Diduga Kelaparan, Balita Usia 5 Tahun Meninggal Dunia

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:23 WIB
Diduga Kelaparan, Balita Usia 5 Tahun Meninggal Dunia
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bocah berusia lima tahun di negara bagian Uttar Pradesh, India meninggal diduga karena kelaparan. Namun pihak berwenang mengatakan bahwa ia meninggal karena sakit.

Menyadur Gulf News, Kamis (27/8/2020), bocah tersebut tinggal bersama keluarganya di desa Nagla Vidhichand di Agra. Keluarganya dilanda kemiskinan akibat sang ayah tidak dapat bekerja lantaran sakit.

"Tidak ada yang bisa dimakan di rumah ... tidak sedikit pun. Kami biasa meminta bantuan tetangga kami, atau tidur lebih awal untuk mengatasi kelaparan. Saudara laki-laki saya meninggal selama demonetisasi." ujar Pooja, salah satu anggota keluarga tersebut dikutip dari Gulf News.

Kabarnya, ketika laporan berita tentang kematian itu menjadi viral, NHRC (Komisi Hak Asasi Manusia Nasional) mengeluarkan pemberitahuan kepada pemerintah Uttar Pradesh, meminta Kepala Sekretaris untuk menyerahkan laporan terperinci dalam waktu empat minggu.

"Seorang gadis tak berdosa berusia lima tahun rupanya meninggal karena kelaparan dan penyakit, sementara sejumlah skema kesejahteraan sosial dijalankan oleh pemerintah pusat dan negara bagian," lapor NHRC.

Laporan tersebut menyebutkan bantuan dan rehabilitasi yang diberikan oleh pemerintah setempat tidak sampai kepada keluarga.

Menanggapi hal tersebut, Hakim Distrik Agra dalam video yang dibagikan di media sosial menyatakan bahwa gadis kecil tersebut meninggal karena sakit dan bukan karena kelaparan.

"Gadis berusia lima tahun telah diberi susu pada hari dia meninggal." ujar Prabbhu N Singh, Hakim Distrik Agra.

"Kami menemukan bahwa dia muntah dan diare selama enam hari. Pada hari kematiannya dia telah diberi susu dan muntah. Ibunya bekerja sebagai pekerja harian. Saat dia pulang, anaknya sudah meninggal. Keluarganya miskin tapi penyebab kematiannya adalah penyakit." jelas Prabbhu N Singh.

baca juga

Dia menambahkan bahwa petugas sudah dikirim ke desa gadis tersebut untuk menanyakan bantuan kesejahteraan sosial pemerintah mana yang tidak diterima.

Keluarga tersebut mengklaim mereka tidak memiliki makanan, atau kartu bantuan, yang diberikan kepada rumah tangga yang memenuhi syarat untuk membeli biji-bijian makanan bersubsidi dari Sistem Distribusi Publik (di bawah Undang-Undang Ketahanan Pangan Nasional).

Mereka menambahkan bahwa pasokan listrik mereka telah terputus lebih dari setahun yang lalu setelah mereka menunggak tagihan sebesar 7.000 rupee (Rp 1,3 juta).

Pemimpin Kongres Priyanka Gandhi Vadra menulis di akun Twitternya tentang insiden tersebut, menanyakan mengapa Ketua Menteri UP Yogi Adityanath dan pemerintahannya tidak memperhatikan kekhawatiran orang miskin.

Akun @IndieGourmand menulis: "Tidak ada rasa malu sama sekali dalam administrasi UP - tidak ada tanggung jawab atas kegagalan mereka dalam merawat yang kurang mampu! Semoga orang-orang dari UP akan memilih seseorang yang lebih welas asih lain kali!"

Akun @sarithnnair berkomentar: "Efek pandemi mulai menunjukkan tanda-tanda buruknya. Ingatlah untuk semua berita yang dilaporkan seperti ini, ada ribuan yang tidak dilaporkan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Perkosa Gadis 11 Tahun di Toilet Kantor Pemerintahan

Polisi Perkosa Gadis 11 Tahun di Toilet Kantor Pemerintahan

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:26 WIB

Daftar Beasiswa, Gadis 17 Tahun Malah Diperkosa dan Dimutilasi

Daftar Beasiswa, Gadis 17 Tahun Malah Diperkosa dan Dimutilasi

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:34 WIB

Tak Disiplin Pakai Masker, Penyebab Lonjakan Kasus Baru Covid-19 di India

Tak Disiplin Pakai Masker, Penyebab Lonjakan Kasus Baru Covid-19 di India

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 09:53 WIB

Terkini

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 08:30 WIB

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:28 WIB

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:25 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:21 WIB

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:17 WIB

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:03 WIB

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 07:58 WIB

×