Gelar Survei, KPAI Temukan Minimnya Protokol Kesehatan di Sekolah

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:09 WIB
Gelar Survei, KPAI Temukan Minimnya Protokol Kesehatan di Sekolah
Suasana kegiatan belajar secara tatap muka menggunakan meja bersekat plastik, di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Pasar Pandan Airmati (PPA), Kec. Tanjung Harapan, Kota Solok, Sumatera Barat, Jumat (24/7/2020). [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra]

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan survei terkait kesiapan sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Survei ini dilakukan ke 6.729 sekolah di Indonesia.

Hasilnya, rata-rata sekolah belum menyediakan protokol kesehatan yang mumpuni untuk murid, guru, dan warga sekolah lainnya.

Survei dilakukan pada minggu ke-4 Juni 2020 dengan menggunakan aplikasi google form. Hanya satu responden yang terlibat mewakili satu sekolah.

Adapun sekolah yang dilibatkan dalam survei itu tersebar di pulau Jawa sebanyak 78 persen dan luar Jawa sebanyak 22 persen.

Setiap responden mendapatkan pertanyaan terkait ketersediaan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Semisal wastafel untuk mencuci tangan.

Dari hasil survei ditemukan, sebelum adanya pandemi hampir semua sekolah sudah memiliki wastafel.

Meski demikian, jumlahnya masih sedikit dan letaknya tidak menyebar. Sebanyak 46 persen sekolah memiliki wastafel berjumlah kurang dari lima, 32 persen memiliki 5-10 wastafel, 10 persen sekolah memiliki 10-15 wastafel, enam persen sekolah memiliki 15-20 wastafel dan enam persen sekolah memiliki lebih dari 20 wastafel.

"Jadi angka ini tentu saja cukup mengkhawatirkan sebenarnya kalau menggunakan data ini. Karena ternyata para responden pun itu ternyata tidak menghitung bahwa kalau wastafel itu, itu adalah wastafel yang tempat cuci tangan atau wudu jadi tempat wudu itu dihitung sebagai wastafel itu ternyata juga cukup banyak," kata Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam sebuah webinar, Kamis (27/8/2020).

Kemudian, penyediaan sabun di toilet sekolah juga dinilai penting agar siswa dapat mencuci tangannya secara bersih.

baca juga

Mayoritas responden menjawab kalau di sekolah mereka memang menyediakan sabun hanya di toilet saja. 28 persen responden kadang-kadang menyediakan dan lima persen menyatakan tidak pernah menyediakan saat buka sekolah di tengah pandemi.

KPAI juga menanyakan soal ketersediaan tisu di sekolah. Penyediaan tisu di toilet sebelum pandemi hanya dilakukan oleh 27 persen sekolah sedangkan 41 persen sekolah menyatakan kadang-kadang menyediakan, dan 32 persen menyatakan tidak pernah menyediakan tisu.

Kemudian terkait penyediaan disinfektan. Hanya 23 persen sekolah yang rutin menyediakan cairan disinfektan untuk sterilisasi sekolah. Satu persen sekolah menjawab kadang-kadang dan 46 persen mengatakan tidak pernah menyediakan.

"Sementara pada adaptasi kebiasaan baru nanti berarti sekolah harus memiliki ini, harus menyediakan disinfektan," tuturnya.

Selain itu pihak sekolah juga ditanyakan soal sosialisasi terkait prosedur operasional standar protokol kesehatan Covid-19. Sebanyak 91 persen sekolah mengaku akan melakukan sosialisasi baik kepada guru dan murid.

"Jadi kalau mereka sudah membuat SOP atau protokol kesehatan mereka memang akan mensosialisasi ketika proses mereka akan menghadapi pembelajaran tatap muka nanti," tuturnya.

Melihat hasil survei tersebut, KPAI berkesimpulan bahwa protokol kesehatan yang sesuai dengan SOP adaptasi kebiasaan baru di sekolah masih minim. Lalu, persiapan buka sekolah di sejumlah daerah belum disertai dengan panduan yang jelas untuk menghadapi pembelajaran tatap muka.

KPAI mendorong pembukaan pembukaan sekolah harus berdasarkan adaptasi Kebiasaan Baru. Setiap sekolah dan pemerintah daerah juga harus melakukan edukasi tidak sekedar sosialisasi adaptasi kebiasaan baru tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren Banget, ITB Bikin Sistem Pemantau Jaga Jarak Otomatis

Keren Banget, ITB Bikin Sistem Pemantau Jaga Jarak Otomatis

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:08 WIB

Erick Thohir Pastikan Vaksin Virus Corona Tak Semuanya Gratis

Erick Thohir Pastikan Vaksin Virus Corona Tak Semuanya Gratis

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:55 WIB

Makin Tajir saat Pandemi, Kekayaan Jeff Bezos Tembus Rp 2.997 Triliun

Makin Tajir saat Pandemi, Kekayaan Jeff Bezos Tembus Rp 2.997 Triliun

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:04 WIB

Pertama Kali Sejak Mei, Gaza Palestina Umumkan Kematian akibat Virus Corona

Pertama Kali Sejak Mei, Gaza Palestina Umumkan Kematian akibat Virus Corona

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:07 WIB

Belasan Remaja di Plymouth Terjangkit Covid-19 setelah Berlibur di Yunani

Belasan Remaja di Plymouth Terjangkit Covid-19 setelah Berlibur di Yunani

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:07 WIB

Terkini

Piala Dunia Bikin Berkah, Kadin Ungkap Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,03 Triliun

Piala Dunia Bikin Berkah, Kadin Ungkap Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,03 Triliun

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:25 WIB

S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi

S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:18 WIB

Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?

Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:15 WIB

Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak

Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:15 WIB

Karir Mulus Aisyah Zakiyyah di Usia 32 Tahun: Dari Jubir Menteri PU dan Kini Komisaris PTPP

Karir Mulus Aisyah Zakiyyah di Usia 32 Tahun: Dari Jubir Menteri PU dan Kini Komisaris PTPP

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:15 WIB

4 Parfum Mykonos Wangi Vanila yang Dinilai Tahan Lama dalam Review Pembeli

4 Parfum Mykonos Wangi Vanila yang Dinilai Tahan Lama dalam Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:15 WIB

3 Rekomendasi HP dengan Kamera Terbaik 200MP Rp3 Jutaan 2026, Ada Fitur AI hingga OIS

3 Rekomendasi HP dengan Kamera Terbaik 200MP Rp3 Jutaan 2026, Ada Fitur AI hingga OIS

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:13 WIB

Cuaca Ekstrem Mengancam, Ini Strategi Baru DLH Kota Tangerang Amankan TPA Rawa Kucing

Cuaca Ekstrem Mengancam, Ini Strategi Baru DLH Kota Tangerang Amankan TPA Rawa Kucing

Banten | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:11 WIB

Kopdes Merah Putih Bakal Salurkan KUR, Bansos hingga LPG 3 Kg

Kopdes Merah Putih Bakal Salurkan KUR, Bansos hingga LPG 3 Kg

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09 WIB

Inkonsisten Soal Status Hukum Febrie, Kejagung Disemprot: Jangan Ada Perlakuan Khusus!

Inkonsisten Soal Status Hukum Febrie, Kejagung Disemprot: Jangan Ada Perlakuan Khusus!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:08 WIB

×