Kemendikbud Izinkan Sekolah Pakai Dana BOS untuk Rapid Test Siswa

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 08:27 WIB
Kemendikbud Izinkan Sekolah Pakai Dana BOS untuk Rapid Test Siswa
Sebagai ilustrasi: Seorang guru di SMPN 1 Dolopo, Kabupaten Madiun, mengikuti rapid test yang digelar Pemkab Madiun, Senin (3/8/2020). (Istimewa/Arif Wardoyo)

Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengizinkan pengurus sekolah menggunakan dana bantuan operasional sekolah atau dana BOS untuk menggelar tes corona kepada guru dan siswa sebelum pembukaan sekolah.

Dirjen PAUD-Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Jumeri menjelaskan, penggunaan dana BOS memang sudah direlaksasi oleh kementerian untuk penanganan covid-19 di sekolah asalkan penggunaannya bisa dipertanggungjawabkan.

"Penggunaan dana BOS untuk rapid test, itu dimungkinkan sepanjang dananya ada. ini kepala sekolah yang menentukan, karena tidak semua sekolah punya ketersediaan dana BOS yang cukup untuk bisa rapid test," kata Jumeri dalam jumpa pers virtual, Kamis (13/8/2020).

Jumeri kemudian memaparkan bahwa saat ini sudah ada 1.410 sekolah di zona kuning dan hijau dari semua jenjang yang dibuka pada masa pandemi dengan protokol ketat.

“Sekolah yang berada di zona hijau dan melakukan belajar dari rumah sebanyak 7.002 dan yang melakukan pembelajaran tatap muka sebanyak 1.410 sekolah,” katanya.

Jumeri menyebut daerah yang paling banyak membuka sekolah ada di Pulau Sumatera, sementara di zona yang mayoritas masih zona merah belum bisa membuka sekolah.

Dia menegaskan pemerintah hanya memperbolehkan pembukaan sekolah di zona kuning dan hijau yang diatur oleh Satgas Covid-19.

Segala keputusan pembukaan sekolah harus dipertimbangkan matang-matang oleh pemda atau kanwil, kepala sekolah, komite sekolah dengan berpedoman pada Surat Keputusan Bersama 4 Menteri yang telah disesuaikan.

Orang tua juga berhak melarang anaknya ke sekolah pada masa pandemi jika tidak mau mengambil resiko terkait potensi penularan di sekolah.

Berdasarkan peta zonasi risiko COVID-19 yang bersumber dari https://covid19.go.id/ per 13 Agustus 2020, terdapat 33 kabupaten/kota yang berada di zona merah.

baca juga

Kemudian 222 kabupaten/kota berada di zona oranye, 177 kabupaten/kota berada di zona kuning.

Lalu sisanya ada 82 kabupaten/kota berada di zona hijau dan zona tidak terdampak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1.410 Sekolah di Zona Kuning dan Hijau Dibuka, Paling Banyak di Sumatera

1.410 Sekolah di Zona Kuning dan Hijau Dibuka, Paling Banyak di Sumatera

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 08:09 WIB

Penjelasan Kemendikbud Soal Siswa dan Guru Terpapar Corona

Penjelasan Kemendikbud Soal Siswa dan Guru Terpapar Corona

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 07:51 WIB

Gedung BMKG Ditutup karena Kasus Reaktif Corona, Begini Kronologinya

Gedung BMKG Ditutup karena Kasus Reaktif Corona, Begini Kronologinya

News | Kamis, 13 Agustus 2020 | 20:58 WIB

Diprotes NU, Muhammadiyah, dan PGRI, Nadiem Tunda POP ke Januari 2021

Diprotes NU, Muhammadiyah, dan PGRI, Nadiem Tunda POP ke Januari 2021

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:44 WIB

Didatangi Nadiem, NU Berubah Pikiran dan Gabung Lagi di POP Kemendikbud

Didatangi Nadiem, NU Berubah Pikiran dan Gabung Lagi di POP Kemendikbud

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:18 WIB

Belum Ada Vaksin, Komnas PA Tolak Sekolah Tatap Muka Selama Pandemi Corona

Belum Ada Vaksin, Komnas PA Tolak Sekolah Tatap Muka Selama Pandemi Corona

Video | Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:21 WIB

Komnas PA Tolak Sekolah Dibuka Saat Corona: Anak Bukan Kelinci Percobaan

Komnas PA Tolak Sekolah Dibuka Saat Corona: Anak Bukan Kelinci Percobaan

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:59 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×