Saran Marzuki Alie Soal Penanganan Covid-19 di DKI Berhasil Bikin Ramai

Siswanto

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:42 WIB
Saran Marzuki Alie Soal Penanganan Covid-19 di DKI Berhasil Bikin Ramai
Mantan Ketua DPR Marzuki Alie berjalan menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (8/1).

Suara.com - Usai mengikuti salat Jumat, hari ini, mantan Ketua DPR dari Fraksi Demokrat Marzuki Alie bercerita kalau pelanggaran protokol kesehatan masih saja terjadi, padahal kampanye agar semua anggota masyarakat selalu memakai masker untuk mencegah penyebaran Covid-19 tak henti-henti disampaikan.

Marzuki Alie menyalahkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar yang dalam pelaksanaannya di lapangan tidak disertai tindakan tegas kepada semua pelanggar protokol kesehatan.

"2 minggu lalu sudah ditweet, sholat Jum'at, tapi protokol kesehatan. Hari ini kejadian sama. Saran saya, masih lebih baik tidak usah PSBB tapi tegas menegakkan protokol kesehatan, daripada PSBB tanpa penegakan hukum, hanya mematikan usaha.  SIKM gak jalan, CLM gak jalan," kata Marzuki Alie dalam akun Twitter @marzukialie_MA.

Marzuki Alie mention ke akun Twitter milik Pemerintah Provinsi Jakarta, @DKIJakarta, serta Gubernur Anies Baswedan, @aniesbaswedan, agar persoalan tersebut menjadi perhatian serius. 

Lawyer dari Lembaga Bantuan Hukum Bethel Indonesia Yannest Putra Simanullang dengan menggunakan akun Twitter @yannesputra menanggapi pernyataan yang diutarakan Marzuki Alie dengan mengatakan bahwa oleh Anies, justru para kepala daerah disarankan untuk mengikuti cara Jakarta dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Tetapi menurut Marzuki Alie kalau disuruh memilih, lebih baik pemerintah tegas menegakkan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan kalau sempat setiap pagi berjemur di bawah matahari.

Marzuki menilai pelaksanaan PSBB dengan penerapan surat izin keluar masuk Jakarta atau yang sekarang menjadi Corona Likelihood Metric tidak berjalan dengan efektif.

Menurut Marzuki, petugas di lapangan hanya berani merazia pengusaha. "Akhirnya ekonomi ambruk, Covid berkembang," katanya.

Tetapi menurut Yannest peraturannya sebenarnya sudah baik. Bagi dia, yang kurang adalah penegakan dan kepedulian masyarakat.

baca juga

Kepedulian masyarakat dinilai masih rendah karena penegakan yang tidak tegas, akhirnya timbul rasa sepele di masyarakat. "Bahkan belakangan bukan rasa sepele yang muncul, melainkan ketidakpercayaan pasa Covid," katanya.

Seorang netizen yang lain menyampaikan kritik kepada pengambil kebijakan yang dinilai gagal dalam menegakkan hukum.

"Satu sisi aktivitas ekonomi distop, tapi sisi lain kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagaman tidak memperhatikan protokol kesehatan justru menambah pasien Covid-19 dan menurunnya pendapatan masyarakat. Kita selalu gagal dalam penegakan hukum," katanya.

Marzuki Alie menambahkan masyarakat harus mengambil peran dengan berani mengingatkan siapapun yang melanggar protokol kesehatan. Dia mengingatkan jumlah tenaga kesehatan yang meninggal akibat tertular Covid-19 tidak sedikit.  

"Bohon maaf, saya tweet karena diminta, masyarakat harus berani menegur siapa saja guna kepentingan bersama, saya kasihan korban tenaga medis berguguran, tapi kita tidak care untuk menegakkan protokol kesehatan. Mudah-mudahan membangun aplikasi SIKM dan CLM tidak ada biaya, jangan seperti web rev mental," kata Marzuki Alie.

Menurut data Amnesty International, di Indonesia hingga 13 Juli 2020 sudah tercatat 89 tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat Covid-19. Mereka dokter gigi dan perawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Clay Mask Korea Kemasan Jar untuk Atasi Minyak dan Pori

5 Clay Mask Korea Kemasan Jar untuk Atasi Minyak dan Pori

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli

Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Lawan Penuaan! 4 Hydrogel Mask Adenosine Bikin Wajah Kencang dan Kenyal

Lawan Penuaan! 4 Hydrogel Mask Adenosine Bikin Wajah Kencang dan Kenyal

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 15:45 WIB

Kulit Auto Cerah dan Glowing, Cek 5 Wash-Off Mask Andalan untuk Kulit Kusam

Kulit Auto Cerah dan Glowing, Cek 5 Wash-Off Mask Andalan untuk Kulit Kusam

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 14:20 WIB

Bye Kulit Kusam! 4 Masker Hydrogel Korea dengan Kandungan Niacinamide yang Bikin Wajah Glowing

Bye Kulit Kusam! 4 Masker Hydrogel Korea dengan Kandungan Niacinamide yang Bikin Wajah Glowing

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:30 WIB

4 Masker Wajah Kandungan Heartleaf, Andalan Redakan Kemerahan dan Jerawat

4 Masker Wajah Kandungan Heartleaf, Andalan Redakan Kemerahan dan Jerawat

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 16:53 WIB

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:41 WIB

Urutan Skincare Malam Pakai Clay Mask yang Tepat, Bikin Kulit Bersih dan Tetap Lembap

Urutan Skincare Malam Pakai Clay Mask yang Tepat, Bikin Kulit Bersih dan Tetap Lembap

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:10 WIB

Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit

Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×