Gaji Subsidi Cair Bertahap, DPR: Duitnya Ada, Tapi Datanya Enggak Siap

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2020 | 14:21 WIB
Gaji Subsidi Cair Bertahap, DPR: Duitnya Ada, Tapi Datanya Enggak Siap
Ilustrasi Rupiah. (Shutterstock)

Suara.com - Anggota Komisi IX Saleh Partaonan Daulay mengkritisi lamanya penyediaan data penerima gaji subsidi Rp 600 ribu oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

Saleh khawatir lambatnya penyetoran data berdampak juga terhadap terhambatnya distribusi bantuan.

Sebagaimana diketahui, mulai besok Kemenaker bakal mencairkan secara bertahap gaji subsidi kepada 2,5 juta penerima dari total targer 15,7 juta penerima. Jumlah penerima tahap pertama itu disesuaikan dengan data pemerima yang disetorkan Dirut BPJS Ketenaga Kerjaan Agus Susanto ke Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah per 24 Agustus 2020.

Saleh mempertanyakan sistem pendataan BPJS Ketenagakerjaan yang baru menyanggupi pengumpulan data 2,5 juta penerima dsri total 15,7 juta.

Menurutnya, meski harus melalui verifikasi, data itu bisa cepat terkumpul apabila sistem pendataan memang benar, rapi dan tertib.

"Maksud saya begini, kalau pendataan ini lama diberikan nanti saya khawatir pembagiannya juga lama distribusinya itu. Sama seperti insentif nakes ini yang diprotes sama teman-teman Komisi IX," tutur Saleh menanggapi paparan Dirut BPJS Ketanagakerjaan dalam rapat di Komisi IX DPR, Rabu (26/8/2020).

"Insentif nakes sampai hari ini kan belum selesai maka diperpanjang pemberian bantuan sampai bulan Desember, mestinya selesai paling lama Agustus ini," Saleh menambahkan.

Saleh kemudian juga menyoroti kesiapan BPJS Ketenagakerjaan dalam menyiapkan data penerima gaji subsidi. Padahal, kata Saleh, data itu ekslusif dimiliki BPJS Ketenagakerjaan dengan melihat jumlah pekerja yang aktif terdaftar sebagai peserta per akhir Juni 2020.

"Ini jangan-jangan enggak siap juga pendataannya, uangnya ada tapi pemerintah enggak siap datanya gimana coba? Ini tolong apalagi katanya kan ekslusif nih data dimiliki oleh BP Jamsostek, ekslusif. Kalau tadi ikut yang informal yang mereka tidak terdaftar di BP Jamsostek mungkin butuh waktu lah, tapi ini kan enggak," ujar Saleh.

Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pemerintah bakal meluncurkan bantuan gaji subsidi sebesar Rp600 ribu kepada karyawan yang memiliki upah di bawah Rp5 juta. Namun, dalam tahap satu usai peresmian besok, belum semua penerima bakal mendapat transferan.

Sebab, kata Ida, per 24 Agustus BPJS Ketenagakerjaan baru menyetorkan data 2,5 juta calon penerima bantuan dari total 15,7 juta penerima bantuan yang ditargetkan.

"Insyaallah akan diagendakan launching bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah besok, Kamis 27 Agustus 2020 oleh Presiden RI," kata Ida dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Rabu (26/8/2020).

Ida mengatakan dalam saat ini Kementerian Ketenagakerjaan sedang menyiapkan administrasi untuk proses transfer bantuan tahap pertama untuk 2,5 juta penerima.

"Mudah-mudahan seluruh proses ini berjalan sesuai yang kita rencanakan, kami rencanakan akhir Agustus ini tahap pertama. Per batch per Minggu, sekurang-kurangnya 2,5 juta per batch per Minggu akan kami lakukan," ujar Ida.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan PHP Produksi Vaksin Covid-19 Biar Publik Nggak Makin Bingung

Jangan PHP Produksi Vaksin Covid-19 Biar Publik Nggak Makin Bingung

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:35 WIB

Temui Pengunjuk Rasa, Sufmi Dasco Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh

Temui Pengunjuk Rasa, Sufmi Dasco Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh

DPR | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:13 WIB

Besok, Pemerintah Transfer Subsidi Gaji Rp 600 Ribu ke 2,5 Juta Karyawan

Besok, Pemerintah Transfer Subsidi Gaji Rp 600 Ribu ke 2,5 Juta Karyawan

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 12:22 WIB

Terkini

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:34 WIB

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:22 WIB

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:21 WIB

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:19 WIB

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:07 WIB