Perangi DBD, Jutaan Nyamuk Hasil Rekayasa Genetik akan Dilepas di Florida

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 18:28 WIB
Perangi DBD, Jutaan Nyamuk Hasil Rekayasa Genetik akan Dilepas di Florida
Ilustrasi nyamuk. (Pixabay/Skeeze)

Suara.com - Perusahaan teknologi pemberantasan serangga, Oxitec, berencana untuk melepaskan sekitar 750 juta nyamuk hasil rekayasa genetik di Florida, Amerika Serikat.

Menyadur New York Post, Jumat (21/8/2020), nyamuk jantan hasil rekayasa genetik diharapkan bisa menjadi alternatif pembasmi serangga selain menggunakan cairan insektisida.

Perusahaan yang berbasis di Inggris itu menamai nyamuk jantan itu dengan nama OX5034.

Meski terkesan seperti film fiksi ilmiah, otoritas lokal mengatakan penemuan itu benar-benar ada.

Oxitec berhasil menciptakan nyamuk jantan yang dimodifikasi secara genetika, sehingga semua keturunannya nanti bakal mati sebelum menetas.

Skema itu diharapkan bisa menekan populasi serangga penghisap darah itu dalam batas tertentu.

Rencananya, 750 juta nyamuk OX5034 itu dilepasliarkan ke Florida selama periode dua tahun mulai musim panas ini.

Oxitec telah mendapat persetujuan dari Badan Perlindungan Lingkungan pada bulan Mei dan mendapat persetujuan bulat dari tujuh agen Florida pada bulan Juni.

Proyek eksperimental ini sebelumnya telah meminta persetujuan sejak lebih dari satu dekade lalu, di mana izinnya baru dikeluarkan baru-baru ini.

baca juga

Kendati telah mendapat persetujuan otoritas terkait, para warga Florida dan kelompok advokasi lingkungan bergiding ngeri dengan rencana tersebut.

Jaydee Hanson, direktur kebijakan untuk Pusat Pengkajian Teknologi dan Pusat Keamanan Pangan Internasional, menyebut pemerintah negara bagian hanya membuang-buang uang dengan proyek tersebut.

“Dengan semua krisis mendesak yang dihadapi bangsa kita dan negara bagian Florida--pandemi COVID-19, ketidakadilan rasial, perubahan iklim--pemerintah telah menggunakan pajak dan sumber daya untuk percobaan 'Jurassic Park',” kata Hanson.

“Apa yang mungkin salah? Kami tidak tahu, karena EPA menolak secara tidak sah untuk menganalisis risiko lingkungan secara serius, sekarang tanpa peninjauan lebih lanjut atas risikonya, eksperimen dapat dilanjutkan."

Nyamuk menjadi salah satu masalah serius di Florida lantaran menyebabkan wabah demam berdarah (DBD) yang sangat buruk, khususnya di kawasan Keys pada 2019-2010.

Karena putus asa untuk mengendalikan situasi, Distrik Pengendalian Nyamuk Florida Keys menghubungi Oxitec untuk mencari solusi, dan perusahaan menanggapi dengan mengusulkan OX513A, nyamuk jantan hasil rekayasa genetika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Pakai Masker, Tentara Penembak Osama Bin Laden Dilarang Naik Pesawat

Tolak Pakai Masker, Tentara Penembak Osama Bin Laden Dilarang Naik Pesawat

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:42 WIB

Donald Trump Ribut dengan Ban GoodYear, Penyebabnya Sepele

Donald Trump Ribut dengan Ban GoodYear, Penyebabnya Sepele

Otomotif | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:57 WIB

Bukan Cuma Hiasan, 5 Tanaman Ini Juga Ampuh Usir Nyamuk

Bukan Cuma Hiasan, 5 Tanaman Ini Juga Ampuh Usir Nyamuk

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 13:34 WIB

Istrinya Dirawat karena Covid-19, Pria Ini Kirim Bunga ke RS Setiap Hari

Istrinya Dirawat karena Covid-19, Pria Ini Kirim Bunga ke RS Setiap Hari

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 21:44 WIB

Mobil Kepresidenan AS Pakai Ban Goodyear, Merek yang Diboikot Donald Trump

Mobil Kepresidenan AS Pakai Ban Goodyear, Merek yang Diboikot Donald Trump

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2020 | 20:26 WIB

Terkini

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:53 WIB

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB