HNW: KPK Jangan Keasyikan Nonton Film Antikorupsi, Tapi Selesaikan PR

Siswanto

Minggu, 16 Agustus 2020 | 09:19 WIB
HNW: KPK Jangan Keasyikan Nonton Film Antikorupsi, Tapi Selesaikan PR
Hidayat Nur Wahid. (Suara,com/Tyo)

Suara.com - Berbagai cara digunakan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengedukasi publik, terutama generasi muda, tentang bagaimana bersikap antikorupsi. Salah satu caranya dengan menyebarkan pesan melalui cerita yang dikemas dalam film.

Di hari Minggu ini, KPK melalui akun Twitter @KPK_RI mengajak netizen untuk menyaksikan film tentang antikorupsi yang ditayangkan melalui channel Youtube. Diharapkan, melalui tontonan ini, warganet bisa belajar dengan cara mengasyikkan.

Film yang diunggah ke timeline Twitter KPK pagi ini berjudul Sebuah Nama. Film tersebut pernah diikutkan dalam Anti-Corruption Film Festival 2019. ACFFEST merupakan program kampanye antikorupsi.

Beragam tanggapan dilontarkan netizen setelah mendapat ajakan KPK untuk menonton film antikorupsi. Ada yang justru mengingatkan KPK, seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid melalui akun Twitter @hnurwahid. 

Politikus PKS itu mengingatkan KPK masih memiliki banyak tugas yang belum selesai, di antaranya sejumlah buronan sampai sekarang belum juga ditangkap. Hidayat menyebut sejumlah nama yang dia maksud.

"Juga untuk @KPK_RI jangan keasyikan dengan nonton film antikorupsi, tapi menyelesaikan PR, yaitu menangkap buron-buron KPK seperti Harun Masiku, Honggo W, Syamsul NS dan lain-lain, dengan memanfaatkan momentum bisa lakukan penangkapan terhadap Joko Chandra. Agar kita dengan tegar dan benar bisa teriakkan : MERDEKA!!!!" kata Hidayat.

Netizen yang lain sependapat dengan Hidayat. Dengan nada menyindir KPK, menurut netizen tersebut, hari Minggu seharusnya lebih asyik digunakan untuk menangkap para koruptor.

Tak semua netizen mengkritik KPK, sebagian tetap fokus pada pesan utama dari ajakan menonton film antikorupsi. Melalui film tersebut, publik dapat memahami sejauh mana KPK dalam memberantas korupsi.

Menjelang ACFFEST 2019 lalu, perwakilan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Kedeputian Bidang Pencegahan KPK Epi Handayani menjelaskan esensi dari acara ini untuk mengkampanyekan program antikorupsi melalui media film.

baca juga

"Kenapa lewat film karena melalui media film publik atau masyarakat itu untuk menerima materi-materi antikorupsi tidak merasa digurui. Film itu bahasa yang universal lebih mudah untuk dipahami," kata dia dalam laporan Suara.com sebelumnya.

ACFFEST 2019 mengangkat tema antikorupsi dengan fokus pada korban. Melalui film, para peserta bisa mengeksplorasi akibat maupun dampak dari korupsi. Selama ini, korban korupsi tidak menyadari bahwa dia yang menjadi korban.

"Lebih fokus ke korban korupsi, tapi tema besarnya anti korupsi, tapi untuk yang khusus lainnya terkait dengan korban korupsi karena apa, korban korupsi itu kan tidak sadar bahwa dia menjadi korban," kata Epi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangkitkan Semangat 17-an Lewat Tujuh Film Perjuangan

Bangkitkan Semangat 17-an Lewat Tujuh Film Perjuangan

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2020 | 07:20 WIB

Paus Fransiskus Sahkan Aturan Baru Antikorupsi di Vatikan

Paus Fransiskus Sahkan Aturan Baru Antikorupsi di Vatikan

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 05:41 WIB

Internalisasi Nilai-Nilai Antikorupsi Melalui Pendidikan Kewarganegaraan

Internalisasi Nilai-Nilai Antikorupsi Melalui Pendidikan Kewarganegaraan

Your Say | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:26 WIB

Terkini

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

×