Sudah Punya Partai Jadi Alasan Fahri Hamzah Tidak Ikut KAMI

Dany Garjito, Farah Nabilla

Kamis, 20 Agustus 2020 | 16:15 WIB
Sudah Punya Partai Jadi Alasan Fahri Hamzah Tidak Ikut KAMI
Fahri Hamzah di ILC. (Youtube/IndonesiaLawyersClub)

Suara.com - Politikus sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengungkapkan alasannya tidak ikut tergabung dalam deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI.

Alasan itu ia ungkapkan ketika menjadi narasumber acara Indonesia Lawyers Club TV One, Selasa (18/8/2020).

"Enggak diundang sama Pak Gatot (Gatot Nurmantyo)," seloroh Fahri Hamzah kala ditanya sang pembawa acara, Karni Ilyas.

Ia lantas melanjutkan dengan jawaban yang lebih serius tentang alasan mengapa dirinya tidak ikut KAMI.

"Karena kita udah punya partai ya Bang Karni. Ya ada partai, ada ormas," jawab Fahri.

Diketahui saat ini Fahri tengah aktif mengurusi partai yang baru didirikannya bersama Anis Matta yakni Partai Gelora Indonesia.

Partai yang didirikan pada 28 Oktober 2019 itu itu bakal mengikuti Pemilu untuk pertama kalinya di tahun 2024 nanti.

Sementara itu, Koalisi Aksi Masyarakat Indonesia dideklarasikan pada Selasa (18/8/2020).

Sederet tokoh nasional di antaranya, Gatot Nurmantyo, Rocky Gerung, Din Syamsuddin dan Said Didu menghadiri Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang digelar di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

baca juga

Kendati tidak tergabung dalam KAMI, Fahri menegaskan dirinya tetap akan melanjutkan kritiknya terhadap pemerintah.

"Saya ini pengkritik semua pemerintah, saya mengkritik Pak SBY dua periode, mengkritik Pak Jokowi juga tapi kalau kita tahu apa sih sebenarnya itu," kata Fahri.

Ia menyoroti sistem feodalisme yang semakin mengkhawatirkan bangsa Indonesia.

"Memang feodalisme di negara kita itu dahsyat sekali kalau orang sudah memiliki banyak uang, banyak kekuasaan, itu yang menggerogoti di sekitarnya, membuatnya tidak rasional," ungkap politisi 48 tahun itu.

Pria kelahiran Sumbawa itu lantas menyentil soal simbol kegagahan yang sering ditampilkan untuk menunjukkan citra.

"Kan kekuasaan seperti itu, membangun mitos kebesarannya maka dia pakai mahkota, baju kebesaran, kegagahan supaya orang takut, supaya orang menjaga jarak," singgung Fahri.

Penggunaan simbol itu ia nilai masih terjadi dan dilakukan oleh pemerintah termasuk Presiden Joko Widodo.

"Dan itu masih terjadi, saya tidak mau menilai misalnya Pak Jokowi kan pengen mencopot ornamen itu karena dalam dua kali ini tarungnya dengan Pak Prabowo yang sekarang sudah dalam pemerintahan. Dia coba copot itu bintang-bintang dia. Pakai baju putih, dia coba pakai celana jeans dia pakai sepatu sneakers, dia coba sederhana penampilan," tutur Fahri.

Namun, Fahri menganggap bahwa simbol-simbol tersebut tidak cukup menutup sistem pemerintahan yang disebutnya sebagai feodalisme.

"Tapi apakah feodalisme hilang? Tidak, feodalisme tidak hilang. Mereka masih ada di sana. Dan itu yang membuat Jokowi menjadi tidak wajar, itu yang membuat kekuasaan itu berjarak dengan kaum intelektual. Orang-orang itu bekerja untuk mencoba menyapu pikiran-pikiran yang berbeda karena feodalisme di sekitar kekuasaan itu," kata Fahri memungkasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat yang Kontra KAMI Disuruh Sadar Ini Bukan Korut atau China yang Komunis

Buat yang Kontra KAMI Disuruh Sadar Ini Bukan Korut atau China yang Komunis

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 06:36 WIB

Dubes Palestina Hadir di Acara KAMI, Din Syamsuddin: Ada Kesalahpahaman

Dubes Palestina Hadir di Acara KAMI, Din Syamsuddin: Ada Kesalahpahaman

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 21:09 WIB

Selama KAMI Lawan Penjajahan Asing dan Aseng Serta Komunis, PA 212 Dukung!

Selama KAMI Lawan Penjajahan Asing dan Aseng Serta Komunis, PA 212 Dukung!

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:56 WIB

Mau Tahu Kenapa PA 212 Dukung KAMI, Simak Penjelasan Novel

Mau Tahu Kenapa PA 212 Dukung KAMI, Simak Penjelasan Novel

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:06 WIB

Profil Gatot Nurmantyo yang Bergabung dengan KAMI

Profil Gatot Nurmantyo yang Bergabung dengan KAMI

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:55 WIB

Hadir di Acara KAMI, Kedubes Palestina: Kami Bukan Bagian Politik Indonesia

Hadir di Acara KAMI, Kedubes Palestina: Kami Bukan Bagian Politik Indonesia

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:29 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×