Profil Novel Baswedan Terlengkap, Penyidik KPK Terbaik

Rifan Aditya

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:55 WIB
Profil Novel Baswedan Terlengkap, Penyidik KPK Terbaik
Penyidik KPK Novel Baswedan (tengah) di Kantor Komisi Kejaksaan RI, Jakarta Selatan. (Suara.com/Welly Hidayat).

Suara.com - Novel Baswedan mulai dikenal masyarakat setelah kasus penyiraman air keras yang menimpa pada 11 April 2017. Insiden itu mengakibatkan mata kiri Novel Baswedan cacat permanen.

Hingga kini kasus penyiraman Novel Baswedan tersebut masih bergulir dan menyita perhatian publik.

Terlepas dari itu, profesi Novel sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai sebagai salah satu yang terbaik.

Tak hanya itu, Novel Baswedan juga banyak menorehkan prestasi. Ia berhasil mengungkap kasus-kasus besar yang menyeret nama-nama petinggi publik. Berikut ini profil lengkap Novel Baswedan.

1. Latar Pendidikan dan Keluarga

Novel Baswedan lahir di Semarang pada 22 Juni 1977. Pria 43 tahun ini pernah mengenyam pendidikan semasa di SMA Negeri 2 Semarang pada tahun 1996 lalu melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian pada tahun 1998.

Setelah lulus dari Akpol dan menjadi perwira polisi, Novel Baswedan lantas menikah dengan Rina Emilda pada tahun 2003. Keduanya menggelar pesta pernikahan di Surabaya.

Di usia pernikahannya yang menginjak 17 tahun, Novel dan Emil dikaruniai lima orang anak bernama Balqia Zahira Verina, Maqila Ashadiya Verina, Zara Khadeeja Verina, Nazela Rania Verina, dan Umar Novel Baswedan.

Penyidik KPK Novel Baswedan berada didepan rumahnya usai rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap dirinya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (7/2).[ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]
Penyidik KPK Novel Baswedan berada didepan rumahnya usai rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap dirinya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (7/2).[ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

2. Karier

baca juga

Sebelum menjabat sebagai penyidik di KPK, Novel Baswedan telah banyak memiliki pengalaman dalam menyelesaikan berbagai masalah kriminal hingga kejahatan politik.

Berikut ini daftar jabatan dan pengalaman karier yang pernah diemban oleh Novel Baswedan.

  • Setahun setelah menikah yakni pada tahun 2004, Novel Baswedan ditugaskan ke Bengkulu dan menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bengkulu dengan pangkat Komisaris.
  • Menjadi Penyidik KPK pada Januari 2007 dan menangani banyak kasus suap juga korupsi.
  • Berhasil memulangkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dari pelariannya di Kolombia.
  • Mengungkap kasus wisma atlet yang ikut menyeret anggota DPR sekaligus mantan Putri Indonesia, Angelina Sondakh.
  • Menjebloskan Nunun Nurbaeti ke penjara terkait kasus suap cek pelawat di pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia tahun 2004.
  • Pada tahun 2012 diangkat menjadi penyidik KPK tetap.
  • Membongkar korupsi simulator SIM di Polri.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Dukung Langkah Nawawi Laporkan Anak Amien Rais ke Polisi Bandara

KPK Dukung Langkah Nawawi Laporkan Anak Amien Rais ke Polisi Bandara

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 15:38 WIB

Novel Baswedan Sindir Buzzer: Kita Tidak Bisa Larang Orang Berhalusinasi

Novel Baswedan Sindir Buzzer: Kita Tidak Bisa Larang Orang Berhalusinasi

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:11 WIB

Divonis Bersalah, 2 Polisi Peneror Novel Baswedan Segera Jalani Sidang Etik

Divonis Bersalah, 2 Polisi Peneror Novel Baswedan Segera Jalani Sidang Etik

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:04 WIB

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:00 WIB

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:56 WIB

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:52 WIB

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:51 WIB

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:50 WIB

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

×