Lupa Makan dan Minum, Remaja 16 Tahun Tewas usai Main Game Berhari-hari

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 18 Agustus 2020 | 13:45 WIB
Lupa Makan dan Minum, Remaja 16 Tahun Tewas usai Main Game Berhari-hari
Ilustrasi main game. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang anak laki-laki di India meninggal dunia setelah bermain game selama berhari-hari tanpa makan dan minum air yang cukup.

Menyadur Gulf News, remaja asal negara bagian Andhra Pradesh ini mengembuskan napas terakhir pada Senin (10/8) lalu setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Anak laki-laki berusia 16 tahun ini yang terus menerus memainkan game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) ini melewatkan makan dan minum hingga mengalami dehidrasi parah.

Kondisinya kesehatannya terus memburuk. Puncaknya ia mengalami diare parah, yang membuat keluarganya membawa bocah ini ke rumah sakit swasta di kota Eluru.

Pihak rumah sakit kemudian memutuskan remaja ini harus dioperasi. Namun, ia akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Pengawas Departemen Reserse Kriminal (CID) Kepolisian (SP-Cyber Crimes) Andhra Pradesh, GR Radhika, mengatakan pelanggar siber akan mengeksploitasi anak dengan menawarkan permainan online.

"Dalam beberapa kasus, mereka mengambil anak di bawah umur ke dalam kendali mereka dan menggunakannya untuk kegiatan ilegal seperti penjualan narkoba," ujar Radhika.

Radhika menambahkan CID menyelenggarakan program untuk pelajar, orang tua, remaja, dan masyarakat guna meningkatkan kesadaran tentang berbagai jenis dunia maya.

"Termasuk penguntitan di dunia maya. pendindasan, penjebakkan, prostusi online, perawatan dunia maya, perangkap e-commerce, penipuan pekerjaan, hingga penipuan OTP," sambungnya.

baca juga

Negara bagian Gujarat sebelumnya telah melarang game PUBG pada 2019 lalu, pemerintah setempat menyebut permain tersebut terlalu membuat ketagihan dan penuh kekerasan.

Sementara di China, seorang remaja juga dilaporkan menderita penyakit parah usai kecanduan main game.

Anak laki-laki berusia 15 tahun ini terserang stroke akibat bermain game selama 22 jam tanpa henti, mengutip Nanning TV.

Tidak disebutkan game apa yang dimainkan oleh remaja asal kota Nanning tersebut.

Remaja bernama Xiaobin itu mengalami lumpuh mendadak di lengan dan tangan kiri sebelum di larikan ke rumah sakit.

Dokter mendiagnosis Xiaobin terkena stroke otak yang dipicu oleh bermain video game secara berlebihan dan kurang tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecanduan Game saat Pandemi Covid-19, Bocah Ini Terserang Stroke

Kecanduan Game saat Pandemi Covid-19, Bocah Ini Terserang Stroke

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 18:50 WIB

Kecanduan Game PUBG, Wanita Ini Kabur Tinggalkan Suami dan Anak

Kecanduan Game PUBG, Wanita Ini Kabur Tinggalkan Suami dan Anak

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:16 WIB

Dianjurkan WHO, Kecanduan Game Malah Jadi Masalah Baru saat Wabah Corona

Dianjurkan WHO, Kecanduan Game Malah Jadi Masalah Baru saat Wabah Corona

Health | Rabu, 15 April 2020 | 08:45 WIB

Terkini

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:22 WIB

×