Salah Ketik saat Pesan, Tulisan Gelar di Selempang Ini Jadi Bikin Mikir

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:02 WIB
Salah Ketik saat Pesan, Tulisan Gelar di Selempang Ini Jadi Bikin Mikir
Percakapan saat memesan selempang gelar. (Twitter/@txtdarionlshop)

Suara.com - Warganet satu ini tak menyangka jika kejutan untuk kawannya yang lulus ujian skripsi akan berubah jadi momen yang menggelikan gegara salah ketik saat dirinya memesan sebuah selempang.

Kejadian itu dibagikan oleh akun Twitter @txtdarionlshop pada Senin (10/8/2020).

Dalam sebuah potongan percakapan WhatsApp, seorang pelanggan berniat memesan selempang gelar yang ia persiapkan sebagai salah satu hadiah kepada temannya yang melaksanakan ujian skripsi.

"Pagi ka, ini dengan f***** selempang yang di Baltos bukan ya? Kalau iya, di sini bisa mesen selempang via WhatsApp terus sore sekitar jam 4/5 diambil ke Baltos bisa enggak ya? Terima kasih," sapa pelanggan itu.

Si penjahit selempang pun membenarkan informasi yang ditanyakan dan memenuhi pesanan pelanggan itu.

"A**** R**** A. Md D. Zi ka," jawab pelanggan itu menuliskan nama dan gelar kawannya.

Si penjahit pun menyanggupi pesanan tersebut.

Sekira pukul 16.09, sesuai waktu yang dijanjikan oleh pelanggan, penjahit pun memberi tahu bahwa pesananya telah selesai dibuat.

Ia mengirimkan foto selempang bertuliskan nama dan gelar teman pelanggannya.

Namun, begitu melihat pesanannya, pelanggan itu menemukan kejanggalan dalam tulisan selempang itu.

Ternyata, sang penjahit membubuhkan kata "ka" di belakang gelar temannya.

Selempang gelar salah ketik. (Twitter/@txtdarionlshop)
Selempang gelar salah ketik. (Twitter/@txtdarionlshop)

"Kakaa mohon maaf itu maksudnya yang "ka" itu aku manggil kak," tulis pelanggan itu dalam pesannya kepada si penjahit.

Sang penjahit yang mencontek persis nama dan gelar sesuai dalam pesan yang dikirim pun tak menyangka jika kata "ka" yang dimaksud bukan merupakan sambungan gelar nama yang diminta.

"Ini kan dari mbak nya, dikirain ada "ka" nya di belakang ya," kata penjahit itu.

Mengetahui kesalah pahaman itu, si pelanggan pun memakluminya. Ia mengaku kesalahan terdapat padanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simak! Profesor Asli Jelaskan Makna Jabatan Profesor di Lingkungan Kampus

Simak! Profesor Asli Jelaskan Makna Jabatan Profesor di Lingkungan Kampus

Banten | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 10:32 WIB

Jangan Keliru! Profesor Bukan Gelar Akademik, Tapi Jabatan Fungsional

Jangan Keliru! Profesor Bukan Gelar Akademik, Tapi Jabatan Fungsional

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:56 WIB

SK PNS Jember Banyak Salah Ketik, Bupati: Namanya Pekerjaan Administratif

SK PNS Jember Banyak Salah Ketik, Bupati: Namanya Pekerjaan Administratif

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:38 WIB

Tampil di Silverstone, Ban Soft Compound Jadi Tantangan Lewis Hamilton

Tampil di Silverstone, Ban Soft Compound Jadi Tantangan Lewis Hamilton

Sport | Kamis, 06 Agustus 2020 | 08:15 WIB

Masker Khusus Perokok Buatannya Viral, Mr. Abo Kebanjiran Pesanan

Masker Khusus Perokok Buatannya Viral, Mr. Abo Kebanjiran Pesanan

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2020 | 19:59 WIB

Masker Khusus Perokok Lengkap Pakai Kantong Korek, Ini Penciptanya

Masker Khusus Perokok Lengkap Pakai Kantong Korek, Ini Penciptanya

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2020 | 18:40 WIB

Terkini

CFD Kuningan Minggu Ini, Simak Rute Pengalihan Lalu Lintas Lengkapnya

CFD Kuningan Minggu Ini, Simak Rute Pengalihan Lalu Lintas Lengkapnya

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:44 WIB

RUU Polri Ubah Batas Pensiun Anggota, Kapolri Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden

RUU Polri Ubah Batas Pensiun Anggota, Kapolri Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:39 WIB

Hanya untuk Pemilik KTP Jakarta, Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja

Hanya untuk Pemilik KTP Jakarta, Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:38 WIB

Mengapa Mama Sinta Minta Perlindungan LPSK Usai Laporkan Film Pesta Babi?

Mengapa Mama Sinta Minta Perlindungan LPSK Usai Laporkan Film Pesta Babi?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:33 WIB

Kontras Ungkap Pola Penghilangan Paksa di Indonesia, Aktor Militer Disebut Dominan

Kontras Ungkap Pola Penghilangan Paksa di Indonesia, Aktor Militer Disebut Dominan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:32 WIB

RUU Polri Atur Penempatan Polisi di Luar Institusi, Ini Perbedaan Usulan DPR dan Pemerintah

RUU Polri Atur Penempatan Polisi di Luar Institusi, Ini Perbedaan Usulan DPR dan Pemerintah

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:20 WIB

Jelang Duel Indonesia vs Oman, Polisi Kerahkan 1.400 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jelang Duel Indonesia vs Oman, Polisi Kerahkan 1.400 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:55 WIB

Dijaga Ketat Brimob Bersenjata Laras Panjang, Rumah Silmy Karim Masih Digeledah KPK Sore Ini

Dijaga Ketat Brimob Bersenjata Laras Panjang, Rumah Silmy Karim Masih Digeledah KPK Sore Ini

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:51 WIB

Pengamat Soal Alarm '98 Jilid 2': Keresahan Publik Sudah Sangat Besar

Pengamat Soal Alarm '98 Jilid 2': Keresahan Publik Sudah Sangat Besar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:37 WIB

Dedi Mulyadi Minta Bupati dan Wali Kota Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan

Dedi Mulyadi Minta Bupati dan Wali Kota Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:32 WIB