang majunya Rizieq Shihab dan UAS, Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengaku tidak menjadi soal. Asalkan, imbuh dia, keduanya harus mengikuti Konvensi Calon Presiden atau Capres.

Menurut Willy Adity, jika Partai Nasdem nantinya menggelar konvensi capres terkait Pilpres 2024, kedua sosok ulama besar tersebut dipersilakan untuk mendaftar.

“Kalau Nasdem sendiri melakukan konvensi. Apakah partai-partai lain juga melakukan konvensi? Nasdem partai terbuka. Kalau UAS mau daftar sebagai kandidat untuk bakal Capres, Nasdem terbuka. Habib Rizieq juga silakan daftar,” ujar Willy, Senin (10/8/2020).

Willy Aditya pun menyoroti kekuatan dari Rizieq Shihab dan UAS. Tak bisa dipungkiri, menurut Willy, kedua sosok tersebut memiliki banyak sekali pendukung dan sangat beken di media sosial.

Tapi, Willy Aditya menegaskan bahwa bekal tersebut tak cukup untuk membuat mereka menang dalam Pilpres 2024. Pasalnya, imbuh dia, untuk menjadi capres, diperlukan kemampuan komunikasi politik yang baik.

“Tentu ranah agama dan ranah politik itu dalam proses berkompetensi dan berkontestasi adalah dua hal yang berbeda. Cuma preferensi itu penting, media sosial itu memang penting, dan itu cukup kuat,” kata Willy.

Menurut Willy, modal sosial yang kuat dari Rizieq Shihab dan UAS tersebut nantinya harus menjadi lebih kuat ketika ditransfer menjadi modal politik.

“Nah, sejauh apa kemudian modal sosial yang kuat itu mampu menjadi lebih kuat ketika ditransfer menjadi modal politik,” tambah Willy.

Meski begitu, Willy menyerahkan sepenuhnya kepada publik terkait kemungkinan Habib Rizieq dan UAS maju pada Pilpres 2024 mendatang.

Ia tetap mempersilakan mereka mendaftar sebagai calon presiden apabila memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan undang-undang.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Nasdem soal Kekuatan Habib Rizieq dan UAS Jika Maju Pilpres 2024

Kata Nasdem soal Kekuatan Habib Rizieq dan UAS Jika Maju Pilpres 2024

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 20:08 WIB

Kampus Rawan Pelecehan Seksual, Aliansi UII Bergerak Desak Aturan Baru

Kampus Rawan Pelecehan Seksual, Aliansi UII Bergerak Desak Aturan Baru

Jogja | Senin, 10 Agustus 2020 | 19:35 WIB

Jokowi Bahas Gelombang Kedua Corona, Mardani PKS: Pola Pikir Jungkir Balik

Jokowi Bahas Gelombang Kedua Corona, Mardani PKS: Pola Pikir Jungkir Balik

News | Minggu, 09 Agustus 2020 | 17:06 WIB

Viral Korban Perkosaan Curhat di Medsos, Ini Alasan RUU PKS Harus Disahkan

Viral Korban Perkosaan Curhat di Medsos, Ini Alasan RUU PKS Harus Disahkan

News | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:07 WIB

Ketua DPRD, PKS Hingga Dinkes Bungkam Soal Dany Anwar Wafat karena Corona

Ketua DPRD, PKS Hingga Dinkes Bungkam Soal Dany Anwar Wafat karena Corona

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 21:19 WIB

Tengku Zul: Kasus Bambang Arianto Sunyi Senyap, Beda Sama Habib Rizieq

Tengku Zul: Kasus Bambang Arianto Sunyi Senyap, Beda Sama Habib Rizieq

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:05 WIB

Siap Lawan PDIP-Gerindra, 4 Parpol Ini Dukung Idris-Imamdi di Pilkada Depok

Siap Lawan PDIP-Gerindra, 4 Parpol Ini Dukung Idris-Imamdi di Pilkada Depok

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2020 | 10:19 WIB

PKS Sebut Parpol Pendukung Gibran Diputuskan Pusat karena Anak Presiden

PKS Sebut Parpol Pendukung Gibran Diputuskan Pusat karena Anak Presiden

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2020 | 16:07 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB