Sangkal Holocaust, Makam Korban Nazi di Prancis Penuh Coretan Bohong

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 23 Agustus 2020 | 14:09 WIB
Sangkal Holocaust, Makam Korban Nazi di Prancis Penuh Coretan Bohong
Desa Oradour-sur-Glane. (Pixabay/inkflo)

Suara.com - Situs pembantaian Nazi di Prancis disambangi pihak tak bertanggungjawab yang melakukan aksi vandalisme dengan mencoret-coret dinding pintu masuk monumen.

Menyadur The Guardian, coretan menyangkal Holocaust ditemukan di Centre de la Memoire pada Jumat (21/8).

Dinding pusat peringatan yang terletak di desa Oradour-sur-Glane itu dicoreti "Bohong" di atas kata-kata "martir" dan "ketika kebenaran".

Centre de la Memoire merupakan sebuah situs peringatan untuk menghormati mereka yang terbunuh dalam pembantaian oleh Nazi selama Perang Dunia II.

Menteri Kehakiman Prancis pada Sabtu (22/8), berjanji akan menangkap para pelaku vandalisme dan membawa mereka ke meja hijau.

Desa Oradour-sur-Glane. (Pixabay/MrsBrown)
Desa Oradour-sur-Glane. (Pixabay/MrsBrown)

"Yang mereka lakukan adalah memalukan. Semua pelaku tindakan penistaan ini akan ditangkapp dan diadili," ujar Eric Dupond melalui Twitter.

Menteri dalam Negeri Prancis Gerald Darmain mengecam aksi vandalisme dan menyebut hal tersebut sebagai pencemaran yang buruk.

Sementara Perdana Menteri Prancis Jean Cstex mengatakan grafiti tersebut telah mengotori ingatan terhadap para martir.

Juga mengecam aksi vandalisme ini, Presiden Prancis EManuel Macron mengatakan akan memberikan dukungan penuh kepada walikota dan pemerintah kota untuk memberikan tindakan tegas kepada para pelaku, dikutip dari laporan CNN.

baca juga

"Tidak ada yang bisa membuat kami melupakan memori 642 martir Oradour-sur-Glane kami," cuit Macron dalam unggahan twitter.

Desa Oradour-sur-Glane merupakan lokasi pembantaian Perang Dunia II, di mana pasukan Jerman menghancurkan seluruh desa pada 10 Juni 1944, menewaskan 642 orang.

Pembantaian itu terjadi empat hari setelah pendaratan sekutu D-day di Normandia. Aksi pembunuhan diyakini diperintahkan sebagai upaya balas dendam atas penculikan seorang tentara Jerman oleh pihak Prancis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arkeolog Temukan Ratusan Batu Nisan Yahudi yang Dijarah Nazi

Arkeolog Temukan Ratusan Batu Nisan Yahudi yang Dijarah Nazi

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:24 WIB

Beri Hormat ala Nazi dan Hina Pria Kulit Hitam, Suami Istri Ditangkap

Beri Hormat ala Nazi dan Hina Pria Kulit Hitam, Suami Istri Ditangkap

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 12:06 WIB

Pengikut Neo Nazi Diminta Tularkan Virus Corona ke Muslim dan Yahudi

Pengikut Neo Nazi Diminta Tularkan Virus Corona ke Muslim dan Yahudi

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 10:41 WIB

Terkini

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×